Monday, February 16, 2009

Kekuatan Bahasa Tubuh (2)

BAHASA TUBUH BISA MENELANJANGI KITA!

Secara bawah sadar, gerak tubuh kita membuat kita mudah ditebak. Dalam sebuah perbincangan, diskusi, negosiasi, konsultasi dan manajemen, dalam keadaan tatap muka, kita dapat berkomunikasi secara lebih efektif, serta menciptakan situasi yang saling menguntungkan. Studi menunjukkan bahwa ‘petunjuk’ itu tidak mengandung makna yang efektif, kecuali kalau itu dilakukan berulang-ulang.

.
PESAN APA YANG ANDA PEROLEH?
  • Tangan dilipat: negatif, tidak senang.
  • Kaki disilangkan: negatif, tidak merasa senang.
  • Kaki dinaikkan: negatif, tegang.
  • Meremas-remas tangan: Frustrasi, tegang, gelisah.
  • Tangan di belakang kepala: Sangat percaya diri. Bisa juga arogan.
  • Duduk terlalu menyandar : negatif
  • Duduk dengan badan maju : Menunjukkan minat.
  • Jari atau tangan di mulut: tidak jujur, bohong.
  • Mengangkat alis: takjub, heran,surprise, terkejut. Kalau disertai dengan anggukan; salam.
  • Tersenyum dengan satu alis terangkat: jahat, nakal.
  • Satu alis terangkat: surprise, tidak percaya, arogan.
Berikut adalah beberapa contoh lainnya.

.
MATA
(Dilihat dari sisi Anda)

.
Melihat ke atas, ke kanan (ke kiri mereka).
Mencoba mengingat-ingat.

.
Melihat ke atas, ke kiri (ke kanan mereka).

.
Sambil berbicara, tangan di mulut , ini mengindikasikan kebohongan, ketidak-jujuran. Keinginan untuk mencoba dan menghentikan perkataan yang keluar dari mulutnya. Bisa saja dengan menyentuh mulut dengan cepat, atau terus-menerus mengusap mulut.
Menjauhkan tangan dari mulut, menundukkan kepala sampai dagu menyentuh dada, ini bisa menjadi pertanda positif.

.
Jari menyilang di atas bibir, kadang disertai dengan tangan dalam berbagai posisi di sekitar wajah. Itu semua menandakan analisa yang kritis.
Haruskah aku?
Atau sebaiknya jangan?
Maukah dia?
Tidak maukah dia?

.
Mengusap-usap jenggot atau dagu. Tentu umumnya pada pria! Secara serius, terlepas dari jenggotnya, ini menandakan sikap evaluasi. Umumnya evaluasi positif. Ini adalah saat berlangsungnya proses berpikir.
Pada umumnya wanita menyentuh dasar dagu dengan ibu jari dan telunjuk.

.
Orang yang rabun dekat dan membutuhkan kacamata baca, akan memegang kacamatanya seperti memegang tongkat komando. Kalau mereka punya kebiasaan mengenakannya untuk membaca, dan melepaskannya agar dapat melihat Anda, mengulum tangkai kacamata merupakan sikap mengevaluasi, tidak seperti mengusap jenggot, umumnya ini merupakan evaluasi positif terhadap gagasan, saran informasi atau permintaan Anda.
.
.
Banyak orang salah mengerti tentang sikap melipat tangan: dia merasa nyaman dengan melipat tangan, atau mungkin dia kedinginan?
Kalau Anda mengatakan sesuatu yang membuat dia tidak senang, atau tidak sependapat, dan dia kembali duduk, melipat tangan dan menurunkan dagunya, itu merupakan pertanda yang sangat negatif, walaupun itu dilakukan sambil tersenyum.
.

Tangan yang mengerucut turun mengindikasikan sedang mendengarkan, bisa juga merupakan sikap percaya diri yang negatif.
.

Garukan di belakang leher menandakan bahwa leher sedang gatal atau ada keraguan.
Dia merasa tidak yakin dengan apa yang Anda katakan, atau dia tidak yakin akan kebenaran apa yang dikatakannya kepada Anda. Ada kemungkinan dia bohong, tergantung pada sikap tubuh yang menyertainya. Itu juga bisa berarti sedang mengingat-ingat.
.

Menarik-narik telinga bisa karena gatal. Itu juga bisa berarti gelisah, gugup atau tidak jujur. Bisa juga berarti keinginan untuk menyudahi pembicaraan yang didengarnya, atau perkataan itu tidak akan masuk ke hati. Juga bisa berarti yang didengarnya sudah cukup.

(BERSAMBUNG)

----------

Friday, February 13, 2009

Kristal dan Vajra

Oleh : Bernard Prasodjo

Tulisan ini disajikan dalam sarasehan penyembuhan Prana V di Puncak akhir tahun lalu oleh Dr. Ir. Sandy Adnyana.
.

VAJRA, SISI LAIN PENYEMBUHAN DENGAN KRISTAL

Dalam berbagai kesempatan, baik dalam lokakarya resmi maupun pada saat makan malam di sebuah restoran, mendiang Master Choa sering kali mengetengahkan teknik-teknik penyembuhan yang baru, yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan bisa dilakukan.

.
Menyembuhkan dengan menggunakan sumpit

Pada saat selesai makan malam di sebuah restoran, yang biasanya ditemani oleh belasan Penyembuh Prana, Master Choa bertanya, apakah ada di antara yang hadir di seputar meja makan yang sedang sakit, tetapi jangan yang menahun, karena tidak ada maka Master kemudian bertanya pada para pelayan restoran, ada seorang pramusaji yang sudah beberapa hari merasakan sakit di ulu hatinya. Kemudian Master menggerak-gerakkan sumpit bekas beliau maSkan, mengarahkannya ke lambung pramusaji tadi sambil berkata, “Sembuh, sembuh, sembuh...!!! Pramusaji itu begitu takjub karena sakitnya sudah hilang. Hal seperti itu dilakukan juga pada saat Master Choa memandu lokakarya.

Pada saat Konvensi Penyembuh Prana Dunia yang ke Empat di Kanada, pada saat meditasi Purnama Master menggunakan Vajra atau Dorjee untuk menarik dan memancarkan energi ke hadirin. Kemudian pada Konvensi Penyembuh Prana Dunia ke Lima di Bali, Master Choa mendemonstrasikan penyembuhan dengan menggunakan Vajra atau Dorjee. Bagaimana cara membuat sumpit bisa menjadi alat penyembuh? Sama seperti kalau kita menggunakan kristal, memang sumpit kurang kuat, tetapi bisa dibuang sekali pakai, tidak perlu setiap kali membersihkannya. Setelah digunakan bisa langsung di buang, kemudian mengambil sumpit berikutnya.

.
Kristal dan Vajra

Dalam makalah ini akan dibahas tentang pemanfaatan kristal dan Vajra atau Dorjee sebagai alat penguat energi ketika kita melakukan penyembuhan.

Master Choa mengajarkan cara menggunakan Vajra atau Dorjee sebagai alat bantu penyembuhan.
.
Tentang kristal untuk penyembuhan, sedikit banyak kita sudah mengetahui kegunaannya, walaupun perkembangan pengetahuan dan teknik pemanfaatannya terus berubah dan semakin berkembang. Sebaiknya para penyembuh prana terus mengikuti perkembangan itu, kita beruntung punya seorang Master yang semasa hidupnya terus memberikan pengetahuan dan bimbingan, baik dalam hal peningkatan spiritualitas, kemakmuran maupun teknik penyembuhan, dan biasanya perkembangan teknik Penyembuhan Prana amat dinantikan untuk kemudian diadopsi oleh beberapa aliran penyembuhan lain seperti yang saat ini kita saksikan.

Dalam suatu kesempatan di konvensi dunia yang lalu, Master memperagakan cara penggunaan alat bantu penyembuhan yang baru, yang nampaknya terbuat dari logam sejenis tembaga yang panjangnya lebih kurang 20 sentimeter, benda itu digunakan untuk melakukan penyembuhan dengan cara yang sama seperti ketika sedang kita menggunakan kristal, benda itu disebut dengan Dorjee (Tibet, Nepal, Buthan), atau Vajra (Sansekerta) sebuah istilah baru yang kedengaran asing bagi kebanyakan telinga kita. Marilah di sini kita berbagi pengetahuan baru mengenai kristal dan Vajra atau Dorjee itu.

.
Kristal

Master Choa menggunakan kristal aktivator di tangan kiri dan kristal laser di tangan kanan

Untuk menggunakan kristal dengan aman, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan, terutama yang berkaitan dengan cara melipatgandakan energi dan menghindari kontaminasi energi kotor dari pasien. Seperti telah kita pelajari, agar energi yang kita pancarkan bisa lebih kuat, disarankan agar kita menggunakan kristal aktivator di tangan yang satu, dan kristal penyembuhan ditangan yang lain, dengan demikian energi prana yang kita berikan kepada pasien kita menjadi lebih kuat dan lebih halus, sehingga dapat dengan mudah diserap oleh tubuh pasien, dengan demikian membuat penyembuhan yang kita lakukan lebih manjur.

Juga sudah kita pelajari bahwa kristal aktivator yang digunakan sebaiknya lebih besar dari kristal penyembuhan kita. Bahkan dalam buku dikatakan bahwa yang ideal adalah kristal yang beratnya paling tidak 200 gram. Dalam konvensi yang lalu Master menunjukkan cara yang lebih efektif lagi, yaitu dengan menggunakan bola ‘clear quartz’ sebagai aktivator, atau kalau tidak tersedia, bisa diganti dengan bola kristal ‘rose quartz‘. Ketika memegang bola kristal tersebut, jauhkan dia dari cakra limpa, agar cakra yang lembut itu tidak menerima energi berlebihan. Posisi tubuh penyembuh juga harus sedemikian rupa sehingga chakra limpanya jauh dari pasien.

Kristal yang belum di asah lebih cocok dipakai untuk penyapuan, yang sudah di asah baik untuk penyapuan maupun pemberian energi.

Penggunaan kristal untuk penyembuhan (laser crystal) juga terus berkembang, secara umum kita menggunakan kristal yang sudah dipoles, karena kristal yang belum dipoles lebih cocok untuk melakukan penyapuan saja. Pada umumnya kristal yang kita gunakan adalah kristal yang secara alami berpenampang segi enam, jadi dia mempunyai enam sisi, yang membentuk piramid bersisi enam di ujungnya. Dalam perkembangannya, sebagai hasil penelitian seorang ilmuwan bernama Marcel Vogel yang menyimpulkan bahwa energi kristal akan semakin kuat bila sisinya diperbanyak, kristal temuannya disebut dengan kristal Vogel (lihat gambar), bentuk kristal seperti ini sudah dipatenkannya. Kebanyakan kristal Vogel yang digunakan saat ini bersisi 12, walau ada juga yang bersisi 8, 10, 16 ataupun 20. Kemudian dalam perkembangannya, muncul lagi berbagai variasinya, salah satunya, agar dapat lebih sempurna memancarkan energi keemasan yang sangat ampuh itu, pangkal dari kristal Vogel ini dibulatkan, kemudian di bor searah panjang kristal sedalam hampir setengah panjang kristal itu sendiri, kemudian diisi dengan emas 18 karat berbentuk silinder, dan tentu saja itu membuat harganya menjadi sangat mahal. Lebih jauh mengenai seluk beluk kristal Vogel ini, pada kesempatan lain akan dibahas secara lebih lengkap.

Berbagai macam kristal Vogel, dimensinya harus diperhitungkan dengan sangat teliti agar kekuatannya maksimal.
.

Berbagai jenis kristal dengan kegunaan yang berbeda.

Kemudian dilain kesempatan Master juga mengatakan bahwa sebaiknya kristal yang kita gunakan dibulatkan pangkalnya sehingga akan sangat mengurangi pancaran energi kotor yang keluar melalui sudut-sudut tajam di pangkal kristal, terutama di saat kita melakukan penyapuan, ini sangat penting untuk menghindarkan penyembuh dari kontaminasi energi kotor dari pasien kita dan menjaga kebugaran kita sebagai penyembuh. Posisi tubuh penyembuh dalam merawat pasien juga penting, yaitu dengan menjauhkan chakra limpa kita dari pasien. Setelah kita tahu alasannya, sekarang sebaiknya marilah kita bulatkan pangkal kristal yang kita miliki.

.
Vajra atau Dorjee

Dorjee adalah kata dalam bahasa Tibet yang sama artinya dengan Vajra dalam bahasa Sansekerta, yang dalam bahasa Indonesia berarti petir dan juga intan. Di Tibet Dorjee dapat berarti sikap duduk tertentu (mudra) dalam meditasi. Tetapi dapat juga benda suci atau alat bantu penyembuhan, perlu juga diketahui bahwa Dorjee juga merupakan nama favorit bagi pria Tibet. Dalam artikel ini kita akan membahas dorjee sebagai alat bantu penyembuhan.

.
Sejak dahulu kala, Vajra atau Dorjee bersama dengan genta dan tasbih, merupakan perlengkapan upacara para pendeta, sekarang ini dorjee dapat di beli ditoko-toko, terutama di Tibet, Cina, Thailand dan India. Biasanya Vajra atau Dorjee ini mempunyai sembilan, lima atau tujuh kelopak yang menyatu di ujungnya, biasanya dipangkal kelopak diberi ornamen khusus. Kebanyakan dorjee dibuat dari tembaga, walaupun ada juga yang dari emas maupun dibentuk dari kristal. Vajra melambangkan kekuatan, baik spiritual maupun jasmani, sebagai intan, Vajra melambangkan tingginya spiritualitas dan kemampuan siddhi atau kekuatan spiritual, intelektual dan astral yang supernormal. Oleh sebab itu Vajra lebih cocok digunakan oleh orang yang sudah berlatih cukup tinggi dalam meningkatkan spiritualitasnya. Sebelum digunakan, Vajra ini perlu juga diprogram seperti pada kristal. Cara memegang Vajra adalah dengan digenggam seperti memegang tombak.
.
.
Vajra atau Dorjee yang sudah sering digunakan dalam upacara sangat baik dipakai sebagai alat bantu penyembuhan. Sebelum menggunakannya, kita harus tahu ujung sebelah mana yang memancarkan energi, karena bentuk dorjee ini simetris, jadi salah satu cara yang mudah untuk menentukannya adalah dengan menelusurinya, kalau mau kita juga bisa menggunakan pendulum. Setelah kita tahu ujung yang nanti akan kita gunakan untuk memancarkan energi, ujung itu kita beri tanda, biasanya dengan mengikatkan benang di situ.

Tahap berikutnya adalah membersihkan energinya, dengan menggunakan air garam, dupa, kemudian lembayung listrik dan doa.

Sekarang kita siap menyucikannya, seperti pada kristal, kita juga melakukan konsekrasi tiga tahap, setelah itu kita program, antara lain untuk melakukan penyembuhan, dan menentukan jangka waktu kekuatannya.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua. Terimakasih.
.
Setelah digunakan untuk penyembuhan, kita dapat menguatkan kristal atau vajra yang sudah diprogram dengan meletakkannya di dekat kristal cluster yang sudah diprogram juga.

----------


Thursday, February 12, 2009

Kekuatan Bahasa Tubuh


Pernahkah Anda berjumpa dengan seseorang untuk yang pertama kalinya, dan sebentar kemudian, Anda punya perasaan mendasar bahwa Anda menyukai.... atau tidak menyukai orang itu.... namun tidak mengerti apa yang menyebabkannya. tentu kita semua pernah mengalaminya bukan?

Setelah berbincang dengan seseorang untuk yang pertama kalinya dalam sebuah pertemuan tatap muka pernahkah Anda punya perasaan bahwa kemungkinan dia tidak mengatakan yang sebenarnya; namun Anda tidak merasa pasti kenapa Anda punya perasaan seperti itu?

Apa yang Anda percayai? Apakah karena perkataan yang mereka ucapkan, atau perasaan tidak nyaman Anda, yang merupakan hasil dari pertemuan tatap muka Anda tadi?
Dalam lingkungan penjualan, sales terbaik nampaknya secara naluriah mengetahui kapan saat yang tepat menutup penjualan dan memperoleh pesanan. Manajer yang baik punya perasaan atau getaran tentang bagaimana mereka seharusnya menangani seseorang, dalam situasi tertentu. Mereka nampak lebih mampu melihat hal ini.

Penjudi terbaik tidak sekedar “beruntung”.... mereka adalah para profesional yang tahu bagaimana harus memainkan kartu mereka. Mereka tahu kapan harus bertaruh dan kapan meningkatkan taruhannya, atau kapan menyerah kalah. beberapa orang mengaitkan itu dengan indera keenam. Hal yang sama juga terjadi pada para pemain catur.

Dalam manajemen selalu ada seseorang yang nampaknya tahu cara terbaik menghindarkan konflik, membereskan perselisihan, ‘membuka hati’ orang dalam sebuah percakapan, bernegosiasi, atau ‘membaca’ situasi dengan benar.

Kebanyakan wanita punya sesuatu yang sering kita sebut dengan intuisi perempuan. Nampaknya seorang wanita selalu bisa mengetahui ketika seorang pria tidak berkata jujur. Bagaimana dia bisa tahu? Dia menangkap sinyal tubuh yang secara bawah-sadar diberikan oleh pria itu, menganalisanya dan bertindak berdasarkan itu, tanpa terlalu menghiraukan perkataan yang diucapkannya.

Mereka yang mencapai puncak kedudukan atau jabatan tertentu, nampaknya tahu kapan mengatakan hal yang tepat, di waktu yang tepat. Mereka mampu bereaksi secara positif pada orang lain, karena mereka telah mengembangkan kemampuan untuk bisa membaca tanda-tanda non-verbal .... yaitu Bahasa Tubuh.

Akan kami tunjukkan pada Anda apa saja tanda-tanda non-verbal itu, bagaimana cara Anda menanggapinya, dan bahkan bagaimana cara mengatasinya ketika Anda melihat tanda-tanda itu.

.
Apa manfaatnya?

Ketika nanti Anda berjumpa dengan seseorang secara tatap muka, Anda akan mampu mengetahui sikap yang sebenarnya dari orang itu terhadap Anda, apa yang mungkin dipikirkannya berkenaan dengan apa yang Anda ucapkan atau lakukan; tanpa mempedulikan apa yang sesungguhnya telah dikatakannya kepada Anda.

Ini berarti bila Anda bicara pada seseorang secara bertatap muka, Anda akan mampu mengatakan apakah dia benar-benar percaya pada apa yang Anda katakan.

Anda akan mampu mengatakan apakah mereka tegang, atau curiga. Anda akan tahu apakah mereka meremehkan harga diri Anda, ataukah justru Anda yang meremehkan, dan membuat perasaan mereka tidak enak.

Anda akan mampu menunjukkan di mana harga diri mereka dan betapa pentingnya hal itu bagi mereka, dengan demikian akan membuat Anda dapat menciptakan situasi yang lebih nyaman dan lebih bisa diterima.

Anda akan tahu apakah mereka menyembunyikan informasi tertentu dari Anda.
Apakah mereka berbohong pada Anda?
Apakah mereka berpikir negatif ataukah positif?
Apakah mereka benar-benar mau melakukan apa yang baru saja mereka bilang akan mereka lakukan, ataukah mereka sekedar ingin menjaga kesopanan dan berbohong kepada Anda, untuk membuat Anda senang dan untuk menghindarkan konfrontasi atau penolakan?

Anda akan bisa mengetahui basa-basi yang digunakan untuk menggantikan kebohongan. Ada banyak manfaat lain yang akan Anda dapatkan ketika nanti mempraktekkan pengetahuan baru Anda.

.
Apakah ini benar-benar akan membantu Anda?

Ya, bila Anda seorang manajer, Anda akan dapat mengetahui apakah team Anda, rekan sejawat Anda ataupun atasan Anda, mengevaluasi rekomendasi, pesan, instruksi dan permintaan Anda; secara positif maupun negatif.

Kalau Anda seorang sales atau menjalankan usaha sendiri, bahkan seorang general manager yang bertanggung-jawab terhadap penjualan .... Anda akan mampu menciptakan empati pada pembeli Anda secara lebih efektif.

Anda akan mengetahui ke-positif-an dan ke-negatif-annya, ini akan membantu Anda agar tetap berada di jalur positif; langkah lain yang mendekati ‘ya’!

Dapat Anda lihat kalau pembeli Anda sedang mengevaluasi produk atau pelayanan Anda, diri Anda, perusahaan Anda dan persetujuan pembelian ataupun jalan keluarnya, secara negatif; sehingga dengan lebih cepat Anda mampu merespon secara positif dan berhasil menjual produk Anda.

Salah satu masalah terbesar pada orang-orang penjualan adalah, mereka tidak tahu kapan waktunya menutup mulut. Mereka harus mengembangkan kemampuan mendengarkan secara aktif. Menjual adalah mengajukan pertanyaan dan memilah-milah pembeli potensial untuk mengetahui apa sebenarnya persyaratan dan sasaran mereka. Sehingga sales itu dapat memberikan apa yang diinginkan si pembeli, bukan apa yang mereka pikir mereka inginkan. Menggunakan ‘penilaian diam-diam,’ dan mengamati reaksi fisik dari si pembeli yang potensial, akan menyumbangkan peran yang besar dalam menutup kontrak penjualan, itu kalau Anda tahu bagaimana bereaksi dengan benar.

.
APAKAH ANDA PENGAMAT MANUSIA?

Saya kira kita semua adalah pengamat manusia bukan? Kita tidak benar-benar mengamati, namun apapun tingkah laku orang, di semua bidang kehidupan, apakah itu:

Di sebuah restoran, di super market, pada sebuah pertandingan sepak bola, dalam rapat, di sebuah wawancara atau bahkan dalam sebuah acara televisi; para pengamat manusia punya sesuatu untuk dipelajari. Sesuatu yang dapat dipelajari dari sesama spesies kita, dan yang terutama, sesuatu yang dapat kita pelajari dari diri kita sendiri.

Kemampuan berkomunikasi adalah kemampuan yang terpenting bagi para manajer, orang-orang sales, dokter, pengacara, juru rawat, politisi, pekerja sosial; pada kenyataannya semua yang ingin memenangi persaingan dan mencapai keberhasil di abad ke 21 ini.

Jadi ini adalah pelajaran mengenai perilaku: isyarat-tubuh, gerak-gerik, ekspresi, jarak, sudut dan sikap tubuh. Tentang bagaimana sebuah perilaku mengirimkan pesan yang diarahkan pikiran bawah sadar, tanpa disadari oleh orang itu sendiri.

Sering kali kita tidak menyadari gerak tubuh kita. Kalau selama ini kita tidak menyadari sebagian besar gerak tubuh kita, maka pengetahuan ini akan membuat gerak tubuh kita semakin membuka pikiran kita.

Tahun-tahun belakangan ini bahasa kita semakin canggih. Kita begitu terkonsentrasi dalam menggunakan bahasa untuk berkomunikasi, baik ketika berbicara maupun mendengarkan, sehingga secara umum, kita lupa bahwa ekspresi bawah sadar kita, isyarat-tubuh, gerak-gerik, ekspresi, jarak, sudut dan sikap tubuh kita, menceritakan maknanya sendiri, terlepas dari kata-kata yang kita ucapkan.

.
GERAK BAHASA TUBUH MUDAH DITEBAK?

Gerak tubuh manusia dalam situasi tertentu mudah ditebak. Ketika Anda menuliskan sebuah pidato yang akan dipresentasikan kepada beberapa orang. Misalnya sebuah presentasi penjualan, sebuah seminar, sebuah rapat atau bahkan sebuah pernikahan; dan Anda benar-benar yakin dengan apa yang akan Anda katakan, maka sangat mungkin untuk mengatakan pada Anda di titik mana, dalam pidato Anda, Anda akan melakukan sikap dan gerakan tertentu.

Kalau ada bagian dari pidato yang tidak Anda yakini kebenarannya, kami akan dapat menunjukkan hal itu, dengan merujuk pada gerakan Anda yang memastikan hal itu.

.
DIPERLUKAN PEMAHAMAN

Memang tidak cukup hanya begitu saja memberitahukan kepada Anda isyarat-tubuh, gerak-gerik, ekspresi, jarak, sudut dan sikap tubuh mana yang menggambarkan berbagai bahasa Tubuh Anda, studi menunjukkan kepada kita bahwa ‘petunjuk’ itu tidak mengandung makna yang efektif, kecuali kalau hal itu dilakukan berulang-ulang.

.
BAGAIMANA CARA KITA BERKOMUNIKASI?

Para ahli sejarah mengatakan bahwa awal dari komunikasi tertulis dan verbal dimulai sejak 10.000 tahun yang lalu. Kalau begitu bagaimana cara kita dulu berkomunikasi, pada sejuta tahun lebih sebelum itu? Dengan Bahasa Tubuh; isyarat-tubuh, gerak-gerik, ekspresi, jarak, sudut dan sikap tubuh.

Studi yang dilakukan oleh Birdwhistell dan Mehrebian menunjukkan bahwa komunikasi tatap muka dapat digolongkan menjadi 3 medium khusus.
  • Perkataan,
  • Vokalitas (intonasi),
  • Bahasa Tubuh.
.
PERKATAAN

Pengaruh maksimum kata-kata dalam komunikasi kita, menurut studi ini, hanya sebesar 7% saja. Ingat, ini maksimumnya.

Kita ambil bahasa Inggris sebagai contoh. Saat ini bahasa Inggris dalam kamus Oxford memiliki lebih dari 750.000 perkataan. Saat ini orang-orang kebanyakan baik di Inggris maupun di Amerika hanya memiliki 5.000 perbendaharaan kata; itu berarti, mereka hanya bisa memahami 5.000 kata. Dari ke 5000 kata ini, mereka kira-kira hanya menggunakan 1.200 kata dalam sehari. Jumlah itu merupakan perbendaharan kata dari anak berusia 12 tahun.

Orang yang mengenyam pendidikan tinggi mempunyai 8000 lebih perbendaharaan kata. Orang yang haus akan ilmu pengetahuan, dan siap merujuk pada kamus bila mereka tidak tahu arti sebuah kata, akan memiliki lebih banyak perbendaharaan kata.

Para pengacara, jurnalis, proof-reader; orang yang membutuhkan lebih banyak kata-kata, memiliki lebih dari 12.000 kata. Kalau Anda ingin mengukur perbendaharaan kata Anda, ambil sebuah kamus ukuran biasa yang berisi paling tidak 100.000 kata.

.
BAHASA TUBUH

Bahasa Tubuh merupakan KOMUNIKASI NON-VERBAL. Itu adalah cara umat manusia, monyet dan sebagian kecil spesies binatang, seperti kucing; menyampaikan sinyal, pesan dan informasi, melalui isyarat-tubuh, gerak-gerik, ekspresi, jarak, sudut dan sikap tubuh yang dilakukan secara sadar maupun secara tidak sadar.

.
Bahasa Tubuh memiliki 3 manfaat utama:
  • Secara sadar menggantikan kata-kata.
  • Menguatkan kata-kata.
  • Menunjukkan suasana hati atau sikap tertentu.
Kata-kata saja, bagaimanapun menjadi kurang berarti ketika diucapkan dalam keadaan tatap muka. Sebagai contoh yang praktis, bacalah satu halaman dari makalah ini keras-keras. Mula-mula hirup napas dalam-dalam, kemudian mulailah membaca, dengan kecepatan sedang, dengan suara yang monoton. Jangan memberikan penekanan pada kata tertentu, dan teruslah membaca keras-keras sampai Anda kehabisan napas.

Mintalah seorang teman mendengarkan Anda, kemudian tunggu dua menit, lalu mintalah agar dia menjelaskan apa yang baru saja Anda baca. Ingatan akan kata-kata ini, kalau diucapkan dengan cara yang membosankan, akan menjadi sangat sedikit.

BERSAMBUNG

----------


Monday, February 9, 2009

Memupuk Cinta Ilahi

Bagaimana memupuk cinta ilahi

Dikutip dari buku “Divine Romance” tulisan Sri Sri Paramahansa Yogananda

Secara menyeluruh, dunia telah melupakan arti kata cinta yang sebenarnya. Cinta sedemikian di salah gunakan dan dilecehkan manusia sehingga akhirnya hanya sedikit saja orang yang memahami apa sebenarnya arti kata cinta itu. Sama seperti minyak terdapat dalam setiap bagian zaitun, demikian juga cinta meresap pada semua bagian ciptaan. Tetapi sangat sulit menggambarkan cinta, sama halnya seperti kata-kata tidak sepenuhnya dapat menggambarkan seperti apa rasa jeruk. Anda harus merasakan sendiri buah itu agar dapat mengetahui rasanya. Demikian juga dengan cinta. Anda semua pasti sudah merasakan berbagai jenis rasa cinta dalam sanubari anda, karena itu anda tahu sedikit apa itu cinta. Tetapi anda tidak mengetahui bagaimana cara mengembangkan cinta, bagaimana cara memurnikan dan meningkatkannya menjadi cinta Ilahi. Sepercik cinta Ilahi ini ada hampir di setiap sanubari di awal setiap kehidupan, tetapi biasanya kemudian hilang, karena manusia tidak tahu bagaimana memupuknya.

Banyak orang tidak menyadari betapa pentingnya menganalisa cinta. Mereka menyadari cinta hanya sebagai perasaan yang mereka miliki terhadap keluarga, teman dan orang lain yang kepadanya dia tertarik. Tetapi sebenarnya cinta lebih dari sekedar itu. Satu-satunya cara agar saya dapat menggambarkan cinta sejati kepada anda adalah dengan menjelaskan pengaruhnya. Kalau anda dapat merasakan sepercik saja cinta Ilahi, akan sedemikian besar kegembiraan anda - sedemikian sangat memberdayakan - anda tidak akan mampu menampungnya.

Camkan masak-masak apa yang akan saya katakan ini. Kepuasan akan cinta tidak pada perasaan itu sendiri, tetapi pada kegembiraan yang dibawa oleh perasaan itu. Cinta memberi kegembiraan. Kita menyukai cinta karena cinta memberi kita semacam kebahagiaan yang memabukkan, jadi cinta bukanlah yang utama, yang utama adalah kebahagiaan Ilahi. Tuhan adalah “Sat-Chi-Ananda”, selalu ada, selalu sadar, selalu penuh dengan kebahagiaan Ilahi. Kita, sebagai jiwa, secara khusus adalah “Sat-Chi-Ananda”. “Kita berasal dari kegembiraan, kita hidup dan berada dalam kegembiraan, dan dalam kegembiraan suci itu sekali lagi kita akan menyatu lagi”. Semua emosi Ilahi - cinta, bela rasa, mau berkurban, rendah hati – tidak ada artinya tanpa kegembiraan. Kegembiraan berarti sukacita, ekspresi kegembiraan utama.

Pengalaman kegembiraan manusia berasal di otak, di pusat lembut yang oleh para yogi disebut dengan “Sahasrara”, atau teratai berkelopak seribu. Namun rasa gembira yang sebenarnya tidak dirasakan di kepala, tetapi di hati. Dari tempat kesadaran Tuhan yang Ilahi di otak, kegembiraan turun ke cakra jantung dan muncul di situ. Kegembiraan itu berasal dari kebahagiaan Tuhan - sifat utama dan mendasar dari roh.

Walaupun kegembiraan dapat saja lahir bersamaan dengan kejadian tertentu lainnya, itu tidak tergantung pada kondisi tertentu, dia sering kali luncul tanpa sebab khusus. Kadang-kadang anda bangun di pagi hari “melayang-layang” penuh kegembiraan, dan anda tidak tahu kenapa, dan ketika anda sedang duduk hening bermeditasi, kegembiraan melambung dari dalam, muncul tanpa rangsangan dari luar. Sukacita karena meditasi itu meluap-luap. Mereka yang belum pernah masuk ke dalam keheningan meditasi yang sejati tidak akan tahu apa itu sukacita sejati.

Kita merasakan banyak kebahagiaan dengan pemuasan hasrat, tetapi di masa muda kita sering merasakan kebahagiaan yang secara tiba-tiba muncul entah dari mana asalnya. Kegembiraan menyatakan dirinya dengan syarat-syarat tertentu, tetapi tidak ditimbulkan oleh kondisi-kondisi itu. Jadi, mereka yang menerima sepuluh juta rupiah dan menyatakan “Oh, betapa bahagianya aku!” keadaan menerima sepuluh juga rupiah ini hanyalah berperan sebagai cangkul yang menggali mata air sukacita dari sumber kebahagiaan yang tersembunyi dalam diri. Maka, dalam pengalaman manusia, peristiwa tertentu biasanya membutuhkan sesuatu untuk menampilkan kegembiraan itu, tetapi kegembiraan itu sendiri adalah tingkat jiwa alami yang abadi. Cinta juga asal jiwa, tetapi cinta merupakan yang kedua setelah kegembiraan, tak mungkin ada cinta tanpa kegembiraan. Dapatkah anda memikirkan cinta tanpa perasaan gembira? Tidak, kegembiraan menyertai cinta. Bila kita bicara tentang derita cinta yang tak berbalas, kita bicara mengenai keinginan yang tidak terpenuhi. Pengalaman sejati cinta selalu disertai kegembiraan.

.
Sifat Cinta Itu Universal

Dalam pengertian universal, cinta adalah kekuatan Ilahi. Daya tarik Ilahi dalam penciptaan yang menyelaraskan, menyatukan, dan mengikat. Ini berlawanan dengan kekuatan yang menentangnya, yang merupakan energi kosmik yang keluar, yang mewujudkan penciptaan kesadaran kosmik Tuhan. Penolakan membuat semua bentuk di tingkat penciptaan melalui “maya”, kekuatan khayal yang memecah belah, membeda-bedakan dan tidak selaras. Kekuatan daya tarik cinta meniadakan penolakan kosmik untuk menyelaraskan semua ciptaan dan terutama menariknya kembali menuju Tuhan. Mereka yang hidup selaras dengan daya tarik cinta mencapai keselarasan dengan alam dan makhluk lainnya, dan akan tertarik pada perjumpaan dengan Tuhan, dengan penuh kebahagiaan Ilahi.

Di dunia ini, cinta mensyaratkan dualitas, dia muncul dari saling bertukar perasaan antara dua atau lebih makhluk. Bahkan binatang menunjukkan sejenis cinta tertentu satu sama lain dan pada anak-anaknya. Pada kebanyakan kasus, jika salah satu pasangan meninggal, yang satunya biasanya segera menyusul. Tetapi cinta yang ada pada binatang itu naluriah, mereka tidak bertanggung jawab atas cinta mereka. Manusia, bagaimanapun, secara sadar mempunyai sejumlah besar penentuan nasib sendiri dalam pertukaran cinta mereka.

Pada manusia, cinta menampilkan diri dalam berbagai cara. Kita jumpai cinta antara suami dan isteri, orang tua dan anaknya, kakak dan adik, teman dengan teman, tuan dan pembantunya, Guru dengan muridnya dan antara Tuhan dan hamba-Nya, jiwa dan rohnya.

Cinta adalah emosi yang universal, ekspresinya dapat dikenal dari kodrat pikiran yang melaluinya dia bergerak. Oleh sebab itu, bila cinta melewati hati seorang ayah, kesadaran kebapakan menterjemahkannya kedalam cinta kebapakan. Bila dia melewati hati seorang ibu, kesadaran keibuan menterjemahkannya menjadi cinta keibuan. Bila cinta melewati hati mereka yang sedang jatuh cinta, kesadarannya memberikan cinta universal ini sesuai dengan sifatnya.

Itu bukanlah perangkat jasmaniah, melainkan kesadaran yang melaluinya cinta bergerak. Cinta yang bergerak itulah yang menentukan sifat cinta yang di ekspresikan. Jadi seorang ayah bisa saja mengekspresikan cinta keibuan, seorang ibu dapat mengekspresikan cinta persahabatan, seorang pencinta dapat mengekspresikan cinta ilahi.

Setiap cerminan cinta berasal dari satu-satunya cinta kosmik, tetapi ketika diekspresikan sebagai cinta manusia dalam berbagai bentuknya, selalu saja terdapat beberapa noda di dalamnya. Si ibu tidak tahu mengapa dia begitu mencintai anaknya, si anak tidak tahu mengapa dia begitu mencintai ibunya. Mereka tidak tahu dari mana datangnya cinta yang saling mereka rasakan itu. Ini adalah perwujudan cinta Tuhan dalam diri mereka, dan bila ini murni dan tidak mementingkan diri sendiri, ini mencerminkan cinta Ilahi. Jadi, dengan mengamati cinta manusia, kita dapat mempelajari sesuatu dari cinta Ilahi. Karena kita dapat sekilas melihat cinta Tuhan itu dalam cinta manusia.

.
Cinta kebapakan berlandaskan pada pertimbangan tertentu

Cinta kebapakan berasal dari kearifan yang dilandasi oleh pertimbangan. Dalam kesadaran seorang ayah, yang teratas adalah pikiran: “Ini adalah anakku yang harus kulindungi dan aku pedulikan” dia melakukannya tanpa mementingkan dirinya sendiri, mengekspresikan cintanya dengan melakukan sesuatu yang menyenangkan, memberikan perintah pada anaknya dan juga menyediakan semua kebutuhannya. Tetapi sebagian dari cinta kebapakan adalah naluriah. Seperti juga semua cinta hubungan keluarga lainnya, sang ayah tidak dapat tidak harus mencintai anaknya.

.
Cinta keibuan berlandaskan perasaan dan tanpa pamrih

Cinta keibuan lebih luas. Ini lebih dilandasi oleh perasaan dibandingkan dengan pertimbangan tertentu. Cinta keibuan yang sejati itu tanpa pamrih. Dapat kita katakan bahwa dalam banyak hal, dia lebih spiritual dan karenanya lebih besar dari kebanyakan ekspresi cinta manusia lainnya. Tuhan menanamkan dalam hati seorang ibu cinta bagi anaknya yang tanpa pamrih, bagaimanapun tingkah laku anaknya. Bahkan bila kemudian ternyata anaknya menjadi seorang pembunuh, cinta seorang ibu tetap akan bertahan, tidak berubah, sebaliknya sang ayah akan lebih tidak sabar dan cenderung untuk lebih sulit memaafkannya. Cinta tanpa syarat dari sang ibu mungkin adalah cinta manusiawi yang paling dekat pada kesempurnaan cinta Tuhan. Ibu yang sejati memaafkan anaknya walaupun orang lain tidak ada yang mau memaafkannya. Cinta sejenis ini adalah contoh dari cinta Tuhan, yang memaafkan anak-anaknya apapun dosa yang telah dilakukannya.

Siapakah yang dapat meletakkan cinta ini kedalam hati seorang ibu, kalau bukan Tuhan? dalam cinta sejati keibuan, Tuhan memberikan bukti nyata bahwa dia mencintai kita tanpa syarat, tak peduli betapapun jahatnya kita, atau berapa banyak kita telah berdosa.

Roh Ilahi tidaklah lalim. Dia tahu Dia telah menaruh kita di dunia khayal. Dia tahu kita dalam kesulitan, Dia tahu perjuangan kita. Manusia hanya akan meningkatkan kegelapan batin dari kebodohan spiritualnya bila dia berpikir bahwa dirinya adalah seorang pendosa. Lebih baik baginya untuk mencoba memperbaiki dirinya sendiri. Berseru pada Bunda Ilahi memohon pertolongan, memandangnya dalam pantulan cinta abadi dan pengampunan Tuhan.

.
Ketika tadi malam saya bermeditasi, saya menyanyikan lagu cinta ini kepada Tuhan :

Oh bunda Ilahi, aku adalah bayi kecilmu,
Bayimu yang tak berdaya
Tenang duduk dalam pangkuan keabadianmu
Aku akan menyelinap kesurga dalam pangkuanmu
Dalam perlindungan pangkuanmu aku menyelinap ke surga
Tak ada karma yang dapat menyentuhku,
Karena aku adalah bayimu, bayi kecilmu, bayimu yang tak berdaya.
Diam-diam dalam pangkuanmu, aku akan menyelinap masuk ke surga .....

Itu adalah hubungan dengan Tuhan yang harus kita miliki, karena cinta seorang ibu adalah cinta Ilahi yang selalu memaafkan.

.
Cinta Suami – Isteri

Dalam keadaan yang paling ideal, cinta suami-isteri dapat merupakan salah satu ekspresi cinta manusiawi yang paling agung. Jesus secara langsung menyatakannya ketika Dia berkata: ”Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging” (Matius 19:5). Ketika pria dan wanita dengan sepenuh hati dan dengan tulus saling mencintai, di situ ada keselarasan penuh di antara mereka dalam tubuh, akal budi dan jiwa. Bila cinta mereka dinyatakan dalam bentuknya yang tertinggi, akan menghasilkan kemanunggalan yang sempurna. Tetapi cinta ini, juga punya kekurangan. Dia bisa dinodai oleh penyalahgunaan secara seksual, yang dapat meniadakan cinta Ilahi. Alam telah membuat dorongan seksual yang sangat kuat agar penciptaan dapat terus berlangsung, karenanya seks mempunyai tempat tersendiri dalam hubungan perkawinan. Tetapi kalau ini menjadi faktor utama dalam hubungan itu, cinta meloncat keluar dan benar-benar akan lenyap; digantikan dan dikuasai oleh kebiasaan yang berlebihan, pelecehan dan kehilangan keakraban dan pengertian. Walaupun daya tarik seksual merupakan salah satu kondisi yang melahirkan cinta, seks itu sendiri bukanlah cinta, seks dan cinta jaraknya sejauh bulan dan matahari. Hanya kalau sifat penggubahan cinta sejati merupakan hal yang paling utama dari hubungan itu, maka seks menjadi alat untuk mengutarakan cinta. Mereka yang terlalu banyak hidup di tataran seks akan kehilangan jalan dan akan gagal menemukan hubungan perkawinan yang memuaskan. Hanya dengan menahan diri, dan menjadikan seks bukan lagi sebagai emosi yang berkuasa, tetapi hanya sekedar pelengkap cinta, di mana suami dan isteri dapat memahami apa sebenarnya cinta itu. Di dunia yang modern ini, sayangnya cinta sering kali dirusak oleh penekanan yang berlebihan terhadap pengalaman seks. Mereka yang mempraktekkan kehidupan seks yang alami, tidak dipaksakan - tidak berlebihan, mengembangkan sikap menahan diri dalam hubungan suami isteri : persahabatan, keakraban, pengertian dan saling mencinta.

Sebagai contoh Nyonya Amelita (seorang penyanyi sopran terkenal saat itu) dan suaminya Homer Samuels, merupakan pencinta terbesar yang saya jumpai di barat. Cinta mereka begitu indah karena mereka mempraktekkan hal-hal yang saya katakan tadi. Ketika mereka berpisah walau sebentar saja, mereka begitu ingin untuk saling bertemu lagi, untuk saling mendampingi, untuk saling membagikan pikiran dan cinta mereka. Mereka hidup untuk pasangannya.

Hubungan antara Ellah Wheeler Wilcox (penyanyi Amerika) adalah contoh lain dari hubungan suami isteri yang indah. Seorang murid saya yang mengenal mereka, mengatakan kepada saya bahwa dia belum pernah melihat sesuatu yang seperti cinta mereka: “Setiap kali mereka berjumpa, itu seolah-olah merupakan kegembiraan seperti ketika mereka pertama kali berjumpa. Mereka demikian saling mencintai. Tiga tahun setelah kematian suaminya, pikirannya hanyalah terus menerus pada perjumpaan kembali dengannya, dan ketika akhirnya dia juga meninggal, sebelumnya dia menyebut nama suaminya”.

Saya pernah berjumpa dengan seseorang yang juga tidak mementingkan dirinya sendiri dalam berbakti kepada negaranya. Dia sangat mencintai isterinya, sedemikian besar sehingga cintanya kepada isterinya berubah menjadi cinta Ilahi. Setelah isterinya meninggal, dia berkelana selama bertahun-tahun. Mencari jalan agar dapat berjumpa kembali dengan isterinya. Dia memang berhasil, akhirnya dia menemukan Tuhan melalui cintanya pada isterinya. Berikut ini adalah kisah yang di ceritakannya pada saya: “Dalam pengembaraannya setelah kematian isterinya, dia bertemu dengan seorang suci di Himalaya. Dia membujuk orang suci itu agar mau berjanji untuk memberikan inisiasi spiritual kepada dia dan isterinya bersama-sama. Setelah menyanggupinya, orang suci itu berkata, “dimana isterimu?” sang suami mengatakan bahwa isterinya sudah meninggal. Namun demikian orang suci itu tetap memegang janjinya untuk memberikan inisiasi kepada keduanya bersama-sama. Dia perintahkan laki-laki itu untuk duduk bermeditasi, dan mulai berdoa memohon kehadiran isterinya. Tiba-tiba dia muncul. Cukup lama dia bincang dengan suaminya. Kemudian keduanya duduk berdampingan dan menerima inisiasi dari orang suci itu. Setelah itu, orang suci tadi memberkati mereka, dan sang isteri pergi. Sejak saat itu, sang suami menyadari bahwa wujud yang dicintainya yang dikenalnya sebagai isterinya ada dalam kenyataan sebagai perwujudan pribadi kesadaran Tuhan- seperti juga semua manusia. Arti sebenarnya dari cinta Ilahi dibaliknya dan tanggung jawab untuk setiap hubungan antar manusia yang diidamkannya, telah diungkapkan padanya. Ini merupakan pengalamannya yang unik dan sejati.

Tetapi cinta suami isteri itu penuh muslihat, dan kebanyakan orang meninggalkan dunia ini dengan tidak puas. Mereka tidak menemukan cinta dalam perkawinan dengan cara yang tepat. Kebanyakan hanya tertarik pada penampilan yang menarik dan menyenangkan, mereka mencari pasangan jiwanya dalam kuburan keindahan, wujud-wujud yang mengenakan pakaian indah, tanpa sadar kalau mungkin saja iblis tinggal di dalamnya. Saya tidak mencela mereka yang menanggapi hukum tarik menarik ciptaan Tuhan. Saya mencela penyalah-gunaan daya tarik itu untuk birahi. Setiap pria menganggap wanita sebagai obyek birahi, dan melecehkan wanita untuk memuaskan nafsunya, itu sama saja dengan melakukan penghancuran diri sendiri. Pelecehan seksual yang berkesinambungan merusak syaraf dan mempengaruhi jantung, dan akhirnya merusak kedamaian dan kebahagiaan. Umat manusia harus menyadari kalau kodrat mendasar jiwa adalah spiritual. Pria dan wanita yang saling menganggap pasangannya sebagai pemuas nafsu sama saja dengan menyebabkan rusaknya kebahagiaan, lambat laun, sedikit demi sedikit, kedamaian batinnya akan musnah.

Pelecehan seksual dapat dibandingkan dengan mengendarai mobil tanpa oli; dan tubuh tidak akan tahan. Setiap tetes “sari utama” yang hilang sama dengan hilangnya delapan tetes darah. Tetapi hal penting yang perlu diingat adalah belajar mengontrol diri. Ini dimulai dengan mengontrol dan memurnikan akal budi, dan jauh lebih penting dari pada secara jasmani tidak melakukan hubungan seksual tetapi pikirannya penuh dengan hal semacam itu. Penekanan nafsu dapat juga mencelakakan.

Pria dan wanita harus saling memandang masing-masing sebagai cerminan Ilahi. Saya rasa sangatlah indah bila seorang suami memanggil isterinya “ibu” atau seorang isteri memanggil suaminya dengan “ayah”. Setiap wanita harus menganggap pria sebagai ayah. Sikap saya terhadap wanita sama seperti terhadap seorang ibu. Menurut pandangan saya mereka tidaklah sekedar wanita, tetapi sebuah gambaran Ibu Ilahi. Adalah Ibu Ilahi ini yang berbicara kepada saya melalui seorang wanita.

Wanita tidak perlu bekerja keras dengan “itu”. Dia harus nampak rapih, tidak salah untuk membuat dirinya menarik, kalau itu dilakukan dengan selera yang baik. Tetapi salah kalau berupaya keras untuk menarik lawan jenis melalui daya tarik seksualnya. Ketertarikan antara pria dan wanita seharusnya berasal dari jiwa mereka yang dapat mengontrol seks dan tidak menjerumuskan diri sebagai simbol seks, mempunyai kesempatan yang lebih baik untuk menarik lawan jenis dengan benar. Sangat banyak wanita muda yang datang pada saya dan mengeluh bahwa laki-laki menginginkan seks lebih dahulu, kalau tidak mereka tidak akan mengajaknya pergi keluar. Pengalaman seks merusak kehidupan para remaja.

Di India, para remaja tak pernah bersentuhan atau berciuman sebelum mereka menikah. Cintalah yang utama. Itulah yang seharusnya. Ketika dua orang merasa saling tertarik dan siap untuk saling berkurban, mereka telah benar-benar jatuh cinta. Setelah itu barulah mereka siap untuk berhubungan intim dalam ikatan perkawinan. Saling memiliki saja tidak cukup. Bila dalam pernikahan salah satu mencoba menguasai yang lain, itu menandakan kurangnya cinta sejati. Tetapi bila mereka mengekspresikan cinta dengan perhatian demi kebahagiaan sejati terus menerus, itu akan menjadi cinta ilahi. Dalam hubungan cinta seperti inilah baru kita dapat merasakan keilahian.

Para isteri banyak yang mengatakan, “suamiku tidak ingin saya tertarik pada hal-hal rohani” ini benar-benar sangat mementingkan diri sendiri. Bila sang isteri ingin menjadikan dirinya lebih spiritual, suaminya harus mendukungnya. Dia tidak akan kehilangan isterinya, sebaliknya, dia akan menerima sebagian kebajikan isterinya. Prinsip yang sama juga berlaku pada sikap isteri terhadap suaminya. Hal terbaik yang dapat diharapkan seorang suami atau isteri dari pasangannya adalah spiritualitas, karena spiritualitas membuka jiwa pada pengertian, kesabaran, perhatian, cinta - tetapi masing-masing harus ingat bahwa keinginan akan pertumbuhan spiritual tidak dapat dipaksakan pada pasangan masing-masing. Jalanilah kehidupan cinta anda sendiri, dan kebaikan anda akan mengilhami semua yang anda cintai.

Setelah beberapa tahun menikah, ribuan suami dan isteri bertanya pada diri sendiri, “kemana perginya cinta kita?” Apakah telah terbakar hangus di altar pelecehan seksual, pementingan diri sendiri, dan kurangnya saling menghargai. Bila sikap-sikap ini masuk dalam hubungan suami isteri, cinta berubah menjadi debu. Wanita menggerutu ketika suaminya berusaha memperbudaknya, atau bila dia merasa suaminya telah menyia-nyiakannya. Bagaimanapun, silat lidah adalah salah satu perilaku terburuk yang dapat diperbuat seseorang pada yang lain. Dikatakan bahwa lidah wanita yang panjangnya hanya 3 inci dapat membunuh laki-laki setinggi 6 kaki.

Ketika pria dan wanita saling menyakiti, mereka secara bersama-sama telah menghancurkan kebahagiaan mereka sendiri untuk selama-lamanya. Pria harus berjuang untuk melihat Tuhan dalam diri seorang wanita, dan membantunya untuk mewujudkan kodrat spiritualnya. Dia harus membuat isterinya merasa bahwa isterinya hidup bersamanya bukan hanya untuk memuaskan selera seksualnya, tetapi sebagai rekan yang dihormatinya dan dihargainya sebagai cerminan sang ilahi. Demikian juga sebaliknya dengan wanita.

Sikap lain yang salah adalah takut pada lawan jenisnya. Penolakan yang abnormal, seperti ketertarikan yang abnormal, adalah sikap yang tidak sehat. Dari guru saya, Swami Sri Yukteswar, saya belajar bagaimana menghormati wanita, bukan sebagai alat yang diciptakan untuk memperangkap atau merusak moral laki-laki, tetapi sebagai wakil Bunda Ilahi alam raya. Bila pria mulai menganggap wanita sebagai lambang ibu, pria akan menemukan dalam diri seorang wanita perlindungan penuh cinta yang belum pernah dijumpainya. Melalui rakhmat Tuhan, saya telah mampu mengubah kesadaran banyak orang dengan pandangan spiritual ini. Setiap pria harus menganggap wanita sebagai lambang ibu alam semesta, dan setiap wanita harus menganggap pria sebagai ayah dari alam semesta. Ketika mereka pergi dari hadapan saya, mereka merasakan Ayah Bunda Ilahi telah berbicara melalui saya, karena saya berbicara pada mereka dari kesadaran Ilahi.

Saya berpikir, bila yang ada hanyalah cinta suami isteri saja, bila tidak ada yang dinamakan daya tarik seksual, orang biasa tidak akan punya kemampuan untuk merasakan cinta semacam itu, tetapi mereka yang telah berkembang secara spiritual akan merasakan, karena ketertarikan mereka bukan berdasarkan daya tarik seksual. Mereka yang telah meningkatkan mutu jiwanya tahu bahwa tidak ada hubungan antara seks dengan cinta sejati. Bila anda mengembangkan cinta sempurna jiwa anda, anda akan mulai memperoleh penglihatan pada yang ilahi. Jesus Kristus mewujudkan cinta itu, cinta yang murni, agung dan indah. Cinta semacam itu juga terlihat pada kehidupan orang-orang suci.

.
Cinta antara tuan dan pelayannya

Ikatan cinta antara majikan dan pelayan didasari oleh rasa saling menguntungkan. Semakin banyak uang dan kebaikan hati diberikan oleh tuannya, semakin dalam cinta pelayan pada tuannya. Semakin baik pelayanan yang diberikan oleh pelayannya, semakin hangat penghargaan yang diberikan tuannya. Ini dapat saja merupakan hubungan cinta, tetapi motivasi yang mendasarinya adalah apa yang saling mereka berikan.

.
Persahabatan - hubungan cinta manusia yang paling agung

Hubungan yang timbul di antara teman adalah cinta manusia yang paling agung. Cinta persahabatan itu murni, karena tidak disertai paksaan, seseorang bebas memilih teman untuk dicintainya, dia tidak terikat pada naluri. Cinta yang timbul dari persahabatan dapat terjadi di antara pria dan wanita, wanita dengan wanita, pria dengan pria. Tetapi dalam cinta persahabatan, tidak ada daya tarik seksual, seseorang harus tidak menikah dan secara mutlak mengesampingkan seks bila dia ingin mengetahui cinta Ilahi melalui persahabatan, kemudian persahabatan akan memupuk peningkatan cinta Ilahi. Persahabatan sejati seperti itu terjadi di antara orang suci dan di antara mereka yang benar-benar mencintai Tuhan. Bila pada suatu saat nanti anda mengenal cinta Ilahi, anda tidak akan mau melepaskannya, karena tidak ada yang lain yang seperti itu di seluruh jagad raya ini.

Cinta itu memberi tanpa mengharapkan sesuatu sebagai balasannya. Saya tidak pernah berpikir tentang seseorang mengenai apa yang dapat dilakukannya untuk saya. Dan saya tidak pernah mengutarakan cinta kepada seseorang karena dia telah melakukan sesuatu untuk saya. Kalau saya tidak benar-benar merasakan cinta, saya tidak akan berpura-pura memberikannya, kalau saya merasakannya, saya akan memberikannya. Saya belajar ketulusan itu dari Guru saya. Mungkin ada beberapa orang yang tidak merasa bersahabat dengan saya, tetapi saya adalah teman bagi semua, termasuk yang memusuhi saya, karena dalam hati saya, saya tidak punya musuh.

Cinta tidak dapat diminta, dia akan datang hanya dari hati orang lain sebagai pemberian. Pastikan perasaan anda sebelum anda mengatakan “aku cinta padamu”. Karena sekali anda memberikan cinta anda, itu harus selamanya. Bukan karena anda ingin dekat pada orang itu, tetapi karena anda inginkan kesempurnan jiwanya. Mengharapkan kesempurnaan orang yang kita cintai, dan merasakan kegembiraan sejati ketika memikirkan jiwanya, adalah cinta Ilahi, dan itu adalah cinta persahabatan sejati.

.
Persahabatan sejati tanpa syarat antara Guru dan murid

Hubungan antara Guru dan murid adalah ekspresi cinta dalam persahabatan yang terbesar, ini adalah persahabatan ilahi tanpa syarat, berdasarkan pada tujuan yang satu, keinginan untuk mencintai Tuhan lebih dari segala sesuatu yang lain. Si murid membuka jiwanya kepada Gurunya, dan Guru membuka hatinya pada si murid. Di antara mereka tidak ada yang disembunyikan. Bahkan pada bentuk persahabatan lain yang lebih mulia, kadang-kadang masih terdapat diplomasi. Tetapi persahabatan antara Guru dan murid bersih dari noda.

Saya tak dapat memikirkan hubungan lain di dunia ini yang lebih besar dari hubungan yang ada antara saya dan Guru saya. Hubungan antara Guru dan murid adalah cinta dalam bentuk yang tertinggi. Saya pernah meninggalkan ashramnya, mengira bahwa saya akan lebih berhasil mencari Tuhan di pegunungan Himalaya. Ternyata saya keliru, segera saya menyadari kalau saya telah membuat kesalahan. Namun ketika saya kembali, dia memperlakukan saya seolah-olah saya tidak pernah meninggalkannya. Sapaannya demikian biasa, bukannya marah, dengan tenang dia berkata: “Mari kita lihat apa yang dapat kita makan pagi ini”.

“Tapi Guru,” kataku, “apakah Guru tidak marah karena aku pergi?”

“Kenapa aku harus marah?” dia berujar “aku tidak mengharapkan apapun dari orang lain, maka perbuatannya tidak mungkin bertentangan dengan harapanku. Aku tak akan memanfaatkan kamu untuk kepentinganku; aku bahagia hanya dalam kebahagianmu yang sejati.”

Ketika dia mengatakan itu, aku jatuh di kakinya dan menangis tersedu, untuk pertama kalinya ada orang yang benar-benar mencintaiku!

Aku pernah meneruskan usaha keduniawian ayahku dan kemudian meninggalkannya, ayahku sangat marah padaku, ketika aku menolak kedudukan sangat bagus yang ditawarkan padaku, dia tidak berbicara padaku selama seminggu. Dia memberikan cinta kebapakan yang paling tulus, tetapi itu tetap masih buta. Dia mengira kalau uang akan membuatku bahagia, uang akan merupakan kuburan bagi kebahagiannku. Baru kemudian, ketika aku mulai membuka perguruanku di Ranchi, ayahku mulai melunak dan berkata: “Aku gembira kamu tidak menerima tawaran pekerjaan itu.”

Tetapi lihatlah sikap Guruku, walaupun aku pergi meninggalkan ashram tanpa pamit untuk mencari Tuhan, cintanya padaku tetap tinggal dan tidak berubah. Bahkan dia sama sekali tidak memarahiku. Namun di saat yang lain dia selalu memberitahu dengan jelas ketika aku membuat kesalahan. Dia berkata, “kalau cintaku dapat di suap untuk berkompromi dengan cinta itu sendiri, maka itu bukanlah cinta. Kalau aku harus mengganti kebiasaanku kepadamu karena khawatir akan reaksimu, maka perasaanku padamu bukanlah cinta yang sejati. Aku harus dapat bicara jujur kepadamu. Kamu boleh keluar setiap saat, tetapi selama kamu bersamaku, aku akan mengingatkanmu, demi kebaikanmu yang tertinggi, ketika kamu berbuat kesalahan.”

Aku tidak dapat membayangkan seseorang yang sedemikian menarik perhatianku. Dia mencintaiku demi aku. Dia menginginkan kesempurnaan diriku, dia ingin agar aku menjadi sangat bahagia. Itu adalah kebahagiannya. Dia ingin agar aku mengenal Tuhan untuk bersama dengan Bunda Ilahi dan kepadanyalah kerinduan hatiku.

Bukankah yang dilakukannya itu adalah cinta Ilahi? terus menerus berharap membimbingku di jalur kebaikan dan cinta? Bila cinta seperti itu tumbuh di antar Guru dan murid, si murid tidak akan punya niat untuk memanipulasi sang Guru, demikian juga sang Guru tidak berusaha menguasai muridnya. Alasan dan penilaian yang tinggi menguasai hubungan mereka, tidak ada cinta lain yang seperti ini. Saya telah merasakan cinta itu dari Guruku.

.
Cinta sempurna diantara jiwa dan roh

Cinta teragung yang dapat anda alami adalah hubungan erat dengan Tuhan dalam meditasi. Cinta antara jiwa dan roh adalah cinta yang sempurna, cinta yang anda semua cari. Ketika anda bermeditasi, cinta bertumbuh. Berjuta-juta getaran melanda hati anda. Bila anda belajar mengontrol daya tarik seks dan ketergantungan pada manusia dan bila anda berusaha keras mencintai semuanya dan bermeditasi lebih mendalam, maka akan datang ke dalam hati anda cinta seperti itu. Yang tidak anda harapkan terjadi dalam hidup anda. Itu adalah cinta yang diberikan Krishna, dan yang ditunjukkan Kristus kepada semua pengikutnya. Ini adalah cinta yang diberikan Jesus kepada Maria, Martha bekerja keras untuk gurunya, tetapi pikirannya ada pada tugasnya, bukan pada gurunya; Maria lebih memikirkan Guru dari pekerjaannya, karena cinta Maria lebih besar, Jesus berkata: “Maria telah memilih bagian yang baik, yang tak akan diambil dari padanya.” (Lukas 10:38-42). Dan pada kesempatan lain, ketika Maria membawa minyak wangi untuk meminyaki kaki Jesus, dan Judas berkata: “mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tigaratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?” Jesus menjawab, “karena orang miskin selalu ada pada kamu, tetapi Aku tidak akan selalu ada pada kamu”. (Johanes 12:2-8). Jesus menerima persembahan Maria. Bukan untuk dirinya sendiri, tetapi untuk roh dalam dirinya. Dan Maria, dengan meminyaki kaki Jesus, telah menunjukkan cintanya pada Tuhan. Yang paling dipikirkan Maria adalah memberikan cintanya kepada Jesus sebagai penguasa alam raya, dan pada yang lain, menunjukkan penilaian yang baik. Tidak kepada seorangpun selain kepada Tuhan kita berhutang cinta. Dan tidak ada cinta yang lebih indah dari cinta yang Tuhan berikan kepada mereka yang mencarinya.

Jadi mengapa menghabiskan seluruh waktu anda untuk mengejar cinta manusiawi yang hanya sementara saja? Semua jenis cinta manusiawi; cinta suami isteri, keluarga, orang tua; mempunyai jalan buntu. Hanya cinta Ilahi yang merupakan cinta yang sempurna. Tuhanlah yang bermain petak umpet di relung-relung hati, yang bersembunyi di balik cinta manusia yang rendah, di sana dapat anda temukan cintanya yang selalu memuaskan.

Karenanya, cintailah Tuhan, bukan demi rakhmatnya, tetapi karena Dia adalah diri anda sendiri, dan karena Dia menciptakan anda sesuai dengan citranya, maka anda akan menemukannya. Bila anda bermeditasi dengan khusuk, cinta akan menghampiri anda, cinta yang tak dapat digambarkan dengan kata-kata, anda akan mengenali cintanya yang Ilahi, dan anda akan mampu memberikan cinta murni itu kepada sesama.

Cinta Tuhan yang Ilahi itu datang kepada saya tadi malam. Saya baru tidur sekejap, cinta itu begitu berkelimpahan. Dalam nyala agung cinta itu saya melihat anda semua. Cinta seperti itulah yang saya rasakan kepada anda! Di wajah anda sekalian saya melihat apa yang ada di hati anda.

Dalam kesadaran seseorang yang tenggelam dalam cinta Ilahi, tidak ada muslihat, tidak ada kerendahan tingkat kasta, tidak ada segela jenis batasan. Bila anda mengalami cinta Ilahi itu, anda tidak akan melihat perbedaan antara bunga dan binatang buas, antara manusia yang satu dengan yang lainnya. Anda akan bersatu dengan alam, dan anda akan mencintai umat manusia dengan setara. Hanya memandang adanya satu ras - anak-anak Allah, saudara-saudara anda dalam Dia - anda akan berkata pada diri anda sendiri : “Tuhan adalah ayahku. Aku adalah bagian dari keluarga besarnya, keluarga umat manusia. Aku mencintai mereka, karena mereka semua saudaraku. Aku juga mencintai matahari, saudara laki-lakiku, dan bulan, saudara perempuanku, dan aku mencintai semua makhluk yang diciptakah oleh Bapaku dan di dalamnya kehidupannya mengalir.”

Cinta sejati itu Ilahi. Dan cinta Ilahi itu suka cita, semakin banyak anda bermeditasi, mencari Tuhan dengan keinginan yang membara, akan semakin anda rasakan cinta dalam hati anda. Maka anda akan tahu bahwa cinta adalah suka cita, dan suka cita adalah Tuhan.

----------


Menikmati Hidup

Seorang pengusaha kaya dari ibukota keheranan melihat seorang nelayan sedang berbaring bermalas-malasan di tepi pantai di samping perahunya sambil menikmati rokoknya.

“Mengapa kamu tidak melaut dan mencari ikan?” Tanyanya.

“Karena ikan yang saya dapat sudah cukup menghasilkan uang untuk hidup hari ini.” Jawab si nelayan.

“Mengapa kamu tidak berusaha menangkap ikan lebih banyak lagi, melebihi yang kamu perlukan?” Tanya si pengusaha kaya.

“Untuk apa?” Nelayan itu balik bertanya.

“Dengan begitu kamu akan dapat menghasilkan uang lebih banyak,” jawabnya. “Dengan uang itu kamu bisa membeli motor tempel, sehingga kamu dapat melaut lebih jauh lagi dan menangkap ikan lebih banyak lagi. Kemudian kamu akan memiliki lebih banyak uang untuk membeli jaring nilon. Itu akan menghasilkan ikan lebih banyak lagi. Nah, segera uangmu akan cukup untuk membeli sebuah kapal lagi . . . bahkan mungkin beberapa kapal. Lalu kamu akan menjadi kaya seperti aku.”

“Setelah itu aku harus berbuat apa?” Tanya si nelayan.

“Selanjutnya kamu bisa beristirahat dan menikmati hidup,” kata si pengusaha.

“Menurut pendapatmu, sekarang ini aku sedang berbuat apa?” Kata si nelayan puas.
Lebih bijaksana menjaga kemampuan untuk menikmati hidup seutuhnya daripada terus menumpuk harta.
----------

Friday, February 6, 2009

Mengatasi Serangan Jantung

Bagaimana mengatasi serangan jantung ketika sedang sendirian

Karena cukup banyak orang yang mengalami serangan jantung ketika dia sedang seorang diri, artikel ini sangatlah berguna. Tanpa bantuan, orang yang jantungnya benar-benar berhenti bekerja, mulai menjadi lemas, dan hanya punya waktu sekitar 10 detik sebelum akhirnya dia tidak sadarkan diri.

Namun, sebenarnya orang itu bisa menolong dirinya sendiri dengan secara sengaja melakukan batuk terus menerus dan dengan kuat. Sebelum batuk, tarik napas dalam-dalam terlebih dahulu, dan batuk yang dilakukannya harus dalam dan terus menerus., seperti ketika hendak mengeluarkan dahak dari dalam dada.

Tarikan napas dan batuk itu harus diulang lebih-kurang setiap dua detik tanpa henti sampai datang pertolongan, atau sampai terasa jantungnya telah kembali berdenyut secara normal.

Dengan menarik napas dalam-dalam, akan lebih banyak oksigen yang masuk ke dalam paru-paru dan gerak yang disebabkan oleh batuk akan menekan jantung dan menyebabkan darah terus beredar.

Tekanan yang memompa jantung juga membantu jantung memulihkan irama denyutnya. Dengan demikian, penderita serangan jantung dapat menuju pesawat telpon, dan di sela-sela napasnya, minta bantuan.

Beritahukan sebanyak mungkin orang tentang hal ini, dengan demikian akan banyak orang yang tertolong jiwanya!

Bagi kebanyakan orang, hidup sangatlah berharga. Kalau Anda menghargai kehidupan lebih dari apapun, harap sebarkan artikel ini kepada sebanyak mungkin orang.
Senyumlah! Dan sebarkanlah tulisan ini!!

Dari: Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Rochester
dikutip dari penerbitan “THE MENDED HEARTS, Inc”

----------

Monday, February 2, 2009

Mumpung Masih Diberi Waktu


Oleh : Gede Prama

Setiap mengakhiri sebuah tahun, semua orang dihadang oleh sebuah kenyataan betapa cepatnya sang waktu berputar dan berlalu. Dan secara tiba-tiba, baru sadar ketika ada sahabat atau kerabat yang dipanggil kematian. Disitu kita baru merenung, kita masih diberi sisa waktu.

Mungkin anda punya kenangan tersendiri dengan tahun 2001, demikian juga saya. Ada sejumlah catatan dan jejak waktu yang tertulis dalam sejarah saya ditahun 2001. Ada kejadian diangkat menjadi presiden direktur sebuah perusahaan swasta dengan dua ribuan karyawan di awal tahun, dan di akhir tahun diangkat lagi oleh sang kehidupan untuk menjadi presiden direktur sebuah perusahaan dengan empat puluh ribuan karyawan. Ada juga catatan-catatan yang menyedihkan seperti pernah diteror orang, didatangi karyawan yang marah sambil mengancam manajernya dibunuh di depan saya. Dan masih ada lagi catatan lain yang terlalu panjang untuk diceritakan.

Boleh saja ada orang yang berdecak kagum, atau menyimpan kebencian setelah melihat catatan ini. Namun, bagi saya pribadi ada yang jauh lebih membanggakan dari diangkatnya saya oleh sang kehidupan dua kali di tahun 2001 di posisi tertinggi. Setelah mencoba beberapa kali di tahun-tahun sebelumnya, baru di tahun 2001 saya berhasil menemani sahabat-sahabat muslim berpuasa sebulan penuh. Inilah prestasi yang paling saya banggakan di tahun 2001.

Mirip dengan kejadian sebelumnya, di mana sejumlah sahabat mengira saya seorang kristiani ketika banyak menulis soal cinta dan kasih sayang, ada juga yang mengira saya seorang Buddhis ketika mereka tahu kalau saya seorang vegetarian, demikian juga dengan kegiatan berpuasa sebulan tadi. Bawahan di kantor yang biasa melayani saya membelikan makan siang, ada yang berbisik kalau saya sudah menjadi seorang muslim. Tentu saja semuanya hanya saya jawab dengan senyuman. Dan ada yang lebih penting dari sekedar memasukkan kegiatan-kegiatan membanggakan ini kedalam kotak dan judul tertentu. Yakni, bagaimana sang waktu diisi.

Kadang ada anggota keluarga - terutama istri - yang kasihan melihat saya menempuh jalan-jalan kehidupan seperti ini. Dulu, ketika berada pada kehidupan yang amat di bawah dan amat jarang bisa membeli daging, bermimpi bisa makan daging setiap hari. Sekarang ketika membeli daging bukan lagi menjadi sebuah kegiatan yang teramat sulit untuk dilakukan, tiba-tiba saya memutuskan hubungan dengan kegiatan makan daging. Dulu, ketika makan adalah sebuah dan hiburan yang amat menyenangkan. Sekarang ketika membeli makanan adalah sebuah perkara kecil, malah berpuasa dalam waktu sebulan.

Demikianlah kira-kira istri saya kadang mengeluh di rumah. Dan semua keluhan ini hanya saya jawab dengan senyuman sederhana plus kalimat sederhana: mumpung masih diberi waktu.

Serupa dengan lagu indah Ebiet G. Ade yang berjudul ‘masih ada waktu’, hidup memang sebuah perjalanan abadi. Hanya karena kehendakNya, kita masih bisa melihat matahari. Ebiet memberikan kita sebuah alternatif yang layak untuk direnungkan: bersujud. Satu spirit dengan saran bersujud ala Ebiet, Kahlil Gibran dalam the Prophet pernah menulis : ‘your daily life is your temple and your religion’. Kehidupan sehari-hari Anda adalah tempat sembahyang sekaligus ‘agama’ Anda. Sulit membayangkan, bagaimana seseorang yang menyebut dirinya beragama tetapi setiap hari pekerjaannya hanya menyakiti hati orang lain. Susah dimengerti, kalau ada orang yang datang ke tempat ibadah demikian rajinnya, atau menyumbangkan dana besar untuk pembuatan tempat ibadah, tetapi hampir setiap hari mencuri uang orang lain.

Dalam bingkai-bingkai Ebiet dan Gibran, mungkin lebih menyentuh hati orang-orang biasa yang tidak pernah menyumbang, tidak pernah menyebutkan agamanya, tetapi mengisi waktu-waktunya dengan cinta dan kasih sayang. Atau orang-orang yang namanya tidak pernah menghiasi media, tidak dikenal siapapun, namun mengisi hari-harinya dengan senyuman buat kehidupan. Atau orang yang tidak pernah menduduki satu kursi jabatan apapun, tidak menyandang gelar apapun, namun menunjukkan keteladanan-keteladanan kehidupan yang mengagumkan.

Terinspirasi oleh pemikiran orang-orang seperti Ebiet dan Gibran inilah, saya merelakan diri hidup dalam jalur-jalur yang oleh kebanyakan orang disebut menyengsarakan. Tidak untuk gagah-gagahan, tidak juga haus akan pujian, akan tetapi melalui solidaritas, disiplin diri, kesederhanaan, saya sedang mengukir sang hidup dengan catatan-catatan waktu. Dan ketika suatu waktu putera-puteri saya, atau orang lain membuka serta membacanya, mereka akan tahu, pernah ada seorang ayah atau seorang penulis yang hidup dengan tingkat solidaritas dan disiplin diri tertentu. Kemudian, membuahkan kehidupan yang hanya mengenal bersujud di depan Tuhan.

Sebagai orang yang bergaul kemana-mana, kerap saya diberikan banyak kartu nama oleh banyak orang, lengkap dengan jabatan mentereng di bawah nama yang bersangkutan. Ini membuat saya berimajinasi, kalau suatu saat saya bisa memiliki sebuah kartu nama, di mana di bawah nama saya ada jabatan yang bisa mewakili kesukaan saya untuk bersujud di depan Tuhan. Mimpi ini muncul di kepala karena teringat oleh salah satu tulisan Gibran dalam The Prophet :
‘beauty is life when life unveils her holy face’ (kecantikan adalah kehidupan yang wajah sucinya terungkap). Dan saya berterima kasih bisa mengetahuinya ketika Tuhan masih memberi cukup waktu.
----------

Agustus

.. 1 Agustus
Cerdas, simpatik, firasatnya tajam dan pandangannya luas. Umumnya memperoleh banyak rejeki.

.. 2 Agustus
Cerdik, tangkas, ingatannya kuat, ramah-tamah, periang dan manis budi bahasanya. Ia bisa menjadi teman yang menyenangkan dalam pergaulan umum.

.. 3 Agustus
Otaknya terang, berani mengadu untung dengan spekulasi, agak sombong, cerewet dan ambisius. Untuk mengurangi wataknya yang kurang baik, ia harus bisa mengawasi diri sendiri dan menahan nafsu.

.. 4 Agustus
Ambisius, suka menuntut perhatian orang demi kepentingan diri sendiri, emosinya kuat dan suka berbuat hal yang melewati batas. Maka orangtuanya harus bisa mendidiknya baik-baik sejak ia masih kecil.

.. 5 Agustus
Pandai mengatur segala sesuatu, pandai berorganisasi, suka melontarkan kritikan tajam, tetapi ia berbakat menjadi seorang pemimpin yang tenar.

.. 6 Agustus
Luar biasa pandai, pemikirannya asli, karakternya agung tetapi bukan sombong. Dalam penghidupannya ia bisa berhasil baik dalam mencapai impiannya.

.. 7 Agustus
Ramah-tamah, sopan-santun, suka bergotong-royong, budi pekertinya baik, suka menolong orang dan gemar sesuatu yang artistik dan musikal serta sukar sekali untuk berhemat.

.. 8 Agustus
Optimistis, artistik, melakukan banyak kesibukan di masa mudanya. Ia bisa berhasil dalam penghidupannya, tetapi ia harus dapat menyesuaikan diri dengan keadaan di lingkungannya.

.. 9 Agustus
Murah hati, artistik dan sangat musikal. Ia bisa berhasil dalam mencari keuntungan, tetapi ia harus waspada supaya tidak tertipu.

.. 10 Agustus
Cerdas, pandangannya luas, agak ambisius, perasaannya halus, mudah tersingggung dan keras wataknya. Ia bisa berkesempatan pergi ke luar negeri atau berkelana jauh.

.. 11 Agustus
Gagah berani, sangat gesit dalam tindak-tanduknya. Ia bisa memperoleh banyak rejeki dalam penghidupannya.

.. 12 Agustus
Pikirannya tajam, pandangannya cukup luas, cakap, baik hati, gesit dalam segala pekerjaan yang digemarinya, dan suka mengalah, tetapi bisa juga berbalik menjadi brangasan.

.. 13 Agustus
Karakternya kuat, keputusannya tetap, pendiriannya teguh, amat gesit, berani dan ambisius. Ia bisa berhsil dalam lapangan pekerjaan yang berdisiplin keras, misalnya dalam tugas kemiliteran.

.. 14 Agustus
Suka berfilsafat dan bisa berhasil dalam keuangan yang mengenal batas. Tetapi sejak kecil hendaknya ia sudah dididik untuk tidak suka berfoya-foya agar kelak ia tidak merasa kecewa.

.. 15 Agustus
Pandai, pandangannya luas, agung, jujur dan sabar, banyak segan serta tidak mudah mengutarakan perasaan hatinya dan pikirannya. Ia bisa berhasil dalam pekerjaan yang sesuai dengan bakatnya.

.. 16 Agustus
Pandai, sopan-santun, artistik, mudah berubah pikiran dan sering melakukan kesalahan yang dikarenakan ia terlalu suka menuruti perasaannya.

.. 17 Agustus
Suka murung atau uring-uringan, pikirannya tidak menentu, sering bertentangan dengan diri sendiri satu sama lain. Ia bisa menjadi seorang seniman yang baik.

.. 18 Agustus
Sangat ramah-tamah, suka menolong sesama, suka berpetualang atau mengembara jauh dari tempat kelahirannya. Ia bisa menperoleh kedudukan baik dalam masyarakat.

.. 19 Agustus
Agak pendiam, artistik, musikal, sering murung dan banyak memikirkan sesuatu sehingga kadang-kadang dapat merugikan diri sendiri.

.. 20 Agustus
Simpatik, ramah-tamah, hatinya sangat terbuka. Ia harus berhati-hati supaya jangan terlalu baik hati sehingga dirinya tidak mudah ditipu orang.

.. 21 Agustus
Mempunyai perawakan tubuh dan karakter yang kuat, memiliki ketabahan hati dan berani maju pantang mundur sepanjang hidupnya.

.. 22 Agustus
Pandai, mudah mempelajari segala sesuatu, banyak pikir, suka memperhatikan setiap langkah yang akan dilakukannya. Ia bisa berhasil dalam penghidupannya berkat bantuan dari jenis kelamin lain.

.. 23 Agustus
Sangat aktif, gagah berani, memiliki ketabahan hati dalam menghadapi segala persoalan. Ia bisa berhasil dalam usaha dagang terutama yang menyangkut barang-barang kerajinan tangan.

.. 24 Agustus
Sangat aktif, berpikiran praktis, baik, menyenangkan dan dapat memberikan keuntungan dalam pergaulan umum. Bisa populer dan dikasihi orang.

.. 25 Agustus
Pandai, artistik, ramah-tamah, hatinya luhur, suka menolong sesamanya. Ia bisa berhasil dalam lapangan kesenian dan pekerjaan yang bermanfaat bagi manusia.

.. 26 Agustus
Sangat gesit dalam tindak-tanduknya, cerdas, firasatnya tajam. Ia berbakat untuk bekerja di laboratorium dan lapangan pengetahuan umum yang perlu dilakukan penyelidikan.

.. 27 Agustus
Dinamis (dapat cepat bergerak), panjang akal, cerdik dan ulet. Ia bisa berhasil di bidang usaha dagang yang disukainya.

.. 28 Agustus
Sopan-santun, baik hati, senang berumah tangga yang rapi dan tidak begitu suka bergaul. Dalam lapangan pekerjaan atau usaha dagang, ia bisa berhasil baik.

.. 29 Agustus
Lemah-lembut, murah hati, bisa menjaga kehormatannya baik-baik, suka banyak berpikir dan memiliki sesuatu kepandaian yang istimewa.

.. 30 Agustus
Pandangannya luas, pemikiran atau pendapatnya asli, idealistis, suka akan segala sesuatu yang lembut, halus dan indah. Penghidupannya bisa dipenuhi kedamaian dan ketentraman.

.. 31 Agustus
Dapat bergerak dengan cepat, berani mati, kepercayaan kepada dirinya sendiri cukup tebal, tidak begitu suka menghiraukan nasehat atau pandangan orang lain dan kadangkala ia bisa bersikap angkuh.

----------

Sunday, February 1, 2009

Tentang Kesehatan Tidur

Oleh : Dr. Andreas A. Prasadja RPSGT

Tidur adalah proses normal yang biasa kita alami setiap malam. Sedemikian biasanya sehingga tidak dianggap sebagai bagian yang penting bagi kesehatan kita.

Ada anggapan yang keliru tentang tidur, kita menganggap tidur sebagai fase pasif dari siklus kehidupan sehari-hari. Ini salah, karena tidur sebenarnya sebuah proses yang aktif. Ini dibuktikan dengan perekaman proses-proses biologis selama tidur yang dikenal dengan sebutan Sleep Study. Dari perekaman gelombang otak (EEG), yang merupakan bagian dari sleep study, para ilmuwan menemukan bermacam-macam gelombang otak yang akhirnya menjadi dasar pembagian tahapan tidur.

Kekeliruan kedua adalah dengan menganggap tidur sebagai periode yang aman. Karena selama tidur seolah kita berada dalam mode auto-pilot. Memang mekanisme pengaturan tidur diatur oleh otak secara otomatis. Tetapi beberapa gangguan dapat terjadi selama tidur, bahkan bukan tidak mungkin bisa berakibat fatal. Anda pernah mendengar ada orang yang meninggal mendadak dalam tidur?

Meskipun kedokteran tidur baru berkembang 50 tahun belakangan ini saja, namun sudah banyak perkembangan yang dicapai. Proses tidur dan gangguan-gangguan tidur pun semakin banyak dikenal. Tetapi amat disayangkan bahwa pengetahuan ini tidak menyebar merata ke masyarakat luas. Banyak orang yang mengantuk karena tidak tahu cara mengatur tidur dengan baik. Mereka tidak menyadari mekanisme hutang tidur, dan dibiarkan menumpuk hingga pada akhirnya mengakibatkan turunnya produktifitas, buruknya pengambilan keputusan (seperti yang terjadi pada kecelakaan Challenger), dan kecelakaan saat mengendara atau mengoperasikan alat berat.

Atas nama produktifitas, banyak manusia modern yang mengorbankan waktu tidur untuk bekerja. Tanpa disadari mereka menumpuk hutang tidur yang akan menurunkan produktifitas di siang hari berikutnya. Untuk dapat tetap berfungsi dengan maksimal orang-orang ini mengandalkan kopi dan berbagai suplemen berenergi yang biasanya dikonsumsi secara berlebihan dan menyebabkan terganggunya pola tidur seseorang. Pada akhirnya, hutang tidur yang ditanggung akan semakin banyak dan semakin membebani aktifitas sehari-hari.

Gejala-gejala lain seperti sakit kepala di pagi hari, kantuk berlebihan di siang hari, penurunan konsentrasi, hipertensi dan masih banyak lagi; diderita bertahun-tahun tetapi tidak pernah terpikir untuk menghubungkannya dengan gangguan tidur. Karena kita tidak pernah tahu apa yang terjadi saat tidur. Tahukah Anda bahwa Anda mendengkur, jika tidak diberi tahu oleh orang lain?

Mendengkur sudah dianggap biasa oleh semua orang. Sudah menjadi anggapan umum, jika seseorang tidur mendengkur, berarti ia tidur dengan lelap. Atau orang yang biasa mendengkur adalah orang yang pemalas, selalu lelah, tak bersemangat, tidak produktif dan mudah tertidur di mana saja. Ini memang gambaran orang yang mendengkur, tetapi tahukah Anda bahwa ini semua bisa dijelaskan dan diubah? Juga, tahukah Anda bahwa ada bahaya yang mengintai dari kebiasaan mendengkur?

Ada sebuah gangguan tidur yang bernama Obstructive Sleep Apnea (OSA), yang ditandai dengan Excessive Daytime Sleepiness (EDS) dan mendengkur. Pada gangguan ini terjadi penyempitan saluran nafas atas saat tidur. Penyempitan ini menyebabkan getaran pada bagian-bagian lunak saluran nafas yang menghasilkan suara dengkuran.

Penyempitan ini mengakibatkan tidak efektifnya pertukaran oksigen dan karbondioksida sewaktu tidur. Lebih jauh lagi, dengan semakin melemasnya otot-otot lidah, menyebabkan lidah terjatuh dan menyumbat sama sekali saluran nafas. Pada saat ini terjadi peningkatan karbondioksida drastis yang akan mengaktifkan sebuah sensor di tubuh yang akan membangunkan si penderita untuk kembali bernafas. Bayangkan jika ini terjadi berulang kali selama tidur dan celakanya di pagi hari si pendengkur tidak tahu apa yang terjadi di malam sebelumnya. Karena periode bangun yang terjadi adalah periode bangun mini (mini arousal) yang ringan namun sudah mengganggu tidur penderitanya hingga tidak dapat masuk ke tahapan tidur dalam yang penting untuk istirahat dan vitalitas seseorang. Akibatnya di pagi hari si penderita merasa tidak segar dan masih kurang istirahat. Tidak jarang ia juga mengeluhkan sakit kepala di pagi hari. Pada siang harinya, karena kesibukan ia tidak merasakan kantuk, tetapi di saat meeting atau mengendara kantuk bisa menyerang setiap saat dan tak tertahankan! Kemampuan mental seperti daya ingat dan konsentrasi pun menurun. Berikutnya adalah kualitas emosional yang memburuk, sehingga orang tersebut akan menjadi mudah marah atau tersinggung.

Karena kerasnya dengkuran dan keadaan emosional yang mudah marah ada pasangan yang akhirnya bercerai. Nyawa pun banyak yang melayang karena kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh kantuk dan berkurangnya refleks menghindar. Dua contoh ini sudah menggambarkan betapa besar pengaruh OSA pada hidup manusia. Saya sering menjumpai penderita OSA yang tidak pernah mau lagi mengemudi karena pernah atau hampir mengalami kecelakaan. Bahkan salah satunya sampai menangis ketika menceritakan bagaimana ia hampir mencelakakan seluruh anggota keluarganya karena kantuk yang menyerang saat mengemudi. Tetapi akibat pada tubuh juga tidak dapat dianggap remeh. Para ilmuwan telah memutuskan bahwa OSA adalah faktor resiko bagi hipertensi, penyakit jantung dan stroke. Beberapa penelitian dan juga pengalaman pribadi menemukan adanya penurunan berarti pada tekanan darah setelah perawatan OSA dilakukan.

Untuk mendiagnosa OSA seseorang harus menjalani overnight sleep study. Di mana ia akan direkam dan diamati semalam penuh selama tidur. Yang direkam adalah gelombang otak, tegangan otot, gerakan bola mata, aliran udara nafas, pergerakan nafas, denyut jantung, kadar oksigen dalam darah, hingga gerakan kaki. Pemeriksaan ini tidak bersifat infasif maupun menyakiti, hanya ditempeli beberapa sensor yang terhubung dengan komputer, lalu tidur.

Setelah diagnosa OSA ditegakkan, perawatan bisa dimulai. Pada awalnya perawatan OSA adalah dengan operasi tracheostomy, di mana leher penderita dilubangi dan diberi sebuah tabung/selang yang akan memberikan jalan nafas baru, menggantikan jalan nafas atas yang sering menyempit saat tidur. Tetapi kini terdapat beberapa pilihan terapi. Pertama adalah dengan operasi pelebaran saluran nafas atas (UPP) atau somnoplasty yang aman dan mudah. Ada pula operasi plastik atau operasi mulut untuk mengatasi penyempitan jalan nafas yang disebabkan oleh kecilnya rahang bawah. Dokter gigi juga menyarankan penggunaan dental appliances untuk mengganjal mulut hingga mencegah lidah terjatuh ataupun melebarkan saluran nafas.

Pilihan lainnya adalah dengan meniupkan udara bertekanan ke jalan nafas selama tidur untuk menjaganya tetap dalam keadaan terbuka. Selama tidur ia menggunakan sebuah masker hidung atau hidung dan mulut yang dihubungkan dengan sebuah alat yang bernama CPAP (Continuous Positive Airway Pressure). Beberapa orang yang menggunakan pada awalnya memerlukan adaptasi terlebih dahulu. Tetapi CPAP menjadi pilihan utama banyak orang karena mudah, tanpa operasi dan perubahan dapat langsung dirasakan setelah pemakaian pertama. Kekurangannya adalah pengguna CPAP tidak dapat mencium pasangannya karena terhalang masker, tetapi ini biasanya dilakukan sebelum tidur bukan?

Masih banyak gangguan tidur lain yang belum dibahas di sini, seperti insomnia, narkolepsi dan parasomnia. Akan tetapi gangguan-gangguan ini walaupun tidak kalah seriusnya, merupakan kasus-kasus yang jarang, ataupun jika sering sudah banyak diketahui orang (insomnia). OSA menjadi prioritas karena banyaknya penderita yang tidak menyadari kondisinya.

Semoga tulisan singkat ini dapat menjadi awal bagi kesadaran kita akan kesehatan tidur.

----------