Thursday, December 18, 2008

Cinta Adalah Terapi

Diterjemahkan oleh: Mutiara

Getaran Cinta mempunyai frekwensi yang sangat tinggi, karena itu energinya sangat baik digunakan untuk penyembuhan, bila dialami, reaksi positifnya pada seseorang sungguh luar biasa!

Jatuh cinta menghasilkan sejenis reaksi kimia, juga pengaruh hormonal dalam tubuh yang mencitpakan emosional yang tinggi yang tidak ada duanya, dibandingkan dengan kemampuan penyembuhan yang lain.

Ketika Anda sedang jatuh cinta, Anda merasa demikian sempurna, Anda seperti berjalan di awang-awang, Anda tidak akan merasa sakit ataupun membiarkan segala sesuatu yang mengganggu masuk ke lingkup energi Anda karena Anda ingin tetap berada di ketinggian.

Ketika Anda sakit, baik emosional maupun fisik, Anda berusaha untuk memulihkan diri dan mempunyai keinginan kuat untuk berada dalam penampilan yang tertinggi. Pikiran, tubuh dan jiwa Anda jadi bercahaya, sekarang ingin disembuhkan dan berada dalam potensi puncaknya. Konsep mendasar terhubungnya dengan pasangan jiwa itu merupakan bagian dari frekwensi itu sendiri dan karenanya menimbulkan keseimbangan di semua tingkat, kalau orang itu dipisahkan, maka akan punya pengaruh meluluhkan semua tingkat tubuhnya dan menyebabkan timbulnya atau kambuhnya penyakit.

Cinta yang terhubung pada teman atau keluarga juga mempunyai pengaruh menyembuhkan. Cinta mempengaruhi cakra jantung dan bisa menyembuhkan kita semua dari berbagai penyakit, bila kita menyembuhkan hati kita, kita menyembuhkan diri kita.


Pheromon

Zat yang menyembuhkan itu disebut dengan pheromon, yang sebenarnya merupakan signal kimiawi yang dikeluarkan oleh satu individu dan diterima oleh individu yang lain dari spesies yang sejenis, dan dengan demikian memicu perilaku atau proses perkembangan tertentu. Binatang menggunakan signal kimiawi seperti ini untuk mengkomunikasikan pesan tertentu, dari daya tarik sampai agresi dan pembatasan wilayah kekuasaan.
Ada ciri khusus pheromon yang dikeluarkan untuk memberikan signal, yaitu baik produksi pheromon maupun responnya yang spesifik berdasarkan gender, banyak sekali kasus komunikasi pheromon pada binatang pengerat maupun mamalia lain yang sudah didokumentasikan.

Perdebatan yang paling seru berkenaan dengan studi mengenai penginderaan kimiawi ini adalah apakah manusia dapat memproduksi pheromon, dan kalau begitu, apakah manusia dapat menggunakan signal kimiawi untuk menarik tanggapan perilaku terhadap yang lain.

Data paling kuat yang mendukung komunikasi berlandaskan pheromon pada manusia datang dari kesesuaian waktu haid. Di situ ditunjukkan, sebagai contoh, teman sekamar di asrama mahasiswi mulai haid pada waktu yang bersamaan. Yang menarik, penyelasaran waktu haid itu dapat dicapai hanya dengan mengusapkan baju hangat wanita donor ke bibir atas wanita penerima, kuat dugaan bahwa pheromon manusia terkandung dalam keringatnya.

Tetapi hanya ada sedikit bukti tentang tanggal atau bagaimana manusia mendeteksi signal pheromon itu, lebih jauh lagi, pada mamalia jenis lain, terdapat perangkat tersendiri pada sistem penciumannya yang merupakan saluran pemrosesan pheromon, dan hanya terdapat sedikit bukti kalau saluran itu hanya berfungsi pada manusia dewasa.

Saat ini Ivanka Savic dan sejawatnya di rumah sakit Universitas Huddinge di Stockholm telah menemukan bukti sahih tentang pengaktifan khusus gender pada hipotalamus (bagian otak yang diketahui terkait dengan pendeteksian pheromon pada binatang pengerat) dalam merespon hormon steroid sintesis.

Team itu melakukan PET-scan alat penciuman orang-orang yang sangat dekat kaitannya dengan testosteron dan estrogen. PET-scan itu mengukur aliran darah di berbagai bagian dari otak subyek. Mereka menemukan adanya produksi komponen yang mempercepat aliran darah di bagian hipotalamus pria, tetapi tidak pada wanita. Demikian juga, sebuah androgen yang berkaitan dengan produksi testosteron yang meningkatkan aliran darah di bagian hipotalamus yang sama tetapi tidak pada pria.

Pengaktifan hipotalamus sesuai gender sangat berbeda dari pola pengaktifan otak sebagai tanggapan terhadap bau tertentu telah diamati.

Hasil-hasil ini yang dengan sangat meyakinkan ditunjukkan, bahwa dengan penggabungan hormon steroid dapat berperan sebagai signal-signal pheromon dan bahwa otak manusia mampu mendeteksinya, telah diterbitkan bulan Agustus 2001 dalam Jurnal Neuron.

Dalam artikel lain yang masih ada kaitannya, yang juga dimuat dalam edisi Neuron yang sama, Noam Sobel dan Windy Brown dari Universitas of California, Berkeley membahas temuan Savic secara ringan tentang apa yang dikenal sebagai produksi pheromon dan pendeteksiannya pada mamalia lainnya, dan menggarisbawahi pertanyaan penting berikutnya berkenaan dengan study komunikasi pheromon pada manusia. Apakah benar pheromon dapat menyembuhkan semua gangguan fisik, eterik, emosi, mental dan spiritual manusia, masih diperdebatkan.

----------

Tuesday, December 16, 2008

Yang Anda Tebar, Anda Tuai

Apa yang Anda tebar, itulah yang akan Anda tuai

Berikut ini adalah karma menurut ilmu Penyembuhan dengan Tenaga Prana. Dalam setiap lokakarya Penyembuhan dengan Tenaga Prana, baik itu Lokakarya tingkat Dasar, Tingkat Lanjut, Tingkat Psikoterapi, Penyembuhan dengan Kristal maupun Yoga Arhatik, selalu saja dibahas soal karma.

Kalau seseorang berbuat sesuatu, dengan tujuan yang baik ataupun buruk, pengaruh karmanya bisa mencapai sepuluh kali lipat. Bila Anda menanam sebutir gabah, Anda tidak hanya akan menuai satu bulir padi, tetapi Anda akan menuai beberapa kali lipat dari apa yang sudah Anda tanam. Kalau Anda menanam satu biji mangga, Anda nanti akan memanen banyak mangga selama bertahun-tahun.

Apa hubungan karma dengan Penyembuhan dengan Tenaga Prana? Apa perlunya kita membahasnya dalam setiap lokakarya?

Kita tahu, Penyembuhan dengan Tenaga Prana sangat ampuh untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Dalam memberikan energi, ada organ-organ atau cakra tertentu yang tidak boleh diberi energi warna tertentu, karena bisa membahayakan pasien kita.

Kita juga telah belajar melakukan penyembuhan jarak jauh, di manapun pasien kita berada, tidak menjadi soal, dengan efektif kita tetap bisa melakukan perawatan.

Kalau Anda tidak mematuhi larangan di atas dan memberikan energi yang membahayakan pada organ atau cakra yang seharusnya tidak boleh diberi energi itu, akan berakibat fatal bagi pasien Anda. Atau mungkin Anda bermaksud jahat ingin mencelakakan seseorang dengan memberikan energi yang berbahaya di tempat yang tidak seharusnya.

Apalagi kalau hal ini Anda lakukan dengan teknik penyembuhan jarak jauh, bukankah ini sama saja dengan ilmu tenung?

Karenanya untuk memberikan rambu-rambu agar kita tidak menyalahgunakan ilmu Penyembuhan dengan Tenaga Prana yang baru saja kita pelajari, sangat penting ditekankan pembahasan mengenai hukum sebab akibat atau karma ini.

Kalau Anda tidak ingin bernasib buruk, janganlah mencelakakan orang lain. Kalau Anda menginginkan kemakmuran, bermurah hatilah.

Mereka yang sedang mengembangkan kemampuan spiritualnya seperti para penyembuh prana, melakukan sesuatu dengan tujuan yang baik maupun yang buruk, pengaruh karmanya dapat berratus kali lipat. Ini tidak berlebih-lebihan dan harus ditafsirkan secara harafiah. Penyalahgunaan kekuatan seseorang atau teknik Penyembuhan dengan Tenaga Prana secara sengaja akan mendatangkan akibat karma yang sangat berat, seseorang akan menuai apa yang ditaburnya. Oleh sebab itu, lebih bijaksana dan lebih baik untuk selalu melakukan tindakan yang baik daripada tindakan yang jahat.

Anda tidak harus menerima begitu saja pendapat ini. Anda dapat mencobanya dengan melakukan sesuatu yang tidak terlalu negatif, untuk kemudian memperhatikan apa yang akan terjadi. Anda juga dapat melakukan sesuatu yang positif dan melihat apa yang akan terjadi. Sering kali akibat karmanya tidak tidak akan langsung terjadi secara sekaligus, tetapi sedikit demi sedikit secara bertahap, tetapi akibat karmanya tetap saja parah.

Hukum karma tidak ditentukan oleh nasib tetapi ditentukan oleh diri kita sendiri atau diarahkan oleh diri kita sendiri. Ini hanya berarti bahwa Anda harus bertanggung jawab atas tindakan, perkataan dan pikiran Anda. Anda tidak bisa menyalahkan orang lain, orang tua Anda, lingkungan Anda atau kekuatan yang tidak nampak untuk segala masalah dan kesulitan yang Anda alami. Jika Anda mendapat kesulitan, maka Anda sendirilah yang harus berusaha keluar dari kesulitan itu dangan atau tanpa pertolongan dari luar. Jika Anda mengalami banyak nasib buruk dan sering mengalami ketidak adilan, maka Anda harus bermeditasi dan merenung, dan menarik pelajaran darinya.

Anda harus melakukan perbuatan baik untuk menghasilkan karma yang baik. Jelas Anda harus bekerja keras dan cerdas untuk memperbaiki keadaan Anda. Dengan memetik pelajaran dari pengalaman Anda inilah, dan dengan melakukan perbuatan-perbuatan baik, dengan berusaha dan berjuang dengan keras dan cerdas, Anda dapat mengubah keadaan yang merugikan menjadi menguntungkan. Dengan menanggulangi karma negatif, seseorang dapat disucikan dan memperoleh kekuatan dan kebijaksanaan batin.

Kekejaman terhadap sesama dan terhadap makhluk hidup lainnya adalah salah satu penyebab nasib buruk dan penyakit berat yang sangat menyakitkan. Apa yang kita tebar, itulah yang kita tuai, inilah hukumnya. Jika seseorang berulang kali menyakiti orang lain maka dia juga akan menuai rasa sakit yang luar biasa, kadang dalam bentuk penyakit yang berat. Jika seseorang berulang kali menghilangkan nafkah orang lain (bisa penghasilan, uang atau pangan), maka makanan fisiknyapun akan dirampas, ini dapat berupa penyakit paru-paru yang parah di mana dia tersengal-sengal menggapai hidup. Tubuh yang menderita itu lama kelamaan akan menjadi lemah. Ini juga menimbulkan pengaruh keuangan yang sangat merugikan.

Hindarilah kekejaman dan lakukanlah kebaikan hati kepada orang lain, ini adalah kunci utama menuju kesehatan yang baik, kebahagiaan dan untuk menghindari penyakit berat yang disertai rasa sakit yang hebat.

Karma negatif dapat dinetralkan dengan hukum pengampunan dan hukum belas kasihan. Anda dianjurkan untuk memaafkan dan memberkati mereka yang telah menyakiti hati Anda. Ini dapat dilakukan dengan cara membuat daftar orang-orang tersebut. Visualisasikanlah mereka dan dalam hati maafkanlah mereka satu persatu dan berkatilah mereka dengan kesehatan yang baik, kebahagiaan, keberhasilan, kemakmuran dan mohonkan perlindungan Tuhan. Agar karma negatif seseorang dinetralkan, dia perlu memaafkan orang lain, karena bila Anda memaafkan orang lain, Tuhan juga akan memaafkan Anda, tetapi jika Anda tidak memaafkan orang lain, Tuhan juga tidak akan memaafkan kesalahan Anda.

Hukum belas kasihan berarti bahwa untuk menerima belas kasihan, orang harus penuh belas kasihan. Sebaiknya Anda memberikan sepuluh persen dari penghasilan Anda setiap bulan dan selalu beramal. Melakukan tindakan dengan penuh belas kasihan menghasilkan karma baik dan memberikan hak kepada Anda untuk menerima belas kasihan. Menjadi vegetarian adalah tindakan belas kasihan terhadap binatang, karenanya orang yang menderita sakit berat sangat di anjurkan untuk melakukan diet vegetarian. Tindakan-tindakan kejam, ucapan yang menyakitkan hati dan pikiran yang negatif harus benar-benar dihindari. Bagaimana seseorang dapat menerima belas kasihan kalau dia menimbulkan begitu banyak sakit hati pada orang lain?

Dapat disimpulkan dengan sangat jelas bahwa karma adalah sebagai berikut: kalau Anda menanam kebaikan, Anda akan memperoleh kelimpahan, kalau Anda menanam kejahatan, hidup Anda akan penuh penderitaan. Pilihan Anda di tangan Anda.

----------

:: Juni

.. 1 Juni
Pandai, dapat bergerak dengan cepat, agung, suka bergaul, terlalu suka hidup mewah dan sembrono dalam hubungan percintaan sehingga ia mudah terjerat oleh jenis kelamin lain.

.. 2 Juni
Otaknya cerdas, tangkas, terampil dalam mengerjakan sesuatu, pandai berbicara dan memiliki sifat-sifat istimewa. Umumnya ia gemar akan kesusasteraan dan ilmu pengetahuan.

.. 3 Juni
Welas kasih, gagah berani, artistik, banyak bergerak dalam kalangan masyarakat luas dan agak ambisius. Sekali waktu suka berfoya-foya dan memperlihatkan sifat yang aneh.

.. 4 Juni
Pandai, pikirannya bebas dan asli, gesit dan gemar akan pekerjaan sosial, suka akan kesenian terutama seni suara. Hatinya mudah tergerak, karena itu kalau tidak waspada ia bisa tertipu.

.. 5 Juni
Baik, tenang, simpatik, otaknya cerdas, pendapatnya asli, mudah tersinggung dan sering jadi mangsa orang yang bermulut manis.

.. 6 Juni
Pandai bergaul, suka tampil ke muka, otaknya terang dan pandai bercakap-cakap yang menawan hati orang serta ia suka sekali berfoya-foya.

.. 7 Juni
Belas kasih, gerak-geriknya sangat gesit, suka tampil ke depan dalam segala kegiatan, agak ambisius dan gila hormat. Ia bisa berhasil dalam memimpin sesuatu.

.. 8 Juni
Otaknya cerdas, pandai bicara, agak berlaku sembrono dan pandangannya kurang luas serta artistik. Ia bisa menjadi pemimpin dengan tekad maju terus pantang mundur.

.. 9 Juni
Hidupnya romantis, sabar, tenang, manis budi bahasanya, suka musik dan barang-barang kesenian serta berbakat untuk menjadi orang cerdik pandai. Jika ia berpendidikan rendah dapat bersifat sangat sombong.

.. 10 Juni
Terbuka, gagah berani, otaknya cerdas dan dapat mengambil rindakan dengan tegas. Ia bisa menjadi orang terpelajar, apalagi jika ia dapat memusatkan pikirannya.

.. 11 Juni
Sangat pandai, suka berlaku bijaksana, gemar akan kesenian terutama musik dan kesusasteraan. Ia bisa berhasil dalam pekerjaan sebagai seorang pengarang.

.. 12 Juni
Suka akan hal-hal yang bersifat artistik, murah hati, teliti dalam mengerjakan sesuatu dan gemar akan kesenian. Bisa berhasil dalam mengemudikan perusahaan atau dalam usaha yang berhubungan dengan tanah.

.. 13 Juni
Agak sombong, tetapi kalau mendapatkan pendidikan yang baik, ia dapat menjadi seorang yang agung. Ia bisa berhasil dengan bantuan orang yang berlawanan jenis kelaminnya.

.. 14 Juni
Belas kasih, simpatik, artistik, perasaannya peka dan mudah tersinggung, agak sembrono dan pendiriannya tidak tetap.

.. 15 Juni
Terbuka, jujur, rajin, suka akan tata tertib, berbudi baik, teliti dan banyak berpikir serta sering tergesa-gesa dalam mengambil suatu keputusan sehingga kadang kala ia merasa menyesal.

.. 16 Juni
Dapat dipercaya untuk memegang suatu rahasia, rendah hati, suka berpikiran praktis dan pendiriannya kuat serta tidak mudah berubah haluan.

.. 17 Juni
Cerdas, pendapatnya asli dan suka segala sesuatu yang tertib, rajin belajar dan baik hati, pandai mengkritik, kadang-kadang kata-katanya dapat menyinggung perasaan orang lain tanpa ia sadari.

.. 18 Juni
Sopan-santun, artistik dan aktif. Tetapi karena ia suka berfoya-foya dan mengejar kesenangan duniawi, maka perlu dijaga supaya jangan sampai terlalu berlebihan.

.. 19 Juni
Pandai berusaha dan gagah berani. Umumnya bisa beruntung dalam bidang usaha yang disenanginya dan bisa terkenal dalam kalangan masyarakat.

.. 20 Juni
Agung dan agak pemalu. Ia bisa sukses dalam menempuh pelajaran dan bisa berhasil dalam usaha yang bersifat cair, misalnya minyak.

.. 21 Juni
Gerak-geriknya sangat gesit, amat teliti dalam segala urusan pekerjaan dan dapat mengambil keputusan yang pasti. Seringkali terlihat seperti orang yang sombong, tetapi sesungguhnya ia baik dan tidak suka turut campur urusan orang lain.

.. 22 Juni
Kuat, otaknya terang, riang gembira dan suka bergaul dengan semua kalangan. Hanya tindak-tanduknya agak sembrono.

.. 23 Juni
Baik, suka menolong sesamanya, aktif bekerja, agak sembrono dan gampang naik darah, tetapi ini tergantung pada keadaan lingkungan yang mempengaruhi kehidupannya.

.. 24 Juni
Pandai, firasatnya tajam, artistik, suka berpegang teguh pada tradisi lama, gemar akan musik dan kesusasteraan dan pandai mengatur pekerjaan dan organisasi.

.. 25 Juni
Simpatik, setia, sangat teliti dalam mengatur keuangannya, tidak senang terhadap orang yang suka berlaku sembrono. Ia bisa sukses dalam lapangan pekerjaaan yang meminta pertanggungjawaban penuh.

.. 26 Juni
Belas kasih, suka akan pekerjaan sosial dan amal, pikirannya cerdas dan pendapatnya asli serta sering bersikap pesimis. Ia bisa berhasil dalam bidang kesusasteraan.

.. 27 Juni
Ambisius, gagah berani dan ulet dalam memperjuangkan usahanya dan tidak mudah dipengaruhi oleh orang lain sebab pendiriannya kuat. Umumnya ia banyak tertarik pada kegiatan sosial dan politik.

.. 28 Juni
Cerdas, berhati terbuka, suka berterus terang, usahanya banyak sekali dan tindakannya berani serta luwes dalam pergaulan sehingga disukai banyak orang dan ini memberikan keuntungan dalam usahanya.

.. 29 Juni
Aktif, ambisius dan pendapatnya asli. Karena tingkat kecerdasannya tinggi, maka ia bisa menjadi seorang yang terpelajar dan namanya bisa terkenal.

.. 30 Juni
Simpatik, firasatnya tajam, pandangannya luas, ulet dalam berusaha dan banyak berpikir. Ia bisa berhasil dalam pekerjaan yang berhubungan dengan pengadilan atau dalam berspekulasi.

----------


Monday, December 15, 2008

Apakah Anak Anda Berbakat Pranormal?

Dirangkum dari berbagai sumber oleh: Bernard Prasodjo

Seorang paranormal bercerita: “Aku yakin bahwa sejak kecil aku berbakat penujum. Menengok kebelakang, aku dapat melihat beberapa kejadian, deja vu, sebagai tugas mengarang di sekolah, aku menulis sebuah cerita, yang ternyata kemudian merupakan ramalan kejadian dalam hidupku. Aku bercerita tentang episode TV yang sudah lama diputar dan beberapa hari kemudian film itu benar-benar ditayangkan.”

yang dimaksud dengan penujum? Padanan katanya adalah cenayang atau dalam bahasa Inggris disebut psychic, di sini kadang disebut dengan paranormal, seseorang yang mempunyai kemampuan supernormal. Kemampuan seperti itu dapat dimiliki sebagai anugerah Tuhan, sebagai bakat atau dikuasai setelah mempelajarinya dan berlatih dalam waktu yang cukup lama. Kalau kemampuan ini anugerah dari Tuhan, biasanya gejalanya sudah nampak sejak penujum itu masih kecil.

Tanda-tanda penujuman pada seorang anak:

  • Hiperaktif atau menarik diri
  • Mempunyai teman bermain imajiner dalam khayalannya
  • Bermimpi tentang sesuatu yang kemudian menjadi kenyataan
  • Ada hubungan antara tingkah-lakunya dengan emosi orangtuanya
  • Melihat aura atau warna disekeliling seseorang
  • Ingat akan masa kehidupannya yang lampau

Seorang anak yang berbakat penujum sangat peka. Sering kali mereka merasakan emosi orang lain, dan mengira itu adalah emosinya sendiri. Emosi yang dimiliki teman sepermainannya di saat bergurau atau bermain berpengaruh sangat kuat pada seorang anak kecil yang mempunyai bakat penujuman, dia belum dapat membedakan mana emosinya sendiri dan mana emosi orang lain.

Kadang -kadang ada yang merasa bahwa di sekolah ada seorang anak yang membencinya, walau sebenarnya itu merupakan perasaan seseorang yang ditujukan pada dirinya sendiri.

Anak yang peka membutuhkan pengesahan atas intuisi dan perasaannya, terutama kalau ada tingkah laku seseorang yang mengganggu atau melukai perasaannya. Dalam kasus seperti ini, disarankan untuk menggandeng anak itu dan berkata: “Sayang, mama tahu kalau kamu sedang tersinggung. Mama kira mamapun akan merasa demikian kalau itu terjadi pada mama. Tetapi, mungkin saja ada salah paham. Kalau kamu sudah merasa tenang, nanti kita bisa membahasnya lagi.”

Kalau seorang anak yang peka terlalu sering dinasihati dengan: “Jangan punya perasaan seperti itu.” Seorang anak yang peka akan menterjemahkannya sebagai penghakiman terhadap dirinya, itu tindakan yang tidak sesuai dengan pengertiannya. Anak yang peka akan segera memendam perasaannya, bukan mengekspresikannya. Anak-anak tidak dapat menahan perasaannya seperti orang dewasa.

Kalau anda mengira bahwa anda mempunyai seorang anak yang berbakat penujum, tetaplah berpikiran terbuka, tetapi jangan terlampau gembira. Anugerah penujuman bukan merupakan jaminan kecerdasan spiritual. Terlalu banyak memberikan perhatian akan lebih banyak merusak dibandingkan dengan ketidak pedulian. Harapan yang berlebihan dari orangtuanya merupakan hal yang tidak mungkin dijalani seorang anak, dan di situ ada juga bahaya kesombongan dan arogansi. Bila anak anda menunjukkan minat pada sesuatu, biasanya sesuai dengan bakatnya, anda dapat mendorongnya untuk membuat catatan harian. Bagi seorang anak yang masih terlampau kecil, anda dapat melakukan pencatatan sendiri, catatlah semua hal “aneh” yang dikatakannya, ceritanya tentang teman imajinernya, dan perasaannya yang kemudian menjadi kenyataan. Tuliskanlah sebanyak mungkin informasi yang anda dapatkan, kalau mungkin catat juga tanggal dan jamnya.

Begitu anak anda tahu bahwa anda berpikiran terbuka tentang keadaannya, dia akan mengajukan berbagai pertanyaan. Keterus-terangan merupakan sikap yang terbaik. Walaupun mungkin sampai pada pertanyaan yang menyinggung masalah yang berhubungan dengan seks. Tunggulah sampai anak anda mengajukan berbagai pertanyaan. Jawablah dengan terus terang. Kalau anda tidak tahu jawabannya, katakan terus terang, tetapi kemudian tindak lanjuti dengan mencari informasi. Anda dapat pergi keperpustakaan atau membeli buku yang berhubungan dengan pertanyaan anak anda. Atau anda dapat menghubungi seorang penujum yang berpengalaman dan bertanyalah kepadanya.

Hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah: Biarkan anak anda tumbuh seperti anak-anak lain, biarkan dia bermain kalau itu memang saatnya dan harus belajar pada saat yang sudah ditentukan.

----------


Saturday, December 13, 2008

Konsep Penyembuhan Prana

Yang perlu diperhatikan dalam Sertifikasi Penyembuh Prana Internasional

I. Pernyataan
Penyembuhan dengan Tenaga Prana tidak menyatakan diri sebagai suatu bentuk perawatan medis untuk setiap kondisi fisik maupun mental, dan juga, tidak membuat diagnose medis untuk setiap kondisi fisik maupun mental. Para Penyembuh Prana dengan alasan dan dalam bentuk apapun tidak dibenarkan mencampuri perawatan medis, terapi atau pemberian obat pasiennya. Sebaiknya Penyembuh Prana harus mendorong pasiennya agar secara teratur mengunjungi dokternya.

II. Langkah yang dianjurkan:
  1. Hindari kontaminasi psikik dan energi.
  2. Lakukankan Penyembuhan Prana untuk menjaga kesehatan anda sendiri.
  3. Lakukan senam dan latihan pernafasan.
  4. Lakukan latihan meditasi secara teratur.
  5. Jangan menyembuhkan kalau sedang sakit.

III. Mutu Penyembuhan dengan Tenaga Prana tergantung pada:
  1. Penerapan penyembuhan prana yang tepat
  2. Menghilangkan penyebab sakit.

IV. Keterbatasan Penyembuhan dengan Tenaga Prana - faktor yang menyebabkan pasien tidak sembuh:
  1. Kebersihan fisik (diet, olah raga dan lingkungan).
  2. Kebersihan emosional.
  3. Kebersihan mental.
  4. Kebersihan etheric.
  5. Hukum karma.
  6. Lain-lain (hubungan antar manusia, nafkah dan gaya hidup).

V. Program Penyembuhan Prana
  1. Lakukan penyembuhan pada pasien satu persatu.
  2. Amati kemajuan pasien.
  3. Buat rencana perawatan Penyembuhan Prana, yang akan mendorong frekuensi dan konsistensi perawatan.
  4. Jaga kerahasiaan lembar data pasien baru dan tindak lanjuti lembaran data pasien lama.

Langkah-langkah penyembuhan prana
  1. Wawancarai pasien dan bangunlah hubungan yang baik.
  2. Telusuri bagian yang sakit, termasuk cakra-cakranya.
  3. Lakukan penyapuan umum 2-3 kali.
  4. Lakukan penyapuan setempat dibagian yang sakit dengan seksama (30-50 kali).
  5. Bersihkan tangan (termasuk siku) dengan seksama dengan alkohol atau air garam setelah melakukan penyapuan setempat.
  6. Perintahkan pasien agar mengulang-ulang afirmasi dengan reseptif (saya bersedia dan dengan sepenuh hati mau menerima semua energi penyembuhan. Dengan terima kasih dan penuh keyakinan).
  7. Berikan energi dengan benar selama 10 siklus pernapasan.
  8. Stabilkan energi prana yang telah dipancarkan dengan memvisualisasikan warna biru muda (biru langit) selama beberapa detik atau dalam hati ulang kata-kata berikut : “stabil, stabil, stabil”.
  9. Tanyakan pada pasien apa yang dirasakannya dan kalau diperlukan, beri lebih banyak perawatan.
  10. Sekali lagi, cuci tangan sampai ke siku.
  11. Bila perlu ulang prosesnya sekali lagi.
  12. Suruh pasien agar tidak mencuci bagian-bagian yang baru saja dirawat paling tidak selama 12 jam. Kalau sakitnya parah dan penyembuhannya menyeluruh, suruh pasien untuk tidak mandi selama 24 jam ini untuk memastikan terserapnya energi prana agar penyembuhan terjadi.

Profesionalisme
  1. Seorang Penyembuh Prana harus bersih - secara fisik, eterik, emosional dan mental.
  2. Seorang Penyembuh Prana harus dapat bergaul dengan baik dengan pasiennya, harus sopan dan bersahabat.
  3. Seorang Penyembuh Prana harus menahan diri agar tidak membuat penilaian yang merugikan ilmu penyembuhan yang lain
  4. Seorang Penyembuh Prana harus menghindarkan diri dari memberikan janji atau jaminan kesembuhan yang tidak masuk akal.
  5. Seorang Penyembuh Prana harus berpakaian sopan dan konservatif ketika sedang melakukan penyembuhan.
  6. Seorang Penyembuh Prana harus membuat filing dan sistem pencatatan yang baik tentang kasus pasien-pasiennya.
  7. Seorang Penyembuh Prana harus menjaga kerahasiaan dari semua informasi yang berhubungan dengan kondisi pasiennya.

Kriteria penyembuhan prana yang berhasil
Kriteria agar suatu kondisi dapat dinyatakan sebagai penyembuhan yang berhasil sangat tergantung pada banyak faktor eksternal dan internal. Itu tergantung pada kondisi pasien secara menyeluruh, umur, lama serta berapa parah penyakitnya, dan lain-lain.
Berikut ini adalah tuntunan yang harus dipenuhi oleh calon peserta Program Sertifikasi Penyembuh Prana Muda ketika mengirimkan dokumentasi kasus-kasusnya.
  1. Harus benar-benar menghilangkan dan/atau membebaskan pasien dari gejala penyakit atau dari apa yang dikeluhkannya.
  2. Harus ada perbaikan menyeluruh pada kondisi pasien (fisik, emosional dan mental) dan kesehatannya.
  3. Harus ada kemajuan pada kualitas kehidupan pasien yang fungsional tetapi tidak perlu sampai penyakitnya lenyap.

Langkah-langkah dalam proses Sertifikasi Penyembuh Prana Muda

Langkah 1 :
Mendaftar untuk ikut dalam program sertifikasi


Langkah 2 :

  • Mengikuti seluruh kurikulum yang dipersyaratkan dalam program
  • Telah mengikuti lokakarya Penyembuhan Prana yang dipersyaratkan
  • Melakukan Penyembuhan Prana dan mengirimkan dokuntasi kasusnya
  • Terus melakukan komunikasi secara teratur dengan pembimbing yang ditugaskan sehubungan dengan kasus dan masalah yang dijumpai selama sesi penyembuhan.

Langkah 3 :
Memilih kasus yang didokumentasikan dan mengirimkan daftar isian.

Langkah 4 :
Mengirimkan kasus-kasus ke Yayasan Prana.

Langkah 5 :
Pelatih prana senior Bersertifikat yang ditugaskan atau instruktur akan mengesahkan, mengevaluasi dan menyetujui calon ini.

Langkah 6 :
Merekomendasikan calon ini kepada dewan wilayah yang diberi mandat.

Langkah 7 :
Dewan ini merekomendasikan calon ini kepada Institute for Inner Studies.

Langkah 8 :
Penyerahan Sertifikati Penyembuh Prana Muda.

----------

Lakukan dengan Tulus

lakukanlah selalu dengan tulus hati

Seorang tukang kayu tua sudah siap untuk pensiun. Dia memberitahukan rencananya pada kontraktor majikannya. Dia telah bertekad mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai pembangun rumah agar dapat menikmati hari tuanya dengan lebih menyenangkan, bersama isteri dan keluarga besarnya. Memang dia sepenuhnya sadar bahwa dia akan kehilangan penghasilannya, tetapi dia sudah lelah, dia perlu istirahat.

Sang kontraktor sangat menyayangkan kepergian karyawannya yang baik ini, tetapi tidak berhasil membujuk agar orang tua ini tetap bekerja padanya. Akhirnya sang kontraktor meminta agar dia bersedia membangunkan sebuah rumah lagi sebagai perekat hubungan baik yang sudah terjalin demikian lama.

Tukang kayu itu dengan berat hati terpaksa menyanggupinya, tetapi nampak jelas bahwa hatinya tidak lagi ada pada tugasnya, dia mengerjakannya dengan asal jadi saja dan bahkan bahan yang digunakannyapun bermutu sangat rendah. Itu adalah cara yang kurang baik dalam mengakhiri karirnya.

Ketika tukang kayu itu telah menyelesaikan tugasnya dan kontraktor atasannya telah memeriksa rumah itu, diserahkannya kunci rumah kepada orang tua itu dan berkata: “Rumah ini milikmu, ini sebagai hadiah dan tanda terima kasihku padamu!”

Dia terperanjat! Sungguh memalukan! Kalau saja dia tahu bahwa dia sedang membangun rumahnya sendiri, tentu dia akan mengerjakannya dengan cara yang sangat berbeda. Sekarang dia terpaksa tinggal bersama keluarga dalam rumah bermutu rendah yang dibangun asal jadi.

Demikian pula dengan kita, kitapun membangun kehidupan kita dengan asal jadi, lebih banyak berreaksi negatif dari pada bertindak benar, selalu melakukan sesuatu bukan dengan cara yang terbaik. Dalam hal yang penting sekalipun kita tidak melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Kemudian dengan terkejut kita terpaksa menghadapi situasi yang kita ciptakan sendiri, dan baru menyadari bahwa sekarang kita tinggal di dalam rumah yang tidak kita bangun dengan baik, kalau saja kita menyadarinya dari dahulu, kita pasti akan bertindak dengan cara yang sangat berbeda.
Sekarang anggaplah diri anda sebagai tukang kayu, pikirkan rumah anda, setiap kali anda menancapkan paku, memasang papan atau mendirikan tembok, bangunlah dengan bijak. Ini adalah satu-satunya kehidupan yang sedang anda bangun, kalaupun hanya tersisa satu hari saja lagi untuk anda jalani, seharusnya hari itu anda jalani dengan penuh syukur dan dengan perasaan bahagia.

Kehidupan anda hari ini merupakan hasil dari sikap dan pilihan anda di masa lalu. Kehidupan anda esok hari merupakan hasil dari sikap dan pilihan yang anda buat hari ini.
----------

Friday, December 12, 2008

Pusat Pelatihan dan Penyembuhan Prana


*

UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT, KLIK PADA GAMBAR DI BAWAH!!


TENTANG YAYASAN PRANA-NASIONAL INDONESIA (YPI) : YPI adalah Pusat Pengembangan dan Penyebaran Ajaran Penyembuhan Prana resmi di seluruh wilayah Indonesia. Blog ini memberikan informasi lengkap mengenai Penyembuhan Prana dan kegiatannya di seluruh Indonesia.



KARYA MASTER CHOA : Selain buku-buku yang sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa, Master Choa juga menerbitkan CD dan berbagai lokakarya. Selain itu beliau juga mendirikan berbagai yayasan kemanusiaan. Agar lebih jelas, kami sertakan foto cover buku dan CD nya, juga keterangan singkat mengenai kegiatan kemanusiaan beliau.



CARA PENYEMBUHAN: Disini tersedia teknik Penyembuhan Prana berbagai penyakit, terutama yang tidak ada dalam buku. Perlu ditekankan bahwa teknik penyembuhan yang tersedia di sini hanya dapat dipahami dan dilakukan oleh mereka yang sudah mengikuti Lokakarya tingkat Dasar, Lanjut, Psikoterapi dan Kristal.



ARTIKEL: Dalam halaman ini kita bahas banyak hal lain yang menarik dan masih terkait dengan teknik Penyembuhan Prana. Banyak artikel tentang pendalaman teknik Penyembuhan, tambahan pengetahuan dan manfaat lain yang dapat dipetik untuk memperkaya pemahaman kita mengenai teknik Penyembuhan Prana.



KEGIATAN DALAM GAMBAR: Sangat banyak kegiatan yang dilakukan YPI, yang setiap tahunnya paling tidak melakukan tidak kurang dari 100 lokakarya, yang dilaksanakan di seluruh Indonesia serta puluhan Bakti Sosial, dokumentasi foto yang ada demikian berlimpah, sehingga di sini kami mencoba menyajikannya secara ringkas.



PETIKAN: Petikan atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Quotations adalah ucapan berbobot dan berkesan atau kalimat yang dipetik dari tulisan atau ceramah seseorang. Berbobot karena kebijaksanaannya, karena mengesankan, karena menyemangati, karena memberikan inspirasi ataupun karena kedalamannya.



DARI SAHABAT: Bagi mereka yang mungkin belum tertarik pada ajaran Penyembuhan Prana, Anda bisa langsung membuka halaman menarik dan bermanfaat ini. Ini adalah kumpulan e-mail yang dikirimkan oleh teman-teman, kadang memang tidak ada kaitannya dengan Penyembuhan Prana, tetapi cukup bermanfaat.



MEDIA PRANA: Sampai saat ini penerbitan MediaPrana sudah sampai ke edisi No. 39, tahun ke X, MediaPrana adalah buletin resmi (60 halaman) yang diterbitkan oleh Yayasan Prana-Nasional Indonesia. Bagi yang ingin berlangganan, silahkan hubungi sekretariat YPI, Bulletin ini terbit 4 kali dalam setahun.



PENYADARAN DIRI: Di sini dimuat kisah-kisah rekaan penuh makna yang menggelitik nurani kita, semakin kita renungkan makna yang tersirat, semakin membuat kita menyadari kedalamannya, sehingga dengan demikian diharapkan agar kesadaran batin serta spiritualitas kita jadi semakin berkembang, matang dan semakin tinggi.



HUMOR: Di sini disajikan humor-humor yang bersih, maksudnya bukan yang seronok, ada kemungkinan Anda sudah pernah mendengar atau membaca humor yang disajikan di sini, memang humor terus hidup dan beredar, apa lagi ada email, namun bagaimanapun tetap saja membuat kita tertawa gembira dan merasa lebih sehat.



PEMANASAN GLOBAL: Pemanasan Global atau Global Warming dan Perubahan Iklim atau Climate Change sangat penting untuk kita ketahui dan kita tanggulangi bersama. Yayasan Prana-Nasional Indonesia berupaya menyebar-luaskan pengetahuan dan kesadaran yang berkaitan dengan Pemanasan Global ini.


JADUAL KEGIATAN: Berisi pemberitahuan mengenai jadual kegiatan penting yang diselenggarakan oleh YPI ataupun Para Penyembuh Prana di Indonesia. termasuk informasi tentang jadual meditasi bersama, lokakarya, pertemuan alumni, sarasehan, bakti sosial dan kegiatan penting lainnya akan diinformasikan dalam rubrik ini.



MOTIVASIONAL: Apa bedanya dengan rubrik Penyadaran Diri? Penyadaran Diri lebih condong pada kisah-kisah rekaan yang terkait dengan upaya pengembangan spiritualitas, sedangkan Rubrik Motivasional lebih ke arah Pengembangan Diri atau Pengembangan Kepribadian, yang kebanyakan merupakan terjemahan dari para motivator kenamaan.



KISAH INSPIRASIONAL: Kisah Inspirasional merupakan rubrik yang berisi kisah-kisah yang membangkitkan inspirasi, menyentuh perasaan dan menggugah semangat, kepedulian serta cinta pada sesama dan juga cinta pada lingkungan di mana kita tinggal. Kisah-kisahnya bisa merupakan kisah nyata ataupun imajiner.



PENDIDIKAN ANAK: Hanya ada satu jalan agar mereka punya sikap moral dan ketahanan batin tinggi yang nantinya akan menentukan jalan hidup mereka. Meski ada program pemerintah, ada tetangga, guru atau pelatih istimewa, ada ulama yang memberi pencerahan, orang tualah yang menanamkan nilai, moralitas dan standar etika pada anak-anaknya.

———-

Yayasan Prana-Nasional Indonesia

♦

Pusat Pengembangan dan Penyebaran Ajaran Penyembuhan Prana di seluruh wilayah Indonesia bekerja sama dengan the Institute for Inner Studies dan the World Pranic Healing Foundation

♦

♦

GrandMaster Choa Kok Sui

Beliau adalah Pelopor Penyembuhan Prana Modern dan Yoga Arhatik, seorang Penceramah Internasional dan Penulis Buku yang sukses. Karya-karyanya sudah lebih dari 20 judul dan telah menyebar di lebih dari 75 negara dan sebagian besar sudah diterjemahkan ke 27 bahasa termasuk ke dalam bahasa Indonesia. Master Choa, begitu beliau biasa dipanggil, berlatar belakang pendidikan seorang Insinyur kimia. Pada masa hidupnya beliau adalah seorang pengusaha sukses dan GrandMaster Penyembuhan Prana yang telah ditekuninya sejak masa remaja. Sejak muda GrandMaster Choa ok Sui telah mempelajari dan menguasai berbagai teknik penyembuhan energi, melakukan penelitian dan pengujian secara waskita yang disertai dengan validasi ilmiah, kemudian menyarikannya dan membuatnya sangat sederhana namun tetap dijaga kemanjurannya, membuang takhyul, mistik dan ritual yang tidak perlu dan menamainya dengan Ilmu dan Seni Penyembuhan Prana, yang sangat sederhana, efektif dan mudah dipelajari.

♦

: : Mei

.. 1 Mei
Murah hati, suka menolong sesamanya, tajam otaknya dan bisa mendapatkan penemuan-penemuan baru serta firasatnya tajam dan bisa beruntung dalam melakukan segala macam usahanya.

.. 2 Mei
Mudah tersinggung, tetapi sopan, lemah lembut, artistik dan panjang akal serta pandai.

.. 3 Mei
Murah hati, manis budi, jujur, suka berterus terang, suka memaafkan kesalahan orang lain. Umumnya ia bisa berhasil di bidang kesenian, terutama seni musik.

.. 4 Mei
Sangat aktif dan gesit, artistik dan musikal, suka pada pekerjaan kerajinan tangan dan industri. Biasanya ia lebih banyak berhasil di lapangan pekerjaan yang berhubungan dengan kesenian.

.. 5 Mei
Karakternya kuat dan kepribadiannya menarik perhatian umum. Ia dikaruniai dengan kecerdikan yang luar bisaa dan bisa beruntung dalam pekerjaan yang terhormat.

.. 6 Mei
Luar biasa pandai, gagah berani dan penuh kegiatan, tetapi agak keras kepala. Ia bisa memperoleh sukses dalam penghidupannya, terutama yang dilahirkan pada pagi hari.

.. 7 Mei
Berwatak agung dan suka menaruh belas kasihan, tetapi sedikit pemalu. Ingatannya tajam dan gampang mengkonsentrasikan pikiran. Ia bisa berhasil dengan baik dalm menempuh perjalanan hidupnya.

.. 8 Mei
Dapat dipercaya, gemar pada pertukangan, kerajinan tangan dan mesin, maka tidak mustahil kelak ia bisa berhasil menjadi seorang industriawan. Ia memang rajin dan ulet.

.. 9 Mei
Memiliki bermacam-macam kepandaian, otaknya cerdas dan tindakannya berani. Hanya saja ia mudah tertipu karena ia terlalu percaya pada omongan orang, maka sangat dianjurkan untuk selalu waspada.

.. 10 Mei
Wataknya suka berubah-ubah dan tidak menentu. Sebentar merasa optimis, sejurus kemudian merasa pesimis, saat ini merasa riang gembira tetapi beberapa saat kemudian berubah menjadi sedih. Karena itu supaya berhasil dalam penghidupannya, ia harus dididik untuk mempunyai ketetapan hati.

.. 11 Mei
Sangat sopan, simpatik, artistik, lebih suka tinggal di rumah daripada keluyuran di luar rumah. Ia mudah tersinggung, tetapi bisa berhasil dalam melakukan pekerjaan di bidang seni.

.. 12 Mei
Berpandangan luas, cara berpikirnya praktis, pandai membedakan di antara baik dan buruk. Ia bisa berhasil dalam usaha yang dikerjakan sendiri.

.. 13 Mei
Karakternya kuat, agak sombong, suka menguasai orang. Umumnya keberhasilannya dicapai berkat bantuan dari golongan jenis kelamin lain.

.. 14 Mei
Memiliki kepribadian dengan sifat-sifat luar biasa, tetapi sulit dimengerti karena wataknya yang aneh dan suka mempengaruhi orang lain. Ia harus bisa menjaga diri dan mengekang diri dari pekerjaan yang tidak baik.

.. 15 Mei
Hatinya bersifat terbuka, setia, suka menolong sesamanya. Keuletan dalam bekerja, ambisius dan banyak berpikir, menjadikan dirinya cocok untuk memegang pimpinan.

.. 16 Mei
Pikiran dan tindakannya praktis serta penuh kebijaksanaan. Orangnya sederhana tetapi ulet dalam memperjuangkan sesuatu. Ia bisa terkenal dalam lapangan pekerjaan yang cocok dengan cita-citanya.

.. 17 Mei
Pandai, cara berpikirnya praktis dan asli, rajin belajar, suka akan tata tertib yang baik. Ia bisa menjadi penemu gagasan baru yang disegani orang.

.. 18 Mei
Artistik, sopan-santun, cerdas dan luas pandangannya. Sayang ia terlalu suka berfoya-foya.

.. 19 Mei
Gagah berani, giat bekerja dalam menjalankan segala usahnya dan sopan-santun. Selain itu, ia senang bergaul dengan golongan kelamin lain.

.. 20 Mei
Perangainya agung, keamauannya keras dan banyak segan. Sayangnya ia suka terburu nafsu dan sering brangasan. Ia bisa berhasil mencapai ilmu yang dipelajarinya.

.. 21 Mei
Sangat gesit, suka menolong sesamanya tanpa pamrih. Sayang ia agak sombong dan tindak-tanduknya terlalu tergesa-gesa.

.. 22 Mei
Pandai bicara, berani tampil ke muka, aktif dalam segala kegiatan, perasaannya mudah tersinggung. Ia bisa berhasil kalau tinggal jauh dari tempat kelahirannya.

.. 23 Mei
Periang, simpatik dalam pergaulan dan optimis serta suka berbuat sosial.

.. 24 Mei
Sangat tertib dalam segala hal dan suka bekerja dengan penuh tanggung
jawab, pikirannya terang dan pendapatnya dapat diterima orang.

.. 25 Mei
Cerdik dan luas pandangannya, suka memegang teguh pada tradisi dan agak materialistis. Ia bisa menjadi pemimpin yang baik dalam perusahaan dan masyarakat.

.. 26 Mei
Sopan-santun, pandaidan artistik, suka pada pekerjaan sosial tanpa pamrih. Ia bisa berhasil dalam lapangan kesusasteran dan kewartawannan.

.. 27 Mei
Memiliki semangat juang yang tak kunjung padam, sangat tertarik pada masalah sosial dan politik. Cocok menjadi pemimpin masyarakat.

.. 28 Mei
Karakternya kuat, sekali waktu menjadi bingung merawa khawatir dan cemas, mudah marah dan sedih tanpa alasan.

.. 29 Mei
Ramah-tamah, budi pekertinya sangat baik dan tidak suka membeda-bedakan orang. Ia bisa berhasil dalam pekerjaan sosial dan yang bersifat keagamaan.

.. 30 Mei
Artistik, tajam firasatnya, sopan-santun dan berlaku baik terhadap sesamanya, tetapi ia harus selalu waspada terhadap penipuan yang dapat menimpa dirinya.

.. 31 Mei
Jujur, mulia, sangat cerdik dan pandai bicara, suak berdamai dan menjauhi diri dari sifat permusuhan. Jika tekun belajar, bisa menjadi sarjana yang tenar.

----------

Menolak Serangan Psikik

MEMPERTAHANKAN DIRI DARI SERANGAN PSIKIK

Oleh: Eileen Nauman

Baru mendengar judul diatas saja beberapa orang sudah merasa ngeri, apa sebenarnya yang dimaksud dengan serangan psikik? Tenung, santet atau mungkin guna-guna?

Yang dimaksud di sini adalah serangan terhadap aura Anda tanpa izin secara sadar oleh seseorang, suatu tempat, benda atau sekelompok orang. Itu akan menjadikan Anda merasa terbuka, tidak terlindung, mudah diserang dan kadang-kadang merasa berada dalam bahaya dan gelisah atau panik. Saya katakan “sadar” karena dalam keadaan bawah sadar, dalam diri kita ada rasa takut, kita tidak pernah berusaha mengetahui hal itu, rasa takut seharusnya tidak menyatu dengan diri kita. Selama rasa takut menyatu, maka diri kita akan terbuka dan itu menyebabkan diri kita tidak terlindung. Sehingga seseorang dapat menyerang aura kita dan menguras prana kita.

Dalam profesi saya sebagai penujum (shaman), saya terbiasa berinteraksi dengan hampir semua jenis serangan psikik, baik oleh seorang pribadi maupun oleh sebuah kelompok. Yang saya jabarkan disini adalah apa yang saya alami, saya tidak bermaksud mengatakan bahwa saya tahu segalanya, karena saya memang tidak demikian. Saya juga tidak faham benar mengenai berbagai metodologi perlindungan diri sendiri, dan apa yang saya ketahui, ada dalam artikel ini.

Mari kita kembali pada hal yang dapat membuat kita ketakutan. Khawatir terhadap serangan psikik yang mungkin kita terima sebenarnya juga suatu bentuk rasa takut. Anda tidak dapat bekerja sebagai penujum kalau punya rasa takut.

Akar dari setiap serangan psikik terhadap setiap orang, dirancang untuk meningkatkan rasa takut. Bisa saja rasa takut pada sesuatu yang tidak kita ketahui, takut untuk dikontrol oleh orang lain, takut cedera, takut dibunuh. Ada banyak rasa takut di luar sana, memang pada dasarnya, serangan psikik dapat terlaksana karena ada rasa takut dalam diri kita.

Siapa yang melakukan serangan psikik?

Biasanya, seseorang sama sekali tidak sadar kalau dia menyerang Anda. Ini adalah jenis serangan psikik bawah sadar. Tetapi ada juga orang yang melakukannya dengan tujuan tertentu dan dengan sadar, dalam situasi yang manapun, Anda harus menghadapinya dan memberitahu bahwa mereka sedang menguras energi Anda dan itu harus segera dihentikannya.

Seringkali, dalam keluarga yang kacau, kita dapat melihat orang tua menghisap prana anaknya atau sebaliknya. Serangan secara tidak disadari ini bisa juga dilakukan oleh rekan kerja Anda, atau boss Anda sendiri. Ada kemungkinan juga oleh pekerjaan yang Anda tekuni, seperti juru rawat di rumah sakit, polisi, petugas pemadam kebakaran atau setiap aktivitas di mana ada peristiwa yang berkaitan dengan keadaan hidup atau mati.

Atau mungkin serangan itu datang dari orang yang tidak menyukai Anda, Anda ketahui ataupun tidak, banyak dari kita sangat peka dan dapat merasakan ketika ada seseorang yang tidak menyukai kita. Saya pikir kita semua merasa senang kalau orang lain menyukai kita, tetapi kenyataannya tidaklah demikian. Kita tak dapat mengelakkannya, di dunia ini pasti ada saja orang yang tidak menyukai kita. Kuncinya adalah: jangan memasukkannya kedalam hati.

Kalau Anda tidak punya kelekatan secara emosi (seperti pada zen) pada mereka yang tidak menyukai Anda, maka Anda telah menghentikan pemberian atau penghamburan energi Anda pada mereka. Anda dapat secara harafiah membocorkan atau menghamburkan energi Anda pada sebuah pokok persoalan, seseorang, atau lingkungan, bukan karena mereka yang menyerap Anda sampai habis. Kebanyakan dari kita melakukan ini terutama ketika kita masih muda dan semakin berkurang setelah kita lebih matang, kita “menyadarinya” dan kemudian menghentikannya sehingga dapat mengatasi masalah ini.

Sangat mudah mengatakannya bukan? Buanglah rasa takut Anda dan Anda tidak akan dapat diserang. Kebanyakan orang berusaha seumur hidupnya untuk mengatasi rasa takut dan membebaskan diri darinya. Tetapi jangan lupa! Walau Anda dapat menurunkan tingkat rasa takut Anda atau bahkan menghapuskannya dari diri Anda selamanya, tidak berarti Anda tidak dapat diserang oleh seseorang atau kelompok. Tetapi bila hal itu terjadi, itu tidak akan sampai membuat Anda tersungkur kecuali kalau yang menyerang Anda ternyata sebuah kelompok, kalau demikian, sebaiknya Anda minta bantuan.

Tanda-tanda adanya serangan psikik adalah sebagai berikut:
  • Kelelahan, karena seseorang atau kelompok menaruh “selang” pada aura Anda, dan menghisap energi prana Anda, maka dalam tubuh Anda hanya tinggal sedikit prana yang tersisa. Tanpa prana tidak akan ada daya. Kalau tiba-tiba Anda merasa sangat lelah, atau mendadak jadi lemah ketika Anda berada di dekat barang tertentu, ruang tertentu, atau tempat tertentu, ini merupakan tanda bahwa prana Anda sedang di serap dari aura Anda.
  • Perasaan sangat lemah atau sangat lelah yang timbul pada jam-jam tertentu setiap hari. Saya menjumpai orang yang secara rutin punya jadwal untuk memasuki aura orang lain pada jam tertentu setiap hari. Umumnya, kita semua kurang bersemangat pada jam 2 siang sampai jam 4 setiap hari - dalam biologi ini dikenal sebagai “post prandial dip”, ini merupakan phenomena metabolisme yang dialami setiap manusia. Hampir tanpa kecuali kita semua mengalaminya setiap hari. Ini bukan serangan psikik. Bila kebugaran Anda tiba-tiba merosot di waktu-waktu tertentu yang berbeda dengan siklus di atas, maka ada kemungkinan serangan psikik sedang terjadi.
  • Pusing - setelah bersama seseorang, pada keadaan atau tempat yang penuh dengan ketegangan, dan tiba-tiba Anda sakit kepala, maka mungkin energi Anda sedang terserap, dan yang cukup menarik perhatian adalah, begitu Anda menjauh dari orang atau suasana atau tempat itu, pusing Anda segera mereda.
  • Merasa terkuras. Anda hanya bersama pemangsa ini selama lima menit saja dan pergi dalam keadaan lutut yang lemah dan seakan-akan terpaksa harus pulang dengan merangkak. Padahal beberapa menit yang lalu Anda masih bisa berjalan tegak. Kalau hal ini terjadi, biasanya Anda memerlukan tidur selama beberapa jam atau semalam suntuk untuk memulihkan diri.
  • Mimpi buruk. Kalau biasanya Anda tidak pernah mengalami mimpi buruk dan tiba-tiba sekarang Anda mulai memperoleh mimpi yang menakutkan, memburu atau berusaha membunuh Anda, ini kemungkinan adalah serangan psikik. Tapi Anda harus terlebih dahulu meyakinkannya, karena mungkin saja ada alasan lain yang menyebabkan munculnya mimpi buruk itu. Dari waktu kewaktu, bawah sadar kita menginginkan perhatian kita pada material “bayangan” yang tidak kita satukan dengan diri kita sedangkan emosinya tetap dalam keadaan tertindas, maka dia akan mulai mengirimkan mimpi “bayangan”. Mimpi bayangan selalu merupakan mimpi tentang pengejaran, Anda diburu dan diserang, baik oleh suatu wujud yang sudah Anda kenal maupun tidak. Satu hal yang Anda ketahui adalah bila dalam mimpi itu Anda membiarkannya menangkap Anda, maka Anda akan mati. Biasanya, dalam mimpi seperti ini, Anda selalu menghindar, merunduk, berlari dan bersembunyi. Anda perlu bertanya pada diri Anda sendiri, apa sebenarnya yang sedang terjadi dalam hidup Anda yang tak sanggup Anda hadapi.
  • Kedinginan dibagian tubuh tertentu, atau disekujur tubuh. Kalau aura Anda terkuras, tubuh Anda akan merasa kedinginan.
  • Perasaan kejang atau kaku di daerah perut atau solar pleksus. Ketika Anda masuk ketempat tertentu dan tiba-tiba ketika seseorang mendekati Anda, dan solar pleksus Anda mendadak menutup, waspadalah. Anda sedang diperingatkan bahwa orang ini berbahaya bagi Anda. Solar pleksus kita adalah tempat rasa takut, kegelisahan, perasaan tertekan dan ketegangan. Disinilah terletak isi bayangan Anda. Ketika perasaan kejang ini menyerang Anda, teruslah mengamatinya dan bersiap siagalah. Bila tiba-tiba Anda merasa lemah atau gemetar, menghindarlah segera dari orang atau kegiatan itu.
  • Gelisah dan panik. Seringkali, kita terkuras dan terhisap dan sama sekali tidak menyadarinya sampai itu sudah lama terjadi, kemudian Anda mulai merasa gelisah atau kadang kala, kepanikan yang luar biasa karena pada tingkat bawah sadar Anda bereaksi terhadap serangan itu. Kalau Anda mempunyai gejala yang seperti ini, maka berpikirlah kembali ke beberapa jam atau 1-2 hari yang lalu dan dengan teliti ingat-ingatlah siapa yang Anda jumpai dalam kurun waktu itu, kemana saja Anda pergi dan kemudian cobalah menghentikan serangan psikik yang mungkin telah terjadi.
  • Depresi. Serangan psikik yang telah berlangsung lama dan dilakukan dalam siklus mingguan atau bulanan, pada akhirnya dapat membuat Anda menjadi murung, sedih, putus asa, tanpa gairah dan merasa hidup ini tak ada gunanya. Ini merupakan serangan yang serius dan membutuhkan pertolongan yang serius pula agar dapat terhindar kerusakan energi dan memutuskan hubungan aura Anda dengan si penyerang. Setelah itu kegembiraan Anda akan segera pulih kembali.
  • Cenderung bunuh diri. Serangan psikik dalam jangka waktu yang cukup lama benar-benar dapat menguras energi prana seseorang sehingga akhirnya yang dipikirkan atau ketahuinya hanyalah bahwa ia sedang sekarat. Tidak mengherankan kalau orang semacam ini punya kecenderungan bunuh diri atau punya pikiran akan segera mati. Bila energi prana Anda dalam jumlah besar diisap keluar terus menerus, akibatnya bisa kematian, atau paling tidak kesehatan Anda menjadi sangat buruk.
  • Gemetar. Reaksi seperti ini biasanya muncul selama atau sesudah serangan. Korban kadang dapat menyadari serangan ini, tetapi bisa juga tidak tahu mengapa tiba-tiba dia gemetar. Dari tingkat bawah sadar, di mana serangan itu dapat disadari, menyebabkan adrenalin Anda mengalir dengan sangat cepat - karena sebagian dari diri Anda ingin membebaskan diri. Dalam keadaan seperti ini, biasanya Anda tidak terhubung secara sadar dengan apa yang sebenarnya sedang terjadi di antara Anda dan penyerang Anda.
  • Menjadi pesimis. Bila biasanya Anda seorang yang optimis atau idealis dan tiba-tiba pikiran Anda menjadi pesimistis, putus asa, marah, mudah tersinggung, tidak sabar, maka Anda perlu menyadari bahwa ini bukanlah diri Anda yang sebenarnya, tapi karena Anda sedang berreaksi terhadap sesuatu yang sedang terjadi tanpa Anda sadari. Dalam serangan yang berlangsung lama, kepribadian seseorang jadi berubah, dari seorang yang periang sekarang dia menjadi orang yang pemurung, depresi, berkepribadian negatif, tapi ini hanya berlangsung selama beberapa minggu atau bulan saja tanpa dia ketahui apa yang terjadi. Dia baru menyadarinya setelah pasangan atau anggota keluarga lainnya memberitahukan keadaannya.
  • Tidak percaya diri. Kalau Anda biasanya selalu percaya diri, tetapi dalam waktu beberapa minggu atau bulan kepercayaan diri Anda terkikis habis sehingga Anda merasa seperti seekor kelinci kecil yang ketakutan, mudah diserang di tengah dunia yang luas dan kejam ini, maka akhirnya seseorang benar-benar akan mencincang Anda.
  • Bermental pecundang. Kalau seseorang sebelumnya tidak pernah mengalami keadaan seperti itu tetapi dalam jangka waktu beberapa minggu atau bulan, dia mulai merasa putus asa dan tanpa harapan dan tidak mampu menolong dirinya sendiri, seringkali, orang seperti ini harus dilecut. Yang dapat menyelamatkannya adalah dirinya sendiri, setelah dia dapat menjadi cukup marah dan melawan. Kemarahan, disini digunakan dengan cara yang positif, untuk memutuskan hubungan antara dirinya dengan penyerangnya.
  • Problim kesehatan. Seseorang menjadikan organ tertentu sebagai sasaran, dan mengirimkan energi ke organ itu, seperti palu godam, mencecar organ itu termasuk cakranya terus-meneus. Biasanya, bila seseorang atau suatu kelompok bermaksud membunuh Anda, mereka akan menjadikan jantung Anda sebagai sasaran dengan tujuan menciptakan serangan jantung, kalau ini gagal, dan Anda memperoleh perlindungan, ini tetap dapat mengakibatkan penumpukan di paru-paru, menyebabkan bronkitis atau pneumonia. Sasaran yang dituju bisa saja organ tubuh lainnya. Kalau ini berjalan dengan baik, maka tiba-tiba saja Anda mendapat serangan rasa sakit, yang terus menerus hilang dan timbul. Dalam kasus seperti ini, sebaiknya Anda segera pergi ke dokter, kalau kemudian dokter tidak dapat menyembuhkannya, barulah Anda berpikir bahwa Anda telah terkena serangan psikik.
Hal yang perlu dipertimbangkan

Di depan tadi adalah pengalaman pribadi saya, dan mungkin juga pengalaman penujum yang lain. Kalau seseorang datang kepada kami dan memberitahukan bahwa mereka telah terkena serangan psikik selama bertahun-tahun atau bahkan selama puluhan tahun, maka biasanya kami benar-benar sedang berurusan dengan seorang yang punya potensi sakit jiwa atau seseorang yang benar-benar gila. Mereka memang benar : mereka sedang terkena serangan psikik. Biasanya oleh “sampah astral”, apa yang mereka lihat atau dengar memang nyata. Bila orang ini tidak memperoleh psikoterapi, bisa jadi mereka tidak akan dapat menuntaskan masalah ini selama hidupnya.

Orang-orang seperti ini, sudah mengeluarkan banyak biaya dan waktu untuk sejumlah penyembuh, dukun dan penujum untuk mencoba memperoleh bantuan, tetapi pada akhirnya, semua gagal. Tak seorangpun dapat menolong mereka.

Untuk mengatasi hal seperti itu, dibutuhkan kerja nyata yang sangat berat, dan ini masih harus digabungkan dengan penyembuhan energi, walau kadang itu saja ternyata belum cukup juga. Berdasarkan pengalaman saya, seseorang memang harus menjalani kehidupan semacam ini guna mempelajari sesuatu yang tak dapat dirubah atau ditukar dengan sesuatu yang lain.

Menghadapi rasa takut

Menghadapi rasa takut merupakan langkah pertama dalam membebaskan diri kita dari serangan psikik yang mungkin terjadi.

Kita semua punya rasa takut, pertanyaannya adalah : Apakah rasa takut itu melumat Anda dan kehidupan Anda atau tidak? Jika Ya, maka Anda bisa terkena serangan psikik. Anda sebaiknya membuat daftar dari apa yang Anda takuti, tidak usah malu, amati apa yang membuat Anda takut, dan bertanyalah pada diri sendiri kenapa Anda takut padanya? Seringkali rasa takut kita dilandasi oleh pengalaman masa kecil, atau pengalaman tertentu yang lain, atau mungkin juga karena dahulu orang tua kita terlalu protektif dan selalu mengkawatirkan keadaan kita.

Rasa takut membuat kita dengan mudah dapat dihisap oleh seseorang yang begitu senang menguras prana kita sampai habis, kita berhak untuk mempertahankan hidup, untuk itu tak ada seorangpun yang dapat kita persalahkan selain diri kita sendiri. Bagaimanapun, rasa takut kitalah yang membuat kita tak terlindung dan menjadi mudah diserang.

Rasa takut dapat diatasi dengan berbagai cara. Dibawah ini ada sedikit daftar “sarana” yang dapat Anda ambil dan Anda gunakan, untuk memperbaiki kehidupan Anda. Ini adalah kemampuan yang berhubungan dengan keadaan yang sudah kronis.
  • Psikoterapi. Diperlukan penyembuhan dengan psikoterapi karena kebanyakan rasa takut kita disebabkan oleh pengalaman di masa kanak-kanak.
  • Penyembuhan Homeopati dan latihan kebugaran. Saya pernah melihat orang yang kejang karena takut akan sesuatu yang tidak masuk akal, dapat benar-benar sembuh setelah memperoleh penyembuhan yang tepat. Ramuan homeopati dapat menghilangkan dan mematahkan serangan psikik yang dilakukan oleh seseorang maupun kelompok.
  • Pemulihan jiwa dan penambalan. Kalau Anda kehilangan sebagian dari diri Anda, maka sebagai akibatnya akan ada “lubang” dalam aura Anda. Lubang ini akan terisi oleh sampah astral yang tidak melakukan apapun selain membuat hidup kita menjadi seperti neraka, mengisi mimpi kita dengan teror, atau membuat kita jadi gelisah atau panik. Seorang fasilitator dapat mengembalikan bagian diri Anda yang hilang dan menyatukannya kembali dengan diri Anda. Bila lubang-lubang ini sudah tertutup kembali, Anda tidak lagi terbuka atau mudah diserang.
----------

Meracuni Tubuh

Oleh : Bernard Prasodjo

Dalam kehidupan modern seperti saat ini, tanpa kita sadari setiap hari kita telah mengkonsumsi makanan yang mengandung racun, itu karena kita begitu saja mengadopsi cara makan dari negeri lain, ada sindiran yang mengatakan demikian: Tigapuluh tahun yang lalu, ketika masyarakat kita masih banyak mengkonsumsi sayuran, orang barat mencemooh kita, bagaimana bisa maju kalau makanannya hanya sayuran yang tidak bergizi seperti itu? Kemudian limabelas tahun yang lalu, ketika kita mulai mengkonsumsi daging dengan meniru pola makan masyarakat barat, fried chicken, hamburger, steak dan lain-lain, masyarakat barat yang sudah menyadari kekeliruannya dan mulai kembali mengkonsumsi makanan yang alami sekali lagi mentertawakan kita, bagaimana bisa maju kalau makanan yang di konsumsi makanan yang tidak sehat dan berkolesterol tinggi seperti itu?

Walaupun terasa cukup pahit, sindiran diatas memang ada benarnya, kita dapat melihatnya di rumah sakit-rumah sakit, di tempat praktek dokter, di berbagai klinik penyembuhan alternatif, dan di tempat penyembuhan tradisional, begitu banyak orang yang mengidap kencing manis, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, asam urat, gagal ginjal, maag, kanker dan penyakit jantung? Bagaimana mungkin penyakit seperti itu bisa menyerang begitu banyak anak kecil? Kenapa tigapuluh tahun yang lalu hanya sedikit sekali orang yang menderita penyakit ini? Kalau sudah menderita penyakit semacam ini, bagaimana kita bisa tetap produktif?

Terlalu banyak pertanyaan yang mengganggu benak kita, apa yang menjadi penyebab ini semua? Dengan segera tudingan tertuju ke arah pola makan kita yang keliru. Singkat kata, kita terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung zat kimia yang dapat meracuni tubuh, dan kalau racun itu dalam jangka waktu yang cukup panjang tertumpuk dalam tubuh kita, maka mulai timbullah penyakit di atas.

Untuk menghindari atau memperkecil sampai ketingkat yang paling rendah penderitaan karena serangan penyakit seperti di atas, terutama pada anak-anak kita, sebaiknya kita mulai memperhatikan dengan seksama pola makan kita. Bagaimana caranya? Hindarilah makanan yang mengandung bahan pengawet, zat pewarna, penyedap rasa, zat pemanis buatan dan sejenisnya, seperti misalnya mie instan dan makanan dalam kemasan modern lainnya, seperti kata seorang penyembuh tradisional yang sangat bersahaja: “Pokoknya jangan makan makanan pabrik dan jajanan warung!” Karena memang makanan sejenis ini ditengarai dapat mengganggu kesehatan kita, awasilah anak-anak dengan ketat, jangan biarkan mereka memakan jajanan sembarangan, kecuali tidak terjamin kebersihannya, kemungkinan didalammya juga terkandung bahan kimia yang secara perlahan tetapi pasti akan meracuni tubuhnya. Lebih baik kita menyediakan makanan buatan sendiri bagi mereka, selain terjamin kebersihannya, juga terbebas dari bahan-bahan kimia berbahaya.
Seyogyanya pemerintah dengan penuh rasa tanggung jawab segera menanggulangi hal-hal semacam ini dengan lebih serius, karena rupanya masih ada produsen makanan yang tidak begitu peduli dengan hal ini, mereka tetap menggunakan zat berbahaya dalam produknya, yang penting bagi mereka adalah meraup keuntungan, tanpa menghiraukan gangguan kesehatan yang diakibatkannya dan tanpa mempedulikan penderitaan yang bisa mengancam generasi muda kita.
----------

Thursday, December 11, 2008

Shangri-La dan Yeti

Oleh : Swami Rama

Orang barat banyak mendengar kisah tentang Yeti, manusia salju dan Shangri-La. Walaupun kisah-kisah itu hanya berdasarkan fantasi dan pendapat yang salah, keingintahuan yang meluas di barat menarik minat mereka untuk mencoba menguak rahasia Himalaya itu. Mereka dibantu oleh para sherpa sebagai pemandu, mereka secara tradisionil telah dilatih untuk mendaki gunung dan membiayai hidupnya dengan memandu para pengelana ini keberbagai gunung di Himalaya. Para Sherpa ini sangat memahami seluk beluk puncak gunung yang tersohor itu dan sangat membantu ketika memandu para pendaki dan mereka yang melakukan ekspedisi, tetapi sayangnya mereka sama sekali tidak tahu tentang tradisi spiritual dari berbagai bagian pegunungan Himalaya.

shangrila

SHANGRI-LA

Banyak orang asing telah mengunjungi pegunungan ini untuk mencari Shangri-la. Shangri-La diyakini sebagai surga dunia, sebuah tempat tersembunyi di mana penghuninya penuh dengan kemakmuran, ketenteraman dan kebahagiaan dan karenanya tidak bisa menjadi tua. Tetapi sebenarnya, pada kenyataannya tidak ada tempat yang disebut dengan Shangri-la di Himalaya. Mitos mengenai Shangri-la berdasarkan pada adanya dua buah pertapaan/biara kuno yang tersembunyi dalam gua di Himalaya.

Dalam naskah tradisional kuno, tempat ini pernah disebutkan dan sejak lama secara turun temurun digunakan sebagai tempat bermeditasi dan latihan spiritual. Yang satu terletak di gunung Kinchachanga di ketinggian 4700 meter dan satu lagi, di mana saya tinggal, ada dipedalaman Himalaya di perbatasan antara Tibet dan Farhwal. Pertapaan dalam gua ini dapat menampung banyak praktisi dengan nyaman. Tempat ini terletak di ketinggian 4000 meter di atas permukaan laut. Sangat sedikit orang yang telah mengunjungi tempat ini. Pertapan ini sampai sekarang masih ada, disana banyak disimpan naskah-naskah Sansekerta, Tibet dan Sandhya Basha.

Orang-orang asing mengunjungi Himalaya, terutama ke Darjeeling dengan bantuan para sherpa, mereka mendaki pegunungan. Dalam ekspedisinya mereka membicarakan dan berpikir tentang Shangri-la, manusia salju dan Yeti. Mereka membawa kamera, tenda, alat pernapasan dan makanan kaleng. Dengan demikian mereka mengotori berbagai tempat di Himalaya dengan sampahnya. Tetapi ada bagian lain di Himalaya yang tidak mereka ketahui, mereka yang belum siap dan yang masih mementingkan kehidupan duniawi sebaiknya tidak usah berniat mengunjunginya.

Suatu ketika saya pernah berjumpa dengan satu orang barat yang kaya bersama teamnya dari India, mereka sedang mencari manusia salju. Saya tidak berhasil meyakinkan mereka bahwa apa yang disebut dengan Yeti atau manusia salju sebenarnya tidak ada, mereka menghabiskan waktu selama empat bulan dan 33000 dolar dalam upaya mereka mencarinya. Akhirnya dengan kecewa mereka kembali ke Delhi. Orang kaya dari Amerika ini ingin membuat film mengenai Yeti atau manusia salju dan dia mempublikasikan sebuah foto seorang Shadu Nepal (pertapa pengelana, kebanyakan dari mereka tidak mengenakan pakaian, hanya bercawat saja dan rambut serta janggutnya terurai panjang), dan mengatakan bahwa itu adalah foto manusia salju. Saya juga berjumpa dengan seorang wanita barat bersama dua orang sherpa yang memandunya menuju Sikkim. Dia menderita pembekuan yang parah. Dia mengatakan bahwa tujuan hidupnya adalah mencari manusia salju. Dia tinggal di Darjeeling dan sudah tiga kali mencoba mencari manusia salju, tetapi tidak berhasil menemukannya.

Walaupun sejak kecil sudah berkelana di pegunungan Himalaya, saya tidak pernah bertemu dengan manusia salju, tetapi saya sering mendengar kisah tentang mereka. Para nenek di dusun Himalaya sering menceritakan kisah seperti itu kepada cucu-cucunya. Cerita tentang manusia salju sama purbanya dengan kemampuan daya pikir manusia berfantasi.

Di tempat di mana salju demikian tebal, pandangan mata seseorang menjadi kabur dan beruang putih yang memang jarang terlihat di pegunungan, dari jauh bisa disangka manusia salju. Beruang-beruang ini tinggal di ketinggian pegunungan dan sering mencuri perbekalan rombongan ekspedisi. Mereka meninggalkan jejak panjang yang mirip dengan jejak kaki manusia.

Kata Yeti disalah artikan sebagai manusia salju. Yeti adalah kata dalam bahasa sansekerta yang punya arti orang yang meninggalkan keduniawian, hidup sangat sederhana, dan juga merupakan sebutan bagi sekelompok shadu anggota golongan shankaracharya. Sungguh ganjil menggunakan kata itu untuk menyebut manusia salju; Yeti adalah manusia biasa, bukan manusia salju.

Pikiran manusia masih berada dalam pengaruh khayalan sampai ketidak tahuan nanti benar-benar lenyap. Bila tidak ada kejernihan pikiran, data yang dikumpulkan bersama di dunia fana tidak dirasakan dengan sikap yang terkoordinasi, dan pikiran yang kabur memahaminya secara keliru. Ini merupakan modifikasi pikiran seperti angan-angan, fantasi, perlambang dan gagasan. Maya merupakan khayalan kosmik dan Abidya adalah kebodohan perseorangan yang berasal dari kurangnya pengetahuan tentang suatu benda serta kodratnya, itu juga merupakan sebuah ilusi. Kisah tentang si kaki besar (Big Foot) berdasarkan pada keyakinan akan sebuah fantasi dan penggambaran yang tidak terkoordinasi. Bila seekor beruang berlari cepat di salju, memanjat atau berlari menuruni pegunungan, ukuran jejak kakinya nampak sangat besar. Suatu ketika saya memelihara seekor anak beruang, saya sendiri tercengang melihat betapa besar jejak kaki yang dibuatnya. Biasanya sebesar tapak kaki manusia.

Ya ampun! Dunia, di bawah pengaruh ilusi, masih saja mencari bayangan dan si kaki besar. Saya menyebut itu dengan ‘maya Himalaya’. Saya dilahirkan dan tinggal di pegunungan ini dan tak ada yang dapat saya katakan kepada mereka yang sangat tertarik untuk mempercayai mitos seperti itu. Mereka masih saja mencari sesuatu yang tidak pernah ada. Jejak yang dilihat bukanlah jejak kaki manusia salju atau Yeti, tetapi khayalan.

----------

Wednesday, December 10, 2008

Kebangkitan dan Pencerahan

KEBANGKITAN DAN PENCERAHAN

Dikutip dari buku karya Pir Inayat Khan; membangkitkan Kesadaran Spiritual, terbitan Pustaka Hidayah, bab I, halaman 15 sampai 24

“Kesempurnaan seluruh penciptaan ini ada pada diri manusia. Dan tujuan ini hanya dapat dipenuhi jika manusia telah menyadarkan bagian dari dirinya yang mewakili Tuhannya, yaitu Tuhan itu sendiri.”
– Hazrat Inayat Khan
Bayangkan sejenak bahwa Anda seorang pendatang dari tempat yang sangat jauh di Alam Semesta, yang baru saja mendarat di bumi. Jika Anda membangkitkan kembali kenangan akan dunia yang Anda tinggalkan, Anda akan memiliki pengetahuan langka yang tidak dimiliki oleh kebanyakan penduduk planet kecil ini: perspektif yang luas dan pandangan menyeluruh mengenai misteri eksistensi. Sesungguhnya, Anda adalah bagian dari Alam Semesta – bukan hanya dunia fisik, melainkan seluruh tingkatan dan lingkup realitas. Mungkin Anda memutuskan untuk datang ke bumi karena Anda ingin merasakan lingkungannya yang unik. Atau, mungkin motivasi Anda adalah membuat tanda, atau meningkatkan keadaan umat manusia. Namun, untuk dapat menyelesaikan tugas ini, Anda perlu memiliki tubuh yang tercipta dari tubuh kedua orangtua Anda dan para leluhur Anda; Anda memilih mereka untuk tujuan inkarnasi. Sejalan dengan berlalunya waktu, Anda semakin pandai menyesuaikan diri dengan lingkungan fisik dan sosial Anda – Anda bekerja keras, jatuh cinta, menjalin persahabatan, membangun keluarga dan berkelana ke seluruh dunia. Lambat laun, kenangan akan rumah Anda yang sejati mulai menghilang dari kesadaran Anda, hingga akhirnya lenyap sama sekali.

Untuk sesaat, kehidupan Anda di bumi berjalan lancar; Anda merasa bahagia. Lalu Anda menghadapi krisis besar, goncangan pribadi, dan kehidupan tampaknya tidak lagi begitu pasti. Anda mulai merasa gelisah dan cemas. Keadaan hidup Anda membuat Anda frustasi, dan Anda merindukan kebebasan. Tergerak oleh nostalgia akan sesuatu yang bahkan tidak Anda ketahui apa namanya, Anda mulai memandangi bintang-bintang. Anda juga mulai merasakan kedekatan dengan pepohonan, kupu-kupu, matahari, hewan dan burung. Di bawah bentangan langit yang luas dan di tengah kelembutan alam, Anda menemukan kembali sesuatu dari diri Anda yang telah terlupakan. Dengan diliputi perasaan takjub dan kekaguman, Anda mulai menjalin dialog di dalam diri sendiri mengenai hakikat realitas dan mempertanyakan sumber dari seluruh keindahan, penderitaan dan misteri penciptaan. Sesuatu yang sulit dipercaya tampaknya ada di balik permukaan dari segala hal – namun jawabannya tidak bisa Anda peroleh, luput dari jangkauan realisasi Anda.

Lalu secara tiba-tiba, setelah bertahun-tahun mencari, semua kenangan mengenai eksistensi Anda sebelumnya kembali mendatangi Anda dalam sekilas kebangkitan. Seperti menemukan kembali benda bersejarah yang sangat berharga di balik lapisan debu tebal, Anda menemukan kembali diri Anda yang sejati, jati diri Anda yang sesungguhnya, yang telah terkubur dan terlupakan di kedalaman alam bawah sadar anda. Sekali lagi, Anda dapat melihat melalui perspektif yang terbentang luas dari diri kosmik ini, dan bukannya melalui sudut sempit jati diri Anda di bumi. Seakan-akan selubung dibukakan di depan mata anda; Anda memiliki kecerdasan bagaikan sinar-X yang dapat menembus kebenaran yang tersembunyi oleh tabir penciptaan – penyingkapan dari kemuliaan Alam Semesta – Wujud yang Satu yang kita sebut Tuhan. Mukjizat itu adalah ketika Anda terjaga, maka, demikian pula Alam Semesta. Dari tarian atom dan koreografi bimasakti hingga merekahnya sekuntum bunga dan perjuangan untuk meraih penghargaan diri dari orang-orang yang telah dihancurkan oleh kehidupan, seluruh kosmos menggemakan dengan jelas seruan itu, “Bangkitlah!” Dan meskipun Anda mendapati bahwa Anda tetap memiliki tubuh, kepribadian, hubungan dan tanggung jawab yang sama seperti sebelumnya, pengalaman Anda menghadapi situasi ini telah berubah secara dramatis; kesadaran Anda telah menjadi lensa yang melaluinya Tuhan memandang dunia fisik; Anda telah menjadi “mata yang melaluinya Tuhan melihat.” Penglihatan Anda adalah penglihatan Ilahi.

Dalam kisah perumpamaan ini terkandung esensi tasawuf – kisah tentang turunnya setiap jiwa ke dalam eksistensi, pengalamannya dalam penderitaan yang diakibatkan oleh perpisahan dari keberadaannya yang sejati, dan perjalanan kembali serta kesadarannya kembali pada hakikat Ilahiahnya. Sebab sejak jiwa mendapatkan bentuk fisiknya, kenangan akan lingkungan samawi tempat dia berasal menjadi kabur; kita hanya mengingat hal-hal yang terjadi pada diri kita sejak kita dilahirkan. Tetapi pengetahuan yang hilang mengenai Alam Semesta tetap tersimpan di alam bawah sadar kita. Seperti pakar arkeologi yang mengorek-ngorek melalui berlapis-lapis batuan, kita dapat menemukan kembali pengetahuan itu dengan memperdalam dan memperluas kesadaran kita melalui meditasi, salat dan pemujaan. Kita dapat merasakan bagiamana keadaan kita sebelum lahir ketika kita melihat cahaya di mata seorang bayi dan berpikir, seperti sering saya alami: “Aku pernah melihat ini sebelumnya. Aku ingat itu.”

Sesungguhnya, rahasia tasawuf adalah beralih dari sudut pandang pribadi kita yang sempit ke sudut pandang Ilahi. Secara sederhana, keberadaan kita terdiri dari dua kutub kesadaran: diri individual yang pribadi sifatnya, dan diri Ilahi yang lebih mulia. Di dalam kutub dimensi kesadaran pribadi itulah kita mengalami kendala dan batasan. Sementara kita mengira bahwa keadaan kita merupakan penyebab frustasi ini, penyebab yang sesungguhnya adalah karena kita tidak sadar akan diri kita yang lebih mulia. Jadi, tujuan meditasi adalah menghubungkan kembali diri pribadi kita dengan dimensi trans-personal dari keberadaan kita ini.

Cara lain untuk membayangkan proses ini adalah memikirkan tentang kesadaran seakan-akan itu sebuah pendulum. Di satu ujungnya adalah dimensi keberadaan kita yang fana dan akan lenyap, atau terus-menerus berubah dan berganti melalui proses evolusi. Di ujung yang lain pendulum ini adalah bagian kesadaran yang tetap hidup dan tidak berubah. Jadi seluruh keberadaan kita dapat dikatakan sebagai kesinambungan dalam perubahan – seperti halnya air yang mengalir di bawah jembatan tidak pernah sama, namun tetap saja itu sungai yang sama. Masing-masing dari kedua kutub ini menciptakan cara kesadaran yang khas.

Para sufi membedakan antara pengetahuan perolehan dan pengetahuan wahyu. Pengetahuan perolehan adalah informasi yang kita kumpulkan sepanjang pengalaman hidup kita sehari-hari. Tetapi ketika kita mulai memandang hidup melalui sudut pandang yang sama sekali bertentangan – melihat melalui mata Tuhan – maka kita dapat memperoleh pengetahuan bawaan, intuitif, dan wahyu yang selalu ada, tidak peduli bagaimana pun keadaan manusia itu. Meditasi adalah ilmu untuk bergerak maju dan mundur di antara kedua perspektif ini – perspektif manusia dan perspektif Ilahi – dengan menurunkan tingkatan yang satu untuk meninggikan tingkatan yang lain. Pada akhirnya, kita belajar untuk memperkirakan makna dari perpaduan antara tingkatan-tingkatan yang berbeda ini. Keadaan inilah yang saya namakan kebangkitan jiwa bukan hanya kembali pada keadaan sejatinya, melainkan bagaimana jiwa berkembang melalui perjalanannya di atas bumi ini: maka apa yang dapat dirangkumnya dari pengalaman-pengalamannya; sifat-sifat dasar apa yang telah terungkap dari berbagai kesulitan besar yang berhasil dihadapinya; dan cara unik di mana penyingkapan jiwa memberikan sumbangan pada evolusi Alam Semesta itu sendiri.

Mungkin ada yang bertanya-tanya apa relevansi dari kebenaran-kebenaran metafisika semacam itu dengan dunia modern – terutama dunia yang tampaknya bergerak menjauhi nilai-nilai yang diyakini para ahli tasawuf di masa lalu dan mendekati masa depan yang semakin impersonal, kompleks, dan sarat teknologi. Tetapi tampaknya waktu di mana kita berada sekarang ini semakin menekankan secara dramatis perlunya membedakan antara apa yang memiliki nilai kekal dan apa yang hanya bernilai sementara; apa yang dapat membawa jiwa semakin jauh dari Tuhan, dan apa yang dapat membawanya semakin dekat. Seluruh Kosmos bergerak bagaikan pendulum; masa lalu dan masa depan, yang sementara dan yang kekal, manusia dan Tuhan. Di luar dialog maju-mundur yang terus-menerus antara kedua kutub inilah masa depan tercipta. Saya percaya bahwa masa depan bukan hanya sesuatu yang menanti kita; ia adalah sesuatu yang tercipta melalui penyortiran masa lalu untuk dimasukkan ke masa depan. Masa depan adalah kemajuan yang terus berlangsung yang terjadi pada setiap era dan yang terjadi melalui peran serta inovatif, imajinatif, dan dilakukan dengan sadar oleh setiap individu. Inilah yang saya namakan evolusi spiritual.

Seperti yang dibuktikan sejarah, proses ini dapat menimbulkan perlawanan dan kesulitan sangat besar. Bahwa masa depan adalah sesuatu yang kita ciptakan, bukan kita terima begitu saja secara pasif, membuat banyak orang merasa gentar. Meninggalkan nilai-nilai masa lalu yang nyaman namun sudah usang dirasakan seperti terjun bebas ke jurang pergolakan yang menyeramkan. Tetapi kembali pada kenyamanan masa lalu, dan bukannya bergerak maju menuju masa depan, berarti kehilangan kesempatan untuk menyaksikan pembukaan kosmik yang langka yang terjadi dalam sekejap waktu di antara masa lalu dan masa depan, di mana kita mustahil memulai suatu babak baru dalam kisah evolusi umat manusia. “Tarikan masa depan,” tulis Leonhard Euler, “lebih kuat daripada dorongan masa lalu.” Tetapi apa tepatnya “masa depan” itu? Menurut pandangan dunia Sufi, masa depan berarti hal yang berbeda untuk orang yang berbeda. Bagi sebagian orang, masa depan sudah ditetapkan – suatu nasib yang telah dipahat di atas batu yang harus mereka terima secara pasif dengan kepatuhan buta. Yang lain menganggap masa depan sebagai sesuatu yang dapat dibentuk sesuai dengan kehendak masing-masing individu. Menurut pendapat saya, masa depan adalah hasil dari keduanya – dan sesuatu yang jauh lebih dari itu.

Para Sufi telah mengembangkan metafisika mengenai waktu dan nasib yang sangat berbeda dari persepsi waktu yang biasa dan linear. Misalnya, mereka membedakan antara saat ketika masa lalu bertumpang tindih dengan masa depan yang kemudian membentuknya, dan saat terjadinya peristiwa secara simultan ketika anak panah yang bergerak ke depan terpotong oleh dimensi transenden – seperti masuknya energi baru yang tak tercipta ke dalam keadaan yang telah pasti dan stagnan. Menggunakan kiasan ahli fisika David Bohm mengenai laut dan gelombang, “dinamika waktu” ini dapat dijelaskan begini: bahwa gelombang di laut naik, lalu jatuh kembali ke kedalaman samudera; namun setiap gelombang baru merupakan ungkapan yang baru pula dari laut, meskipun masih disisipi dengan unsur-unsur dari gelombang sebelumnya.

Di sini kita melihat berpadunya dua kekuatan: kausalitas dan terus bermunculannya citra-citra dan bentuk-bentuk baru yang kreatif di Alam Semesta – seperti lahirnya sebuah bintang. Itu belum diterapkan. Misalnya, apa tepatnya yang kita maksud dengan konsep mengenai “saat” atau “sekarang”? Jika Anda sedang mendengarkan musik, nada yang baru saja Anda dengarkan terus bergema di telinga Anda, meskipun Anda sudah mulai masuk ke nada sesudahnya. Dalam “saat” ini tidak ada batasan antara masa lalu atau masa depan. Jadi para Sufi tidak memandang individu sebagai korban nasib yang telah ditetapkan dan tidak dapat diubah, atau sebagai penentu nasib diri mereka sendiri. Sebaliknya, mereka mempertimbangkan adanya akal yang lebih tinggi yang, melalui suatu proses evolusi, jatuh-bangun, dan inovatif, tertanam di dalam diri manusia untuk secara kreatif membentuk dan membentuk-kembali kehidupan dalam serangkaian citra, pola, dan paradigma yang tak habis-habisnya.

Kekuatan transenden inilah yang oleh sebagian orang dinamakan Tuhan dan yang saya namakan juga “Alam Semesta,” yang mungkin merupakan kata yang akan digunakan pada milenium ini. Seperti tarikan kosmik yang mengerahkan kekuatannya sendiri atas manusia, Alam Semesta secara terus-menerus menantang kita untuk membebaskan diri dari pengkondisian masa lalu untuk berubah dan berkembang. Sebagaimana perubahan dan penyesuaian terus-menerus yang terjadi di tengah alam, yang telah berlangsung selama ribuan tahun – yang menghasilkan hutan hujan bagaikan hamparan zamrud, hewan-hewan eksotik, dan makhluk cerdas yang kompleks yag dinamakan manusia – kekuatan evolusi ini berfungsi layaknya magnet spiritual untuk menarik manusia keluar dari batasan-batasannya menuju dimensi-dimensi kesadaran dan tingkatan-tingkatan persepsi yang lebih jauh. Bahkan, tenaga penggerak untuk membentangkan celah dari masa lalu ke masa depan merupakan bagian dari proses yang telah berlangsung selama miliaran tahun dan masih tetap berlangsung hingga sekarang, yang dengan itu Alam Semesta terus membentuk debu-bintang menjadi manusia. Perencanaan alam Semesta dipengaruhi oleh peran serta manusia yang bebas dan kreatif; jadi tujuan manusia adalah menyadari pengaruh besar mereka pada penyingkapan penciptaan. Jika perubahan kuantum dalam kesadaran semacam itu benar-benar terjadi, itu akan mewakili kemenangan heroik atas determinisme – bukan atas alam, melainkan atas batasan-batasan pikiran kita sendiri yang mencegah kita untuk bekerja secara selaras dengan Alam Semesta. Evolusi kesadaran merupakan perbatasan akhir manusia, kebebasan tertinggi yang dicari manusia sejak awal masa. Jadi, tantangan itu tampaknya merupakan tantangan untuk mengatasi rasa takut akan wilayah tak dikenal yang ada di depan, dan menemukan keberanian serta optimisme untuk memerangi dimensi spiritual yang tersembunyi dalam hakikat kita. Sebab sifat intuitif dan menyerupai radar dan indera transenden inilah yang akan membantu membimbing kita melalui kegelapan wilayah yang tidak kita kenal – memerangi pikiran kita dan menyadarkan hati kita akan kegemilangan dari suatu kesadaran baru.

“Mereka yang berperan serta dalam evolusi Alam Semesta”: itulah frase yang bergema dengan penuh kemungkinan dan potensi. Sebab ini berarti menyadari bahwa masa depan bukan hanya menanti kejadian; sebaliknya, masa depan berarti mengambil bentuk di sini dan pada saat ini dalam sikap yang kita pegang, pilihan yang kita ambil, dan nilai yang kita hormati. Itu berarti menyadari sepenuhnya fakta bahwa manusialah yang menentukan kesempatan luar biasa dan sangat berharga untuk membentuk masa depan planet ini. Salah satu caranya adalah melalui kreativitas yang kita miliki berkat wahyu Ilahi – membayangkan dan meramalkan sebuah dunia yang berbeda dari dunia yang telah hilang sebelumnya. Ini bukan berarti meninggalkan semua yang telah dicapai manusia sampai saat ini. Sebaliknya, itu berarti dengan cermat menyaring masa lalu – melestarikan warisan dari peradaban-peradaban agung di zaman dahulu, dan sekaligus meningkatkan struktur sosial kita untuk menghindari jejak penderitaan akibat kejahatan yang menimpa korban-korban penindasan.

Ketegangan yang berlangsung antara kekuatan masa lalu dan tarikan masa depan dapat kita lihat dengan lebih jelas di zaman kita sekarang daripada zaman-zaman sebelumnya. Bukti adanya impuls positif yang bergerak ke depan menuju kebaikan, misalnya, tampak di mana-mana. Di bidang teknologi, perkembangan komunikasi dapat membantu membawa penduduk planet ini menjalin persatuan yang saling bergantung. Di bidang sosial, model-model pemecahan konflik yang baru terus diupayakan untuk membantu mencegah kekerasan, menekankan pentingnya kesadaran dalam mengatasi pertikaian pribadi akibat dorongan emosi. Di bidang psikologi, para terapis semakin banyak mempertimbangkan keadaan spiritual pasien mereka – kebutuhan akan sesuatu yang suci sebagai landasan penghargaan-diri, serta pengakuan akan adanya “anak tak berdosa” di dalam inti jiwa yang tidak tercemar oleh lingkungan sekelilingnya. Dan dibidang politik, sikap memaafkan dan rekonsiliasi telah memperkenalkan nada baru ke dalam kesukaan manusia untuk berbantah dalam perdebatan yang bertele-tele, mengoleskan salep penyembuh pada luka yang telah berabad-abad menganga, dan menawarkan harapan akan perdamaian.

Namun, kemajuan-kemajuan ini terus dibayangi oleh penyimpangan dalam nilai-nilai moral, serta kapasitas kearifan yang sangat kerdil. Kekurangan ini tercermin dalam wujud penyakit-penyakit sosial yang semakin bertambah; ledakan jumlah penduduk yang belum pernah terjadi sebelumnya di tengah menipisnya sumber-sumber alam yang berharga di bumi, hantu menakutkan berupa lenyapnya lahan dan spesies tanaman serta hewan, pertikaian agama dan etnis yang terus berlanjut, dan meluasnya kemiskinan serta kekerasan. Jadi, meskipun merupakan bagian dari perjuangan manusia untuk mengenyahkan kegelapan akibat penderitaan manusia melalui paradigma visioner dan pemecahan masalah, ia terus ditarik ke belakang ke masa lalu oleh kekuatan yang menentang etika spiritual global. Tampaknya, tugas yang menanti adalah menemukan cara untuk mengubah persepsi-persepsi yang terkungkung dalam kesempitan pikiran dan kepicikan menjadi pandangan yang lebih luas dan inklusif, yang harus dicetuskan di zaman kita sekarang ini.
Buku membangkitkan Kesadaran Spiritual; Sebuah Pengalaman Sufistik setebal 215 ini sangat menarik untuk dibaca, banyak hal menarik bisa kita pelajari di situ.

----------