Monday, May 25, 2009

Cinta mengharmoniskan

Prana menyatukan, cinta mengharmoniskan

Oleh : Bernard Prasodjo

"Ohana means family, family means no one left behind.... or forgotten"

Ohana artinya keluarga, keluarga berarti tidak ada yang ditinggalkan..., atau diabaikan. Kalimat ini beberapa kali diucapkan dalam film kartun berjudul Lilo and Stitch produksi Walt Disney. Memang film-film produksi mereka selalu sarat dengan pendidikan dan nilai-nilai moral. Sampai-sampai Stitch, makhluk ruang angkasa yang liar, berangasan, urakan dan jahil itu luluh dalam haru. Welas asih tumbuh di hatinya sehingga dia tidak mau meninggalkan keluarga yang baru didapatnya.


Prana menyatukan


Setelah bertahun-tahun bekerja bersama-sama karena mempunyai misi yang sama, menyebar luaskan ajaran Penyembuhan Prana dan mencoba meringankan penderitaan sesama, tanpa terasa hubungan mereka yang aktif terlibat dalam kegiatan ini menjadi demikian dekat, saling bersahabat dan bahkan melebihi saudara sendiri, saling memperhatikan, saling mencurahkan isi hati, saling tolong-menolong, saling membela. Itu sudah merupakan hal yang biasa, sehingga semua akan menjadi trenyuh, galau dan kadang tidak bisa menerima kalau ada yang dengan berbagai alasan mengacaukan kebersamaan itu.

Sama seperti falsafah hidup orang Hawaii, mereka menyebut kebersatuan ini sebagai ohana. Istilah ohana penuh dengan perlambang, kenangan manis dan emosi yang kuat. Secara umum ohana memang berarti keluarga, kerabat, orang yang hidup di tempat yang sama, orang yang mempunyai misi yang sama, sehingga secara alami timbul hubungan yang erat, saling membantu, saling mendukung, yang tua membimbing yang muda, yang kuat melindungi yang lemah dan seterusnya, atau singkatnya menjadi perangkat untuk menumbuhkan manusia baru yang bermartabat. Indah sekali bukan?

Prana, dalam istilah Hawaii disebut dengan 'mana,' energi vital, yang mengalir dalam diri setiap orang, di setiap makhluk dan di alam, 'mana' menghubungkan dan menyatukan manusia yang satu dengan yang lain, dan menyatukan alam sekitar dengan penghuninya, oleh sebab itu di Hawaii kehidupan begitu tenteram dan damai,orang sangat menghargai alam.
Sekarang, hirup napas dalam-dalam, hirup 'mana' atau energi vital, rasakan adanya zat yang menyatukan ini, rasakan dia mengalir ke jantung, ke mahkota, kedekatan Anda dengan sesama dan alam semakin terasa. Damai menyertai Anda...; Damai menyertai Anda...; Damai menyertai Anda.

Cinta mengharmoniskan

Cinta ala Hawaii, cinta yang mengharmoniskan. Hati yang dipenuhi cinta pasti lembut dan peka. Kalau batin kita hening, kita akan tahu arti sesungguhnya cinta, dan kita akan menyadari realitas yang sesungguhnya sehingga kita akan menempuh kehidupan secara alami. Namun bila kita bersikeras untuk dengan berbagai cara memperoleh sesuatu, maka tenggang-rasa akan hilang dari hati kita, kita menjadi kurang toleran, keras kepala dan kehilangan kepekaan. Bagaimana mungkin kita mencintai seseorang kalau pada kenyataannya kita memanfaatkan orang lain?

Bila seseorang membanting pintu, biarkan saja, kita tidak perlu meredakan kemarahannya. Spiritualitas adalah kesadaran, kalau kita punya kesadaran, tentu kita tidak akan membanting-banting pintu karena itu tidak ada gunanya. Kalau kita punya kesadaran, tentu kita akan menjaga keharmonisan dengan orang lain.

Bila ayah Anda marah kepada Anda, dia tidak akan mengatakan bahwa ada yang tidak beres dengan dirinya, tentu dia akan mengatakan bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam diri Anda, jika tidak demikian, maka dia tidak akan marah kepada Anda. Jadi sebenarnya, kalau ayah Anda marah, pasti ada sesuatu yang tidak beres pada diri ayah Anda. Dengan demikian Anda akan dapat menghadapi kemarahan ayah Anda dengan tenang, tidak perlu terpengaruh atau terganggu oleh kemarahan itu. Dan ternyata kalau kita dapat melakukan hal di atas tanpa perasaan negatif terhadap orang lain, kita benar-benar dapat menjadi obyektif terhadap diri kita sendiri maupun orang lain. Tetapi kalau sebaliknya yang terjadi, maka perasaan bersalahlah yang akan timbul dalam hati kita.

Dalam falsafah Hawaii, ada istilah yang disebut dengan ho'opono-pono, yang artinya adalah mengkoreksi, memperbaiki, membuat sesuatu menjadi baik. Dalam menjaga hubungan yang akrab di antara anggota keluarga atau anggota komunitas, kita diarahkan ke hal yang benar dengan doa, diskusi, pengakuan, penyesalan dan saling memaafkan dengan berlandaskan pada cinta.

Ho'opono pono juga berarti mengumpulkan sanak keluarga untuk mencari apa yang salah. Bisa untuk mencari penyebab mengapa ada anggota keluarga yang sakit, atau mengapa terjadinya perpecahan dan perselisihan dalam keluarga.

Dengan melakukan diskusi, pengakuan, penyesalan dan saling memaafkan yang kemudian diakhiri dengan doa untuk membetulkan apa yang salah. Masing-masing yang hadir memeriksa dirinya, adakah rasa tersinggung atau marah terhadap yang lain, kemudian di hadapan Tuhan dan dengan pertolongan-Nya saling bermaaf-maafan, membuang semua ganjalan, kejengkelan dan dendam, dan menggantinya dengan cinta, karena cinta pasti mengharmoniskan. Tentu saja hal ini memerlukan kejujuran dan kerendahan hati, namun bagi masyarakat di sana, itu bukan masalah. Selama ada cinta, masalah akan menyingkir dengan sendirinya. Sungguh indah kalau kita bisa menerapkan hal ini dalam komunitas kita masing-masing.

"Pranic Healing is Love and Compassion in Action." itu adalah kalimat 'sakral' yang selalu didengung-dengungkan, "Penyembuhan Prana adalah Cinta dan bela-rasa yang dipraktekkan," katanya. Dalam prakteknya benarkah demikian? Adakah cinta dan bela-rasa tercermin dalam tindakan Penyembuh Prana seperti kita ini? Kalau ada cinta, tentu tidak akan ada perselisihan, apalagi perpecahan yang direncanakan.

Kalau pembentukan watak yang kita pelajari benar-benar kita praktekkan: Cinta kasih dan tidak menyakiti; Jujur dan tidak berbohong; Murah hati dan tidak mencuri, maka pasti keharmonisan yang akan mengemuka, tetapi kalau tidak demikian, kita masing-masing harus memeriksa diri sendiri, sudahkah kita resapi dan kita jalankan ajaran yang mulia itu?

Pertanyaan berikut, sudahkah kita melakukan Meditasi Jantung Kembar dengan Benar? Sudahkah kita menghayati doa Fransiskus Asisi? Kalau belum mari sekarang kita hayati bersama:
Tuhan jadikanlah aku alat perdamaian-Mu,
di mana ada kebencian, biarlah aku menabur kasih, di mana ada sakit hati, maaf....
... Ya Tuhan, bimbinglah aku agar aku tidak hanya ingin dilayani tetapi mau melayani,
tidak hanya ingin dimengerti, tetapi mau mengerti,
tidak hanya ingin di cintai tetapi mau mencintai.
Karena dengan memberi aku menerima,
dengan memaafkan akupun dimaafkan...
Sungguh indah doa ini, tetapi tidak mudah mempraktekannya, mudah-mudahan kita semua mau menjadikan doa yang universal ini sebagai pedoman hidup, sehingga tercermin dalam batin dan keseharian kita. Ketika kita memberkati bumi dengan kedamaian dan kasih sayang, sudahkah diri kita dipenuhi rasa damai dan kasih sayang? Kalau sudah, maka kita benar-benar akan menjadi juru damai, penabur kasih dan pemaaf; Bersedia melayani sesama dan memahami dengan penuh cinta. Semoga.

Sebenarnya tugas kita bukanlah untuk mencari cinta, tetapi mencari dan menemukan semua hambatan dalam diri kita yang kita bangun untuk melawannya. Berikanlah cinta, maka cinta akan menghampiri kita, namun bila kita menyerang, maka cinta akan tetap tersembunyi, karena cinta akan hidup hanya bila ada kedamaian, ada keharmonisan. Rasa syukur berjalan bersama cinta, kalau ada rasa syukur di situ pasti ada cinta, tidak mungkin ada cinta kalau ada saling curiga.
"Dengan lembut tataplah saudara Anda, kemudian pandanglah dunia, biarlah kebencian yang ada ditransformasikan ke dalam dunia yang penuh cinta....
Ketika kita menghargai saudara kita, sebenarnya kita sedang menghargai diri kita sendiri. Karena, akan diberikan kepada kita, penilaian yang kita berikan kepada saudara kita. Kalau yang kita inginkan baginya adalah kedamaian, maka kedamaian akan kita terima, karena apa yang kita berikan, akan kita terima.

Berikan penghargaan yang pantas bagi saudara Anda. Rasa syukur seharusnya diberikan kepadanya, baik karena pikirannya yang penuh cinta maupun karena seruannya meminta pertolongan, karena kedua ahl ini mampu membawa serta cinta ke dalam kesadaran.

Bayangkan kebaikan hati saudara Anda, bukan kesalahannya. Bayangkan perhatian yang dia berikan, bukannya sakit hati yang disebabkannya. Maafkanlah kesalahannya, dan berterimakasihlah atas kesediaannya membantu. Bukan tugas Anda untuk merubah saudara Anda, terimalah dia apa adanya. Damai menyertai saudara Anda, yang menjadi satu dengan Anda. Biarlah melalui kita, bumi seisinya diberkati dengan kedamaian."


Penutup

Judul tulisan ini adalah: Prana menyatukan, cinta mengharmoniskan, singkatnya, kalau ada sesuatu yang mencerai-beraikan atau memecah belah, pasti itu bukan prana, kalau suatu tindakan menyebabkan pertentangan dan permusuhan, pasti itu bukan cinta. Sederhana saja! As simple as that!

Tentu saja semuanya terpulang pada kita, karena sebenarnya orang tidak menilai apa yang kita ucapkan, tetapi apa yang kita lakukan. Bagaimana menurut Anda?

-----------

Wednesday, May 20, 2009

Prana Sudah Ada Sejak Dulu

Penyembuhan Prana sudah ada di Indonesia sejak zaman dahulu

Dalam banyak hal, tanpa kita sadari kadang-kadang kita mempelajari sesuatu dari bangsa lain, hal yang sebenarnya ada dinegeri kita sendiri atau bahkan mungkin berasal dari pengetahuan nenek-moyang kita. Ini bisa terjadi karena beberapa hal, yang pertama dikarenakan sistem informasi di kebanyakan negara begitu maju, sehingga disana dengan mudah dan sangat cepat kita dapat memperoleh informasi yang kita butuhkan, dilain pihak, dinegeri kita banyak informasi yang tersimpan tak terjamah, karena dianggap sebagai pusaka yang keramat, bisa juga karena memang dengan sengaja seseorang menyimpan informasinya hanya untuk dirinya sendiri ataupun untuk kelompoknya saja, tetapi bisa juga karena tidak adanya penghargaan, baik oleh pemerintah maupun oleh masyarakat luas, misalnya : buat apa kita mengajarkan “pusaka leluhur” ini kepada orang lain kalau akhirnya hanya digunakan seseorang untuk kemashuran dirinya sendiri dengan mengakui ilmu tersebut sebagai miliknya, ataupun hanya dijadikan sarana untuk memupuk kekayaan pribadi.

Demikian juga halnya dengan Ilmu dan Seni Penyembuhan dengan Tenaga Prana yang kita pelajari dari Grand Master Choa Kok Sui, sebuah ilmu penyembuhan kuno yang dikemas dengan sistematis secara modern, sehingga dapat dengan mudah kita pahami dan kita praktekkan. Walaupun untuk pertama kali ilmu penyembuhan ini diperkenalkan di Filipina, tidaklah berarti bahwa Ilmu penyembuhan Prana Grand Master Choa Kok Sui ini berasal dari sana, karena beliau sendiri sejak masa mudanya telah tertarik dan mempelajari berbagai ilmu penyembuhan lainnya seperti Tai Chi, Chi Kung, Kahuna, Kaballa, I Ching, Homeopati, Akupungtur, Yoga dan banyak lainnya lagi, baru kemudian beliau menyimpulkan, merangkum dan menyederhanakannya menjadi Ilmu dan Seni Penyembuhan dengan Tenaga Prana yang kita kenal dan kita pelajari sekarang ini. Padahal Ilmu Penyembuhan dengan Tenaga Prana ini sebenarnya sudah dikenal jauh sebelumnya di Indonesia, hanya saja karena persoalan hambatan informasi saja, sehingga kita tidak dapat segera mengenalnya.

Ada sebuah buku berbahasa Jawa terbitan tahun 1921, berjudul “Serat Wasijat”, yang berisi kumpulan tulisan yang sebelumnya dimuat dalam majalah “Madu Brata” nomor 1 sampai dengan 9, dan sebuah buku kecil berjudul “Serat Winarsa”, buku tersebut ditulis oleh R. Wiryokoesoemo, seorang penilik sekolah dari kabupaten Slawi, Tegal.

Yang mencengangkan adalah karena didalam buku itu terdapat bagian-bagian yang mengulas tentang prana, metoda olah napas dan penggunaan prana untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, walaupun disitu prana tidak dibahas secara panjang lebar. Selain memang ada beberapa perbedaan, ada pula berbagai persamaan dalam metoda penyembuhannya kalau dibandingkan dengan Penyembuhan dengan Tenaga Prana yang kita pelajari selama ini. Tetapi hal-hal yang prinsip ternyata identik. Memang ragam jenis penyakit yang dibahas didalam buku itu tidak terlalu banyak, lebih sedikit dibandingkan dengan yang dibahas didalam buku Penyembuhan dengan Tenaga Prana kita, namun tentu hal itu wajar saja karena penulisan buku itu dilakukan 78 tahun yang lampau, dimana penyakit-penyakit “zaman sekarang” pada waktu itu belum dikenal.

Bukankah hal ini meyakinkan dan lebih mendorong kita untuk lebih mendalami dan menggunakan ilmu Penyembuhan dengan Tenaga Prana ini, dan juga menghilangkan segala rintangan terutama dari segi keyakinan kita, karena ternyata nenek moyang kitapun sudah mempraktekkan metoda Penyembuhan dengan Tenaga Prana juga, dan tentunya hal ini sudah dilakukan jauh sebelum buku “Serat Winarsa” dan “Serat Wasijat” itu ditulis. Yang lebih hebat lagi adalah pada sampul buku “Serat Wasijat” tersebut tercantum lambang berbentuk segitiga dengan bulatan ditengah, yang mirip dengan lambang Yayasan Prana Nasional Indonesia.

-----------

Tuesday, May 12, 2009

Teknik Prana yang Terlupakan

Setiap kali kita membaca ulang buku Penyembuhan dengan Tenaga Prana, setiapkali pula kita menemukan hal-hal baru yang sebelumnya tidak kita sadari, suatu hal yang cukup penting dalam membantu meningkatkan kemampuan kita dalam menyembuhkan. Itulah perlunya setiap kali kita membaca ulang buku kita, karena dalam lokakarya yang kita ikuti, tidak seluruh isi buku dibahas, karena dalam lokakarya, yang dibahas hanya hal-hal yang terpenting saja. Dibawah ini adalah beberapa diantaranya.

Teknik-teknik dasar penyembuhan PRANA yang terlupakan


MEMBUAT TANGAN DAN JARI-JARI PEKA MELALUI PERNAFASAN PRANA

Sekarang sebagian besar di antara Anda kurang lebih telah membuat tangan Anda peka secara permanen. Tetapi kadang-kadang mungkin Anda mengalami saat-saat di mana tangan kelihatannya tidak dapat merasakan atau menelusuri. Ini dapat segera diatasi dengan memusatkan pikiran secara bersamaan pada bagian tengah telapak tangan dan ujung jari sambil melakukan pernapasan prana sebanyak tiga siklus. Ini akan menyebabkan chakra tangan dan chakra jari diaktifkan, diberi energi dan dibuat peka sehingga Anda dapat melakukan penelusuran secara tepat dengan telapak tangan dan jari-jari Anda.


*
PENELUSURAN DENGAN JARI

Sesudah membuat tangan Anda menjadi peka, telusuri telapak tangan Anda dengan kedua jari. Gerakkan jari perlahan-lahan dan sedikit demi sedikit kian kemari untuk merasakan aura-dalam telapak tangan. Cobalah merasakan ketebalan telapak tangan dengan dua jari Anda dan cobalah merasakan lapisan-lapisan aura-dalam yang berbeda-beda. Latihlah juga penelusuran telapak tangan dengan satu jari. Selalu pusatkan pikiran pada ujung jari bila melakukan penelusuran dengan jari Anda. Ini akan mengaktifkan atau lebih mengaktifkan lagi chakra mini jari; dengan demikian membuat jari-jari tangan menjadi peka.

Ketika melakukan penelusuran dengan telapak tangan dan jari-jari, Anda harus selalu berkonsentrasi pada bagian tengah telapak tangan dan ujung jari-jari. Ini akan menyebabkan chakra tangan dan jari tetap aktif atau menjadi lebih aktif; dengan demikian meningkatkan kepekaan telapak tangan dan jari-jari.

Kemampuan melakukan penelusuran dengan telapak tangan tidaklah cukup. Anda juga harus belajar menelusuri dengan jari-jari. Penelusuran dengan jari-jari diperlukan untuk menentukan letak atau melakukan penelusuran pada daerah kecil yang terganggu secara tepat. Penelusuran tempat kecil yang terganggu sulit dilakukan dengan telapak tangan karena ia hanya akan merasakan daerah sekitarnya yang lebih sehat di sekitar tempat kecil yang terganggu tersebut. Tempat kecil yang terganggu “dikamuflase” oleh bagian yang lebih sehat.

Misalnya orang dengan penyakit mata biasanya mengalami pengurasan prana di mata, sedangkan aura-dalam daerah sekitarnya mungkin normal. Karena telapak tangan sangat besar dan aura-dalam mata bergaris tengah sekitar dua inci, kemungkinan besar telapak tangan hanya akan merasakan alis mata dan dahi yang sehat tanpa menyadari tempat kecil yang terganggu. Ini dapat dihindari jika jari-jari digunakan dalam penelusuran. Tulang belakang juga harus ditelusuri dengan menggunakan satu atau dua jari untuk menentukan letak tempat kecil yang terganggu.

Dalam menelusuri penderita, Anda tidak perlu menelusuri aura-luar dan aura-kesehatan. Anda diajari cara menelusuri aura-luar dan aura-kesehatan untuk membuktikan pada diri sendiri keberadaan aura tersebut. Yang penting adalah melakukan penelusuran aura-dalam penderita. Pada penelusuran aura dalam, penting untuk merasakan tingkat energi umum atau ketebalan umum aura-dalam penderita. Tingkat energi umum akan digunakan sebagai acuan atau standar dalam membandingkan kondisi beberapa chakra mayor dan organ vital. Ketepatan penelusuran akan terpengaruh jika daerah tersebut ditelusuri terlalu lama karena daerah yang ditelusuri tersebut akan secara tidak sengaja menerima energi.

Hal yang penting adalah Anda harus dapat merasakan tekanan kalau melakukan penelusuran untuk menentukan ketebalan aura-dalam pada bagian yang ditelusuri. Sebagian di antara Anda mungkin merasa sakit di tangan atau jari-jari kalau bersentuhan dengan aura-dalam bagian yang sakit. Aura-dalam mempunyai beberapa lapisan. Pada saat menelusuri aura-dalam, Anda mungkin merasakan tekanan sekitar lima inci dari kulit dan lapisan lain yang lebih padat atau kuat tekanannya sekitar dua atau tiga inci dari kulit. Kadang-kadang kalau menelusuri aura-dalam suatu bagian, aura dalam bagian tersebut mungkin kelihatannya normal. Namun bila ditelusuri lebih lanjut ke dalam, lapisan berikutnya agak tipis yang berarti bahwa bagian tersebut sangat terkuras. Pada penelusuran aura-dalam, penting untuk menelusuri tidak hanya lapisan pertama tetapi juga lapisan dalamnya. Seorang ahli yoga atau praktisi chi kung (seni mengumpulkan tenaga dalam) yang berpengalaman mempunyai aura-dalam yang sangat besar dan mempunyai banyak lapisan. Kadang-kadang aura-dalam lebih dari satu meter tebalnya.

Penelusuran juga sangat berguna untuk menentukan apakah seorang bayi atau anak kecil mempunyai masalah pendengaran ataupun penglihatan.

Dalam merawat kasus yang berat, kesebelas chakra mayor, chakra minor yang relevan, semua organ mayor dan vital dan tulang belakang harus ditelusuri dengan saksama. Perawatan yang tepat dapat ditentukan berdasarkan penelusuran yang baik dan pengertian yang tepat tentang sifat penyakit.

*
PENYAPUAN DENGAN PERNAPASAN PRANA

Penyapuan umum dan setempat Iebih efektif bila digunakan bersama dengan pernapasan prana karena pasien dibersihkan dan diberi energi secara serentak sampai tingkat yang cukup besar. Jenis penyapuan ini sangat efektif dan seringkali sudah cukup untuk menyembuhkan penyakit yang sederhana. Penyapuan dapat dilakukan dalam jarak beberapa kaki dari pasien dan dengan sapuan yang lebih sedikit. Anda tidak perlu memperhatikan posisi tangan yang digunakan. Ikuti saja petunjuk yang diberikan pada cara melakukan penyapuan umum dan penyapuan setempat serta sekaligus melakukan pernapasan prana.


Anda dapat memvisualisasikan prana putih terang menyapu dan mencuci pasien dari mahkota sampai kaki, ketika melakukan penyapuan ke bawah. Visualisasikan sinar kesehatan diperkuat. Anda tidak perlu melakukan penyapuan ke atas kecuali kalau pasien sangat mengantuk atau mempunyai tungkai yang lemah. Kalau melakukan penyapuan ke atas anda dapat memvisualisasikan prana bumi naik ke atas dari chakra telapak kaki sampai ke chakra mahkota.

Ini seharusnya dilakukan setelah pasien cukup dibersihkan dengan penyapuan ke bawah. Penyapuan umum ke atas yang dilakukan sebelum penyapuan ke bawah dapat menyebabkan pindahnya bahan bioplasmik berpenyakit ke daerah kepala dan otak. Ini dapat menimbuIkan bahaya yang serius pada pasien.
Selama melakukan penyapuan anda dapat memvisualisasikan ataupun tidak namun pada beberapa penyembuh, penyapuan lebih efektif bila disertai dengan visualisasi. Yang penting adalah maksud untuk membersihkan dan memberikan energi pada tubuh bioplasmik penderita.

Pada penyapuan, perhatian khusus harus diberikan pada saluran bioplasmik belakang atau meridian pengatur yang menembus tulang belakang, dan saluran bioplasmik depan atau meridian fungsional yang berlawanan letaknya dengan tulang belakang. Kecuali chakra limpa, hampir semua chakra mayor terletak langsung di sepanjang kedua saluran atau nadi tersebut. Pembersihan atau penyapuan setempat pada kedua saluran ini akan membersihkan chakra-chakra mayor yang terletak di sepanjang kedua meridian tersebut sehingga menghasilkan laju penyembuhan yang jauh lebih cepat. Anda harus ingat bahwa semua organ utama dan organ vital diberi energi dan dikendalikan oleh chakra mayor.

Kalau kita melakukan penyapuan setempat, visualisasikan jari-jari dan tangan menembus ke dalam bagian yang sakit dan bahan berpenyakit yang berwarna keabu-abuan dihilangkan.

-----------

Friday, May 8, 2009

1 Tahun Blog Prana Indonesia

Ulang Tahun Blog Prana Indonesia yang pertama:

Tercermin dari judulnya, blok ini memang dimaksudkan untuk memberikan informasi dan menyebarkan ajaran Penyembuhan Prana kepada masyarakat luas di seluruh Indonesia.

Tanpa terasa waktu satu tahun telah berlalu sejak blog ini diluncurkan untuk pertama kalinya, peluncurannya dilakukan pada tanggal 24 April 2008, tetapi masih dalam taraf belajar dan coba-coba, baru mulai awal Mei 2008 kami secara intensif terus memposting artikel-artikel yang berkaitan dengan ajaran Penyembuhan Prana dan hal yang masih berhubungan dengan itu, yang ternyata secara keseluruhan cukup diminati, itu dapat dilihat dari jumlah pengunjung selama satu tahun ini yang mencapai jumlah 65.022 pengunjung, itu berati rata-rata blog ini dibuka oleh lebih dari 174 orang perhari, ditambah lagi 281 komentar positif yang kami terima. Ini dapat Anda lihat pada statistik di bawah ini:

Statistik 09

Sejauh ini artikel yang kami posting cukup banyak juga, selama tahun pertama ini artikel yang kami posting berjumlah 547 artikel, jumlah yang lumayan banyak untuk sebuah blog yang dikelola seorang diri.

Kami sangat berterimakasih pada rekan-rekan yang dengan setia terus mengunjungi blog kami ini. Sangat kami harapkan saran Anda semua agar blog ini jadi semakin menarik dan semakin diminati.

Sesuai dengan motto yang kami usung: Positif, Damai dan Sejahtera, sebuah motto yang sangat sejalan dengan ajaran penyembuhan Prana metoda Master Choa Kok Sui, kami mengupayakan agar semua artikel yang kami posting mencerminkan motto di atas, dan nampaknya itulah yang menjadi daya tarik blog ini.

Dukungan, perhatian, komentar serta peran serta Anda tetap kami harapkan. Terimakasih!

Salam Prana:
Bernard Prasodjo.

-----------

Saturday, May 2, 2009

PHQandA: Flu Babi

PERAWATAN FLU BABI

Mohon diberikan cara penanggulangan infeksi virus Flu Babi berikut ini:
1. Cara pencegahan Flu Babi
2. Cara perawatan orang dewasa penderita Flu Babi.
3. Cara penanganan anak-anak atau orang lanjut usia yang terinfeksi virus Flu Babi.
Terimakasih sebelumnya untuk bantuannya.

Dalam terang dan cinta:

Amado Campos

San Salvador, El salvador, C. A.

*
Dear Amado, Atma Namaste!
Terimakasih email Anda.

Latar belakang medis:

Swine Influenza atau Influenza Babi (Flu Babi) adalah penyakit pernapasan pada babi yang disebabkan oleh influenza tipe A yang secara berkala menyebabkan babi terjangkit influenza ini. Virus Flu Babi biasanya tidak menjangkiti manusia, namun, infeksi Virus Flu Babi pada manusia memang bisa terjadi, dan kasus penyebaran dan penularan dari manusia ke manusia telah terdokumentasi.
(Swine Flu website, update terakhir 27 April 2009).

*
Kasus infeksi Flu babi pada manusia

Kasus infeksi virus influenza babi A (H1N1) pada manusia juga sudah teridentifikasi di Amerika Serikat. Kasus infeksi virus Flu Babi A (H1N1) juga sudah terindentifikasi secara internasional. Saat ini Penelitian serta upaya penanggulangan seputar terjangkitnya Flu babi masih terus berlanjut...”

Sumber: Centers for Disease Control and Prevention

*
Perawatan Prana:
  1. Berdoa, telusuri sebelum, selama dan setelah perawatan.
  2. Lakukan penyapuan umum.
  3. *Lakukan penyapuan setempat dengan seksama menggunakan HMK pada cakra limpa depan dan belakang. Dengan lembut berikan prana keemasan atau putih (P).
  4. *Lakukan penyapuan setempat dengan seksama menggunakan HMK pada cakra solar-pleksus depan dan belakang. Lakukan penyapuan setempat dengan seksama pada hati dengan HMK, OMK kemudiang dengan putih. Berikan energi putih pada cakra solar-pleksus. Langkah 3 dan 4 merupakan langkah yang paling penting.
  5. Lakukan penyapuan setempat dengan seksama pada cakra ajna dengan H. berikan energi P.
  6. Lakukan penyapuan setempat dengan seksama pada cakra tenggorokan dan cakra tenggorokan sekunder dengan H, beri energi P.
  7. Lakukan penyapuan setempat dengan seksama pada paru-paru bagian depan dan belakang, terutama juga pada bagian samping dengan HMK berselang-seling dengan OMK. Berikan energi HMK, OMK kemudian LMK biasa melalui paru-paru belakang.
  8. Lakukan penyapuan setempat dengan seksama pada cakra pusar, cakra seks, cakra dasar dan cakra minor perineum. Beri energi hanya pada cakra pusar dengan P atau MMK.
  9. Lakukan penyapuan setempat dengan seksama serta berikan energi pada cakra minor telapak tangan dan cakra minor telapak kaki.
  10. Stabilkan dan putuskan energi yang diproyeksikan.

Frekwensi Perawatan:

I. Preventif: Lakukan perawatan setiap 2-3 hari sekali.

*
Catatan:
  1. Kebiasaan merokok harus segera dihentikan. merokok merusak paru-paru dan membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap inveksi pernapasan.
  2. Sering-sering cuci tangan Anda dengan sabun dan air, atau dengan menggunakan pembersih tangan berbahan alkohol.
  3. Hindari keramaian.
*
II. Perawatan Prana bagi orang yang sudah terinveksi Flu Babi:

Ulang seluruh perawatan di atas tiga kali dalam sehari. Perawatan bisa dilakukan dengan teknik jarak jauh.


III. Perawatan Prana bagi anak-anak dan orang berusia lanjut yang sudah terinveksi virus Flu Babi:
  1. Lakukan seluruh perawatan di atas namun hanya dengan menggunakan prana putih.
  2. Hanya Penyembuh Prana yang mahir dan berpengalaman saja yang boleh menggunakan prana berwarna, namun pemberian energi harus dilakukan dengan lembut dan secara bertahap.

Salam:

Marilette.

(Sumber: Mukjizat Penyembuhan Prana, Penyembuhan Prana tingkat Lanjut, psikoterapi Prana, Penyembuhan Prana dengan kristal).

-----------

Wednesday, April 29, 2009

Swine Flu atau Flu Babi

Ulasan Lengkap Swine Flu Atau Flu Babi

Sumber: BeritaNET.com
.
Apa itu flu babi?

Flu babi atau yang dikenal dengan nama swine flu, merupakan penyakit pernafasan yang telah menyerang babi, yang disebabkan oleh virus influenza tipe A (H1N1), bukan H5N1 seperti di flu burung. Flu babi, seperti yang disebutkan oleh CDC (Centers for Disease Control and Prevention), dapat menyebar dari manusia satu ke manusia lainnya, sehingga tidak secara langsung manusia mendapatkannya.

Keberadaan flu babi muncul kembali tersiar di akhir bulan Maret dan awal April 2009, dengan kasus infeksi manusia pertamanya dilaporkan ada di Meksiko, California Selatan dan dekat San Antonio, Texas. Sebanyak 149 orang di Meksiko telah tewas. Sedangkan di Texas mengkonfirmasi terdapat 6 kasus flu babi, dan California mendapat 11 orang yang meninggal karena flu babi ini. Sementara World Health Organization (WHO) kemudian menetapkan kasus flu babi ini dalam standard peringatan dari level 3 ke level 4, yang mengindikasikan adanya peningkatan resiko tertularnya virus berbahaya ini secara global.

.
Bagaimana tanda orang terkena flu babi?

Tandanya sama seperti orang yang terkena flu biasa, termasuk demam, batuk, radang tenggorokan, nyeri tubuh, sakit kepala, tubuh menggigil, dan mudah lelah. Beberapa yang dilaporkan, penderita flu babi juga menderita diare dan muntah-muntah. Di masa lalu, beberapa penyakit seperti pneumonia dan gagal pernafasan, juga kematian, menurut CDC, juga sebagai akibat dari flu babi, Seperti flu musiman, flu babi juga dapat menyebabkan penambahan kondisi medis yang kronis.

.
Berapa lama virus H1N1 ini dapat bertahan di luar tubuh?

Beberapa virus dan bakteri dapat hidup selama 2 jam atau lebih di permukaan seperti meja kafe, pegangan pintu, kursi, dan sebagainya. Frekuensi mencuci tangan yang lebih sering akan membantu mengurangi kemungkinan kontaminasi dari flu babi ini.


.
Bagaimana penyebaran flu babi ini?

Penyebaran virus influenza A (H1N1) penyebab flu babi ini menyebar dengan cara yang sama dengan penyebaran flu musiman. Virus ini menyebar dari person satu ke person lainnya, dapat melalui batuk atau bersin. Seringkali orang terinfeksi juga dengan cara bersentuhan dengan sesuatu yang terkena infeksi virus flu babi, atau menyentuh mata, mulut atau hidung dari orang yang menderita flu babi. Penyebaran juga dapat dilakukan dari permukaan meja yang terkena nafas orang terinfeksi flu babi, atau menyentuh mulut, hidung, mata, sebelum mencuci tangan. Orang atau anak-anak yang terinfeksi memiliki kemungkinan untuk menyebarkan infeksi flu babi dalam 1 hari sebelum sindrom berkembang, dan kemudian mengalami sakit selama 7 hari atau lebih. Hal ini berarti, Anda masih dapat menyebarkan virus tersebut ke orang lain, sebelum Anda sendiri sakit, dan orang yang tertular akan sakit sama seperti Anda.

.
Bisakah flu babi menular melalui makanan?

Tidak. Menurut CDC, virus influenza flu babi ini tidak menular melalui makanan. Anda tidak akan mendapatkan infeksi flu babi ini hanya karena makan daging babi, lemak babi, atau produk makanan berbahan babi lainnya. Anda masih aman dengan makan daging babi dan produk makanan berbahan babi lainnya yang tentunya sudah dimasak matang dan dengan peralatan makan yang bersih.

.
Seberapa seriuskah infeksi virus babi?

Antara tahun 2005 hingga Januari 2009, 12 orang penderita flu babi di U.S. telah terdeteksi, namun tidak meninggal. Namun, infeksi flu babi ini bisa serius. Di News Jersey tahun 1976, virus flu babi ini telah memberikan penyakit serius ke lebih dari 200 orang dan beberapa lainnya meninggal.

.
Apakah ada vaksin untuk mengobati penderita flu babi?

Menurut CDC, vaksin untuk flu babi belum ada. Namun, CDC dan WHO berencana akan membuat vaksin, dan memerlukan waktu produksi selama beberapa bulan. CDC juga mengatakan bahwa penderita dapat meminum obat antiviral seperti yang diminum penderita flu burung, yakni flu Tamiflu atau Relenza, namun tidak dengan dua obat tersebut sekaligus. Obat tersebut akan efektif paling lama 48 jam.

.
Bagaimana cara mencegah infeksi flu babi?

Menurut CDC, ada beberapa hal yang harus diperhatikan :
  • Hal terpenting, cuci tangan Anda dengan bersih, menggunakan sabun dan air atau pembersih tangan beralkohol, khususnya setelah Anda bersin atau batuk, ataupun setelah menyentuh babi
  • Tetap menjaga kesehatan dengan tidur cukup
  • Aktif berolahraga fisik
  • Mengendalikan pikiran agar tidak stress
  • Minum banyak air
  • Makan makanan yang bernutrisi
  • Usahakan untuk tidak bersentuhan tangan, mulut, hidung atau mata atau apapun yang mungkin telah terkontaminasi dengan virus flu babi
  • Usahakan untuk menjaga jarak atau tidak berhubungan dekat dengan orang yang menderita flu babi
  • Tutuplah mulut dan hidung dengan tisu ketika Anda bersin atau batuk, dan buanglah tisu setelah menggunakannya
  • Pergi ke dokter jika sudah terkena virus flu babi ini
  • Jika Anda sudah terkena virus ini, CDC menyarankan untuk tetap tinggal di rumah, dan usahakan untuk tidak bekerja atau sekolah dulu, untuk menjaga jarak dengan orang yang belum terinfeksi.
.
Bagaimana penyebaran flu babi di Indonesia?

Menurut Menko Kesra Aburizal Bakrie mengatakan virus flu babi agak sulit untuk berpotensi menyebar di wilayah tropis seperti Indonesia. Pemerintah juga akan mengawasi lalu lintas manusia di airport dan pelabuhan, dengan menggunakan pemindai panas badan (thermal scanning), sehingga petugas bandara atau pelabuhan bisa memantau orang yang diduga mengidap virus flu babi. Selain itu, untuk sementara, impor daging babi atau daging lain yang berpotensi membawa virus flu babi dilarang pemerintah. Pemerintah juga akan meneliti peternakan babi di Indonesia. Walaupun begitu, Departemen Kesehatan mengaku masih memiliki banyak stok obat antiviral Tamiflu untuk mengantisipasi flu babi. (dari berbagai sumber)

Wednesday, April 22, 2009

Oktober

.. 1 Oktober
Tulus hati, ramah-tamah, amat gesit dan cerdik serta gemar sekali akan kesenian terutama musik dan kesusasteraan.

.. 2 Oktober
Murah hati, luar biasa pandainya, menguasai dengann baik ilmu pasti, berbakat menjadi wartawan atau pengarang. Hanya saja ia tidak bisa bekerja di satu bidang saja, ada kalanya bisa mendadak ganti haluan ke lapangan pekerjaan lainnya.

.. 3 Oktober
Karakternya kuat, pandai, pandangannya luas, tampak amat periang, ramah-tamah dan suka memperhatikan anak-anak dan orang sakit.

.. 4 Oktober
Keras, gagah berani, perasaannya halus, mudah tersinggung dan akan senang menerima pertolongan dari orang tua atau orang-orang yang usianya lebih tua serta akan lebih berhasil kalau menjadi pengusaha tanah atau menjadi seorang militrer.

.. 5 Oktober
Sangat aktif, tangkas, cerdas, baik hati, keras hati dan mudah tersinggung. Ia harus berhati-hati mesin dan api.

.. 6 Oktober
Pandai, panjang akal dan mudah berselisih paham dengan orang-orang yang usianya lebih tua sebab ia suka tidak sabaran dan sering berbantah.

.. 7 Oktober
Keras kepala, ambisius dan otaknya tajam. Dalam dunia perdagangan dan hubungan surat-menyurat tidak memberikan keuntungan. Sangat dianjurkan untuk tidak terjun dalam dunia kewartwanan atau karang-mengarang.

.. 8 Oktober
Sangat setia, banyak pikir dan kurang beruntung dalam menghadapa urusan asmara. Bisa berhasil dalam pekerjaan dan usaha dagangnya, tetapi kalau tidak berhati-hati bisa tertipu.

.. 9 Oktober
Pandai dan sangat aktif dalam berbagai hal, banyak akal dan gagah berani. Ia bisa memperoleh banyak bantuan dari orang tua atau teman-temannya.

.. 10 Oktober
Otaknya tajam, bisa jadi orang pandai dan bisa mengalami kegagalan dalam urusan perkawinan sebab ia sering bersikap aneh terhadap jenis kelamin lain.

.. 11 Oktober
Pandai, sopan-santun, berperikemanusiaan, pandai berfisafah, suka akan kesenian, suka murung, dan sukar dimengerti. Ia bisa beruntung dalam penghidupannya tetapi harus waspada terhadap teman-teman dalam selimut.

.. 12 Oktober
Simpatik, berperikemanusaian, suka bertengkar dengan orang yang lebih tua atau atasannya, rejekinya besar karena ia memiliki inisiatif untuk selalu mencari berbagai jalan dan cara.

.. 13 Oktober
Cerdik, bersifat sosial, pemikiran atau gagasannya asli dan suka memamerkan kepandaiannya sehingga membuat orang merasa jemu.

.. 14 Oktober
Giat bekerja, berani tampil ke muka, agak ambisius, memiliki keseimbangan jiwa, perangainya mulia dan suka menolong sesamanya tanpa pamrih. Ia juga bisa berhasil dalam, penghidupannya.

.. 15 Oktober
Sangat aktif, bersemangaa, ambisius dan suka menolong orang yang mengalami kesulitan karena itu ia pun sering mendapat pertolongan dari orang-orang yang berpengaruh.

.. 16 Oktober
Sungguh pandai dan rejekinya sangat besar serta sangat tertib dalam mengerjakan atau melakukan segala sesuatu. Ia berusaha mengalahkan saingannya dengan bijaksana. Ada harapan ia akan memegang suatu kedudukan atau jabatan terhormat.

.. 17 Oktober
Kecerdasannya luar biasa, murah hati dan ramah-tamah. Ia bisa memperoleh keuntungan secara tidak terduga dan bisa berhasil sebagai pedagang atau pengarang.

.. 18 Oktober
Penuh welas ksaih terhadap sesamanya, sepak terjangnya cerdik dan bisa menjadi orang pandai. Ia bisa memperoleh sukses dalam penghidupannya.

.. 19 Oktober
Berhati lembut, artistik, musikal, perangainya agung dan tingkah lakunya sopan. Ia bisa menjadi seorang seniman atau seniwati yang terkenal.

.. 20 Oktober
Murah hati, manis budi, bisa diajak bergaul, berperikemanusiaan dan giat bekerja serta agak ambisius. Ia bisa hidup senang sampai hari tuanya yang panjang.

.. 21 Oktober
Pandai, panjang akal, sangat lincah gerak-geriknya, ramah-tamah perilakunya dan firasatnya tajam. Dalam kehidupan perkawinan dan urusan keuangan, ia banyak beruntung sampai di hari tuanya.

.. 22 Oktober
Mudah menerima pendapat orang lain, agak ambisius, perasaannya mudah sekali tersinggung dan penghidupannya tidak menentu (sebentar merasa senang, sebentar lagi kemudian merasa susah atau bersedih hati). Tetapi berkat pengalaman-pengalamannya itu, akhirnya ia bisa beruntung juga.

.. 23 Oktober
Bersifat aktif, gagah berani dan banyak bergaul dalam pergaulan umum. Ia bisa memperoleh banyak sahabat dalam penghidupannya.

.. 24 Oktober
Gagah berani, banyak bergaul terutama dari golongan jenis kelamin lain dan senang berplesir sehingga jika ia tidak berhati-hati akan mengakibatkan yang kurang menyenangkan.

.. 25 Oktober
Senang sekali berpetualang dan bisa mengalami banyak hal yang aneh-aneh. Harus berhati-hati terhadap api dan air supaya tidak terbakar atau tenggelam dalam air.

.. 26 Oktober
Otaknya tajam, gerak-geriknya tangkas, banyak usahanya, pandai berdiplomasi dalam segala hal. Ia bisa mempunyai banyak teman dari banyak kalangan.

.. 27 Oktober
Pandai, memiliki gagasan asli, suka bekerja dengan rajin dan banyak berpikir. Ia bisa berusaha sendiri dan bisa memperoleh bantuan dari majikan atau atasannya di kantor.

.. 28 Oktober
Cinta pada penyelidikan ilmu pengetahuan, rejekinya cukup besar dan mempunyai hubungan yang luas dengan orang-orang yang berpengaruh dan karena itu ia bisa terkenal.

.. 29 Oktober
Pendiriannya kuat, tidak mudah terombang-ambing oleh pengaruh lain dan memiliki bakat dalam mencari nafkah sehingga ia bisa hidup senang.

.. 30 Oktober
Cerdik, banyak pikiran, perasaannya mudah sekali tersingung dan bisa menyesuaikan diri dengan keadaan. Ia bisa hidup beruntung.

.. 31 Oktober
Kuat badan dan wataknya. Orang yang tajam firasatnya akan sering memberikan bantuan sangat berharrga kepadanya. Selain itu, sepanjang hidupnya ia mempunyai banyak pelindung dan penolong.

-----------

Si Peramal

Peramal Yang Mewujudkan Ramalannya

Ketika kedua orang tuanya meninggal, mereka meninggalkan sejumlah besar uang padanya. Dia benar-benar jadi sangat kaya dan tidak perlu bekerja, dia hanya melakukan hobinya saja. Suatu saat dia tertarik pada musik, saat yang lain dia ingin menjadi seorang petenis ulung, saat berikutnya berubah lagi. Karena dia tidak bisa menekuni apa yang dilakukannya, maka dia tidak bisa mencapai apapun. Dia tenggelam dalam nikmatnya kekayaan dan terus menghamburkan uangnya, namun dia tidak khawatir karena uangnya sangat banyak.

Dia mulai menekuni horoskop dan mengatakan pada orang-orang apa yang akan terjadi di masa depan. Tidak ada orang yang menanggapinya dengan serius karena astrologi baginya hanyalah sekedar hobi saja, namun setiap orang senang mendengarkan apa yang dikatakannya., selama dia tidak membuat masalah, tak ada yang risau.

Suatu hari pamannya datang mengunjunginya dengan wajah yang murung. Anak muda itu bertanya pada pamannya, “Paman, mengapa paman begitu murung?”

Jawab pamannya, “Aku sangat sedih karena aku tidak punya uang sepeserpun. Aku sedang dalam kesulitan keuangan yang sangat besar.”

Anak muda itu berkata, “Mari kulihat keberuntungan paman. Seperti apa masa depan paman.”

Lalu anak muda itu membaca keberuntungan pamannya dan berkata, “Kulihat, dalam waktu sebulan lagi, ada nasib baik, paman akan memperoleh uang yang paman butuhkan.”

Dengan gembira pamannya bertanya, “Kamu yakin?”

Anak muda itu menjawab, “Jelas sekali peruntungan paman menunjukkan hal itu. Aku dapat melihatnya. Aku yakin kesulitan keuangan paman akan dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan.”

Pamannya sangat gembir mendengar bahwa dia akan memperoleh uang. Dia menunggu hari demi hari, tapi tak terjadi apa-apa. Pada hari terakhir kebetulan paman itu lewat di depan rumah keponakannya itu, dilihatnya dia sedang berdiri di depan pintu dan pamannya berkata padanya, “sudah sebulan waktu berlalu dan aku belum memperoleh uang. Mengapa kamu mempermainkan orang seperti ini? Demi Tuhan, berhentilah meramal.”

Anak muda itu menyahut, “Paman, sudah kukatakan agar paman menunggu selama sebulan, dan sekarang waktu itu belum berakhir.”

Pamannya mulai meradang, “Tak kusangka kau demikian tolol! Hari ini adalah hari yang terakhir. Siapa yang akan memberiku uang? Tak ada! Kalau tidak bodoh, kamu pasti penipu. Kamu tidak tahu apa-apa tentang ramal-meramal!”

Dengan tenang anak muda itu menjawab, “Oh, aku tahu, dan aku juga tahu bahwa paman akan memperoleh uang itu. Hari ini belum berakhir bukan?”

Kemudian “peramal” itu masuk ke ruangan lain dan muncul kembali dengan setumpuk uang. Dia menyerahkan uang itu ke pamannya dan berkata, “Lihat, ramalanku terbukti bukan?”

Pamannya berkata, “Ya, ramalanmu terbukti benar. Aku sangat berhutang budi padamu.”

Pada saat itu kebetulan sorang guru sekolah lewat. Guru sekolah itu tidak melihat ketika pemuda itu menyerahkan uang ke pamannya, dia hanya mendengar bahwa sang paman mengucapkan terimakasih kepada keponakannya karena ramalannya terbukti benar.

Setelah beberapa hari berpikir-pikir untuk mengunjungi pemuda itu meminta agar dia meramalkan keberuntungan anak perempuannya. Maka akhirnya bersama puterinya guru itu mendatangi pemuda tadi dan berkata, “Aku punya masalah. Sudah saatnya anak perempuanku ini menikah. Bisakah kamu mengatakan adakah kemungkinan dia akan memperoleh suami yang baik? Aku ingin agar dia menikah dengan seseorang yang kaya, tampan dan berpendidikan tinggi sehingga dia dia tidak perlu mengkhawatirkan masa depannya.”

Pemuda itu menerawang keberuntungan anak perempuan guru itu dan berkata, “Dalam waktu dua bulan kamu akan menemukan pasangan yang tepat bagi anak perempuanmu. Dari keberuntungannya dapat kulihat bahwa dia adalah gadis yang baik. Kamu akan memperoleh pria yang tepat untuk dinikahinya.”

Guru itu sangat gembira mendengar hal itu dan mulai menyiapkan pesta pernikahan puterinya yang cantik itu. Bahkan dia menggaji juru masak serta karyawan khusus untuk upacara pernikahan anaknya. Sementara itu waktu terus berlalu, namun belum juga anaknya berjumpa dengan pria yang cocok. Tetapi dia sangat percaya pada peramal muda itu, dan yakin bahwa sesuatu akan terjadi.

Akhirnya, ketika dua bulan hampir berlalu, pria itu datang lagi ke peramal muda itu dan bertanya, “Apakah kamu yakin kalau anakku akan segera menikah? Aku sudah menyiapkan segala sesuatunya. Aku sudah menghubungi pendeta dan menggaji beberapa pelayan khusus. Aku telah membeli perhiasan bagi pernikahannya. tetapi aku belum menemukan pengantin laki-lakinya. Apa yang akan terjadi kalau ramalanmu meleset?”

Peramal muda itu menjawab, “Kenapa kamu khawatir? Di desa ini adakah orang yang lebih kaya dariku? Dan apakah kamu tidak berpikir bahwa aku tampan? Bukankah aku berpendidikan tinggi?”

Guru itu berkata, “Kamu? Bagaimana mungkin aku berharap kamu akan menikahi puteriku?”

Peramal itu menjawab, “Mengapa tidak?”

Guru itu berkata, “Karena kamu kaya, tampan dan baik hati, maukah kamu menikahi puteriku?”

Anak muda itu menjawab, “Tentu saja, tentu saja kamu tidak perlu khawatir. Kami akan menikah besok.”

Maka menikahlah peramal muda itu dengan puteri guru tadi, dan dengan demikian dia memenuhi janjinya dan membuat ramalannya menjadi kenyataan.

Isterinya demikian cerdas. Dia telah mendengar bagaimana suaminya telah memberikan uang ke pamannya karena ramalannya meleset. Dan dia tahu bahwa pemuda itu harus menikahinya agar ramalan berikutnya terwujud. Maka dia berkata kepada suaminya, “Aku tidak mengizinkan kamu meneruskan pekerjaanmu sebagai peramal. Karena kamu punya begitu banyak uang, kamu tidak perlu bekerja. Tetapi kamu harus berhenti meramal karena kamu tidak mengerti apapun mengenai astrologi. Kalau kamu benar-benar mencintaiku, kamu harus menghentikannya.

Kamu adalah orang terkaya di desa ini. Kamu punya begitu banyak pegawai. Kalau secara teratur kamu pergi ke ladang untuk mengawasi pegawaimu, maka mereka akan melakukan pekerjaannya dengan lebih baik dan kita akan punya panenan yang lebih berlimpah. Ini bisa menjadi pekerjaanmu.”

Maka setiap hari pria muda ini menghabiskan waktu beberapa jam mengawasi ladangnya. Para pekerja sangat gembira karena dia menunjukkan perhatian kepada mereka. Pemuda itu gembira karena dia tahu dia telah mencapai sesuatu yang positif setiap hari. Dia punya alasan untuk bangun lebih pagi setiap hari.

Kira-kira tiga bulan kemudian, pamannya datang lagi dan berkata, “Keponakanku, sekali lagi aku perlu uang. Maukah kami meramal keberuntunganku dan melihat apakah ada harapan bagiku untuk mendapatkan uang itu?” Sang paman berharap keponakannya sekali lagi akan memberi uang untuk membuktikan bahwa ramalannya benar.

Pria muda itu berkata, “Maaf paman. Aku telah berhenti meramal. Isteriku mengatakan bahwa aku tidak bisa melakukannya dengan baik, maka aku menurutinya.”

Lebih baik kita berhenti melakukan hal-hal yang diluar nalar dan kemampuan kita, untuk kemudian melakukan perbuatan yang positif, yang ternyata bisa menyenangkan orang banyak.

Diterjemahkan dari Garden of the Soul karya Sri Chinmoy.

-----------

Sunday, April 19, 2009

Gagasan Anak Kecil

Sebuah truk besar bergerak melewati jalan di bawah rel kereta api. Truk itu terjepit di antara jalan dan beton penyangga di atasnya. Semua upaya para ahli untuk membebaskan truk itu tidak berhasil sehingga jalan menjadi macet total.

Seorang anak kecil berulangkali mencoba menarik perhatian mandor yang bekerja di situ, tetapi selalu saja diabaikan. Akhirnya dengan sangat gusar, mandor itu berkata, “Saya kira engkau datang untuk mengatakan kepada kami bagaimana caranya menyelesaikan pekerjaan ini! Benar?”


“Ya,” kata anak itu, ”Coba kempiskan sedikit ban truk itu.”


Dalam pikiran awam terdapat banyak alternatif. Tetapi dalam pikiran ahli, hanya beberapa saja.

-----------

Membentuk Tubuh

MEMBENTUK TUBUH DENGAN PRANA

Oleh : Glenn Mendoza MD.
Diterjemahkan dari PranaWorld edisi 2, halaman 48

Sejarahnya, Membentuk Tubuh dengan Prana pertama kali direkomendasikan dalam "Ilmu dan Seni Penyembuhan dengan Tenaga Prana" dengan tujuan untuk memperbesar ukuran payudara. Kemudian, teknik ini diterapkan pada kaki oleh Roberto Zamperini di Italia. Acharya Faith Sawey dari Filipina dan para Penyembuh Prana dari Australia juga bereksperimen pada teknik Membentuk Tubuh dengan Prana ini. Belakangan, Dr. Glenn Mendoza dari Amerika lebih jauh lagi bereksperimen pada Membentuk Tubuh dengan Prana ini, dan artikel berikut ini merupakan laporan atas hasil eksperimennya.

Estetika Prana adalah istilah khusus yang menunjukkan filosofi penerapan teknik Penyembuhan Prana Master Choa Kok Sui pada tubuh manusia, yang menggabungkan sifat-sifat seperti kecantikan, bentuk tubuh, simetri dan gaya. Dengan kebutuhan yang terus meningkat dan keinginan yang besar akan kecantikan dan penampilan di seluruh dunia, Estetika Prana terus berkembang menuju program yang lebih dapat diterima dan lebih relevan agar nampak indah dan terasa baik.

Pembentukan tubuh dengan menggunakan Penyembuhan Prana Master Choa Kok Sui merupakan inovasi baru tingkat lanjut di bidang teknik Estetika Prana MCKS dengan tujuan untuk mengencangkan otot tubuh, menguatkan dan membentuk kembali bagian-bagian tubuh tertentu, terutama di daerah perut, pinggul, pantat dan paha dengan menggunakan prana berwarna. Pembentukan tubuh langkah demi langkah dengan protokol Penyembuhan Prana dapat memberikan hasil yang paling cepat dan bertahan lama dalam membentuk dan mengencangkan bagian tubuh yang terganggu.


Pembentukan Tubuh dengan Prana dikembangkan karena ada kebutuhan yang terus meningkat pada pendekatan melangsingkan tubuh yang non-invasif dan tanpa pembedahan, karena lemak yang tidak diinginkan, kulit yang kendur; dan lemak, kulit atau otot yang longgar membutuhkan efek yang mengencangkan.

Untuk menerapkan Pembentukan Tubuh dengan Prana, yang melakukan haruslah seorang Penyembuh Prana yang handal, yang telah mempelajari dan memahami prinsip-prinsip dasar Penyembuhan Prana. Sangat disarankan agar Penyembuh Prana ini sudah mengikuti lokakarya tingkat Dasar, tingkat Lanjut, Psikoterapi, dan Penyembuhan Prana dengan Kristal, sebelum menggunakan tuntunan Estetika Prana (Mengencangkan Wajah, Mengurangi berat badan dengan Prana dan Membentuk Tubuh). Lokakarya mini Estetika Prana telah ditawarkan kepada para Penyembuh Prana untuk memperkenalkannya kepada mereka, untuk selanjutnya memberi sertifikat setelah mereka mempelajari teknik Penyembuhan Prana khusus ini.


Pengamatan yang teliti pada sejarah kesehatan pasien harus dilakukan sebelum Pembentukan Tubuh dengan Prana karena beberapa orang mungkin tidak cocok bagi Pembentukan Tubuh dengan Prana. Mereka yang menderita gangguan medis yang serius atau mereka yang menderita gangguan gastro-intestinal (seperti diare, gastroesophageal reflux, kondisi hati kurang baik dan sakit perut), serta pencernaan yang terlalu peka (seperti alergi makanan), dan mereka yang sedang minum obat dokter harus menghindarkan diri dari perawatan Pembentukan Tubuh dengan Prana.


Si Penyembuh Prana harus memastikan bahwa pasiennya benar-benar memahami esensi Pembentukan Tubuh dengan Prana. Profesionalisme, privasi dan hak pasien harus selalu diingat sepanjang waktu. Buat agar pasien memahami bahwa tidak ada janji apapun akan hasilnya nanti. Serangkaian penyembuhan yang teratur perlu dijadwalkan agar memperoleh hasil yang maksimal.


*
Tata cara Pembentukan Tubuh dengan Prana (program membentuk ulang, menyelaraskan dan mengencangkan)

Untuk daerah pantat
  1. Telusuri semua cakra mayor.
  2. Penyapuan umum dengan hijau muda keputih-putihan
  3. Bersihkan, sembuhkan dan berikan energi ke cakra-cakra mayor (sesuai kebutuhan)
  4. Teknik penyapuan dan pemberian energi pada daerah pantat dengan hijau muda keputih-putihan (HMK) berselang-seling dengan oranye muda keputih-putihan (OMK). Terus lakukan penyapuan sampai hasil yang diinginkan tercapai. Prana hijau muda dan oranye muda bisa digunakan.
  5. Bentuk kembali daerah pantat untuk menyeimbangkan daerah yang tidak seimbang.
  6. Berikan energi ke pantat dengan merah muda keputih-putihan.
  7. Stabilkan
  8. Putuskan
  9. Telusuri ulang
Untuk daerah perut
  1. Telusuri semua cakra mayor.
  2. Penyapuan umum dengan hijau muda keputih-putihan
  3. Bersihkan, sembuhkan dan berikan energi ke cakra-cakra mayor (sesuai kebutuhan)
  4. Buat lapisan tipis prana biru muda keputih-putihan di seluruh daerah perut di bawah lapisan kulit (epidermis, dermis, dan lapisan lemak subkutan) dan sebelum ogan dalam. Tutup seluruh organ dalam dengan prana biru muda keputih-putihan (BMK) untuk meminimalkan pengaruh prana oranye.
  5. Teknik penyapuan dan pemberian energi pada daerah perut dengan hijau muda keputih-putihan (HMK) berselang-seling dengan oranye muda keputih-putihan (OMK). Terus lakukan penyapuan dengan seksama sampai hasil yang diinginkan tercapai.
  6. Bentuk kembali daerah perut dan bagian sampingnya untuk menyeimbangkan daerah yang tidak beraturan.
  7. Berikan energi dengan lembut pada kulit di daerah perut dengan merah muda keputih-putihan.
  8. Stabilkan
  9. Putuskan
*
Mengurangi selulit


Menghilangkan selulit kadang-kadang merupakan bagian dari Pembentukan Tubuh dengan Prana juga. Selulit adalah sekumpulan timbunan lemak yang tebal dan padat dan nampak seperti "kulit oranye kehitaman" di daerah pantat, pinggul dan paha. Secara umum ini terkait dengan kelebihan berat badan dan kegemukan dan ada bermacam-macam penyebabnya. Dengan menggunakan Estetika Prana, seseorang dapat mengurangi atau menghilangkan selulit dengan menggunakan prana berwarna. Tata cara berikut ini dapat membantu mengurangi selulit tetapi ini harus digunakan bersamaan dengan mengkonsumsi diet sehat lainnya, olah raga dan program mengencangkan otot agar membuahkan hasil yang optimal dan bertahan lama.


*
TATACARA MEMBENTUK TUBUH DENGAN PRANA

Persiapan:

  • Olahraga setiap hari
  • Meditasi Jantung Kembar berselang-seling dengan meditasi Lord’s Prayer

Cara Perawatan:
  • Penyapuan umum dengan hijau muda keputih-putihan 3-5 siklus
  • Perawatan setempat pada cakra-cakra berikut:
  1. Cakra solar-pleksus depan dan belakang, penyapuan dengan hijau muda keputih-putihan, kemudian diberi energi biru muda keputih-putihan.
  2. Cakra pusar, penyapuan dengan hijau mk dan oranye mk, kemudian diberi energi biru mk, hijau mk dan oranye mk.
  3. Cakra dasar, penyapuan dengan hijau mk, kemudian diberi energi merah mk.
  4. Cakra ajna, penyapuan dengan lembayung mk, kemudian diberi energi lembayung listrik
  5. Cakra tenggorokan, penyapuan dengan hujau mk, kemudian diberi energi lembayung mk
  6. Cakra jantung depan dan belakang, penyapuan dengan hijau mk dan lembayung mk, kemudian diberi energi keemasan
Cara Mengurangi Selulit
  1. Telusuri cakra-cakra mayor
  2. Lakukan penyapuan umum dengan hijau muda keputih-putihan.
  3. Bersihkan, sembuhkan dan berikan energi pada cakra-cakra mayor (sesuai kebutuhan)
  4. Lokalisir daerah yang ada selulitnya dengan prana biru muda keputih-putihan, buatlah lapisan prana biru muda keputih-putihan berbenuk bundar disekeliling daerah itu dengan batas tepi yang cukup lebar.
  5. Lakukan penyapuan dan pemberian energi pada daerah selulit dengan hijau muda keputih-putihan (HMK) berselang-seling dengan oranye muda keputih-putihan (OMK). Kalau perlu dapat digunakan prana hijau muda dan oranye muda. Terus lakukan penyapuan dengan seksama sampai terjadi penghalusan pada selulit dan juga peningkatan kontur dan tekstur kulit yang semakin halus.
  6. Berikan energi merah muda keputih-putihan ke daerah itu
  7. Stabilkan dan putuskan.

Pembentukan Tubuh dengan Prana dapat juga diterapkan di daerah tubuh yang lain di mana terdapat lemak yang tidak diinginkan atau kulit dan otot yang kendur seperti di daerah lengan atas, daerah leher, paha bagian atas dan bagian sisi dalam dan bahkan di dada. Sangat diperlukan kehati-hatian dan pengamatan dalam upaya kita menerapkan teknik Penyembuhan dengan Prana berwarna di daerah-daerah organ yang sensitif, seperti di pembuluh darah dan ujung syaraf yang terletak pada atau di dekat daerah yang akan dirawat.

-----------

Friday, April 17, 2009

Mengeluh

Meneruskan dari millis sebelah...

Good article to reflect yourself. Have a blessed day!

Sebuah kata sederhana yang mungkin jarang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi seringkali kita praktekkan langsung baik secara sadar maupun tidak sadar. Beberapa waktu lalu saya berkumpul dengan teman-teman lama. Seperti biasa kami bicara tentang pekerjaan, pasangan hidup, masa lalu, dan berbagai macam hal lainnya.

Setelah pulang saya baru tersadar, bahwa kami satu sama lain saling berlomba untuk memamerkan keluhan kami masing-masing seolah-olah siapa yang paling banyak mengeluh adalah yang paling hebat.

‘Bos gue kelewatan masa udah jam 6 gue masih disuruh lembur, sekalian aja suruh gue nginep di kantor!’

‘Kerjaan gue ditambahin melulu tiap hari, padahal itu kan bukan ‘job-description’ gue’

‘Anak buah gue memang bego, disuruh apa-apa salah melulu’.

Kita semua melakukan hal tersebut setiap saat tanpa menyadarinya.

Tahukah Anda semakin sering kita mengeluh, maka semakin sering pula kita mengalami hal tersebut. Sebagai contoh, salah seorang teman baik saya selalu mengeluh mengenai pekerjaannya. Sudah beberapa kali dia pindah kerja dan setiap kali bekerja di tempat yang baru, dia selalu mengeluh mengenai atasan atau rekan-rekan sekerjanya.

Sebelum dia pindah ke pekerjaan berikutnya dia selalu ribut dengan atasan atau rekan kerjanya. Seperti yang bisa kita lihat bahwa nampaknya terbentuk suatu pola tertentu yang sudah dapat diprediksi, dia akan selalu pindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan berikutnya sampai dia belajar untuk tidak mengeluh.

Mengeluh adalah hal yang sangat mudah dilakukan dan bagi beberapa orang hal ini menjadi suatu kebiasaan dan parahnya lagi mengeluh menjadi suatu kebanggaan. Bila Anda memiliki dua orang teman, yang pertama selalu berpikiran positif dan yang kedua selalu mengeluh, Anda akan lebih senang berhubungan dengan yang mana? Menjadi seorang pengeluh mungkin bisa mendapatkan simpati dari teman kita, tetapi tidak akan membuat kita memiliki lebih banyak teman dan tidak akan menyelesaikan masalah kita, bahkan bisa membuat kita kehilangan teman kita.

Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa kita mengeluh? Kita mengeluh karena kita kecewa bahwa realitas yang terjadi tidak sesuai dengan yang kita harapkan.

Bagaimana kita mengatasi hal ini? Caranya sebenarnya gampang-gampang susah, kita hanya perlu bersyukur. Saya percaya bahwa di balik semua hal yang kita keluhkan PASTI ADA hal yang dapat kita syukuri.

Sebagai ilustrasi, Anda mengeluhkan pekerjaan Anda. Tahukah Anda berapa banyak jumlah pengangguran yang ada di Indonesia?

Sekarang ini hampir 60% orang pada usia kerja produktif tidak bekerja, jadi bersyukurlah Anda masih memiliki pekerjaan dan penghasilan. Atau Anda mengeluh karena disuruh lembur atau melakukan kerja ekstra. Tahukah Anda bahwa sebenarnya atasan Anda percaya kepada kemampuan Anda? Kalau Anda tidak mampu tidak mungkin atasan Anda menyuruh Anda lembur atau memberikan pekerjaan tambahan.

Bersyukurlah karena Anda telah diberi kepercayaan oleh atasan Anda, mungkin dengan lebih rajin siapa tahu Anda bisa mendapatkan promosi lebih cepat dari yang Anda harapkan?

Bersyukurlah lebih banyak dan yakinlah hidup Anda akan lebih mudah dan keberuntungan senantiasa selalu bersama Anda, karena Anda dapat melihat hal-hal yang selama ini mungkin luput dari pandangan Anda karena Anda terlalu sibuk mengeluh.

*
Cobalah yang berikut ini:

  1. Bersyukurlah setiap hari, setidaknya satu kali sehari. Bersyukurlah atas pekerjaan Anda, kesehatan Anda, keluarga Anda atau apapun yang dapat Anda syukuri. Ambilah waktu selama 10-30 detik saja untuk bersyukur kemudian lanjutkan kembali kegiatan Anda.
  2. Jangan mengeluh bila Anda menghadapi kesulitan tetapi lakukanlah hal berikut ini. Tutuplah mata Anda, tarik nafas panjang, tahan sebentar dan kemudian hembuskan pelan-pelan dari mulut Anda, buka mata Anda, tersenyumlah dan berpikirlah bahwa suatu saat nanti Anda akan bersyukur atas semua yang terjadi pada saat ini.
  3. Biasakan diri untuk tidak ikut-ikutan mengeluh bila Anda sedang bersama teman-teman yang sedang mengeluh dan beri tanggapan yang positif atau tidak sama sekali. Selalu berpikir positif dan lihatlah perubahan dalam hidup Anda.

‘Semakin banyak Anda bersyukur kepada Tuhan atas apa yang Anda miliki, maka semakin banyak hal yang akan Anda miliki untuk disyukuri.’

P.S.: Saya bersyukur karena Anda telah membaca tulisan ini dan saya akan lebih bersyukur lagi jika Anda menyebarkan tulisan ini ke rekan-rekan Anda sehingga Anda juga dapat bersyukur karena telah membuat orang lain bersyukur.

Dikutip dari milis Komunitas SUARA

-----------

Wednesday, April 15, 2009

Tentang Vegetarian

VEGETARIAN
Ikut menentukan tingkat kemurnian energi prana

(Lihat buku tingkat lanjut halaman 14)


Ada berbagai tingkatan kemurnian energi prana. Jika tubuh energi penyembuh masih kasar, maka tenaga prana yang dipancarkannya juga kasar. Jika penyembuh mempunyai tubuh energi yang lebih murni atau lebih halus, maka energi prana yang dipancarkan juga akan lebih murni dan lebih halus. Efek energi prana yang kasar adalah pasiennya cenderung mengalami penumpukan dan cenderung mengalami reaksi radikal. Misalnya, bila sedikit saja energi prana yang kasar dipancarkan pada daerah kepala, pasien bisa merasa pusing. Atau bila energi prana yang lebih kasar dipancarkan ke cakra solar plexus, pasiennya akan mengalami kesulitan bernafas.

Tingkat kemurnian energi tubuh penyembuh tergantung pada beberapa faktor. Salah satunya adalah lamanya dan frekuensi penyembuhannya. Para peserta lokakarya Penyembuhan dengan Tenaga Prana atau para penyembuh pemula pada awalnya cenderung mempunyai tubuh energi yang kasar, tetapi secara bertahap tubuh energinya akan berkembang menjadi lebih halus atau lebih murni setelah sering melakukan penyembuhan. Inilah penyebab pasien yang ditangani oleh penyembuh pemula cenderung mengalami penumpukan prana atau reaksi radikal. Peningkatan tubuh energi yang lebih murni dapat dipercepat dengan menjadi vegetarian dan dengan melakukan meditasi secara teratur, terutama Meditasi Jantung Kembar.

Energi prana yang kasar berukuran jauh lebih besar dibandingkan dengan energi prana yang halus atau murni. Energi prana yang murni mempunyai efek menembus yang lebih besar, laju asimilasinyapun lebih cepat, dan dapat dipancarkan dalam jumlah yang lebih banyak pada pasien tanpa menimbulkan reaksi radikal. Yang dimaksud mempunyai efek menembus yang lebih besar adalah dapat menembus tubuh energi dan fisik pasien dengan cepat dan dengan lebih sedikit hambatan, karena energi ini sangat kecil dan halus. Dengan energi prana yang lebih kasar, dibutuhkan waktu yang lebih lama bagi energi vital ini untuk meresap kedalam tubuh energi dan tubuh fisik pasien.

Kalau energi prana yang sangat murni dipancarkan pada bagian yang sakit, laju asimilasinya sangat cepat. Ini nampak secara waskita sebagai gelembung-gelembung kecil yang muncul dengan cepat pada bagian yang sakit. Hal semacam ini tidak akan nampak bila energi prana yang dipancarkan tidak begitu murni. Dengan kata lain, para penyembuh yang mempunyai tubuh energi yang lebih murni menghasilan laju pengurangan rasa sakit dan penyembuhan yang lebih cepat dibandingkan dengan penyembuh dengan tubuh energi yang lebih kasar.

Para penyembuh biasa mempunyai aura dalam seukuran sekitar setengah sampai satu meter, tubuh energinya biasanya tidak begitu murni. Penyembuh prana dengan tingkat yang lebih lanjut memiliki aura dalam seukuran sekitar dua meter atau bahkan lebih dan tubuh energinya lebih halus. Penyembuh prana dengan tingkatan yang sangat maju dapat mempunyai aura dalam seukuran lebih dari lima puluh meter dan tubuh energinya sangat murni.

Jika penyembuh prana mempunyai tubuh energi yang sangat murni, maka akan lebih banyak energi yang dapat diproyeksikannya pada pasien tanpa menyebabkan penumpukan prana. Misalnya seorang penyembuh prana yang sangat berkembang dapat meningkatkan aura dalam pasien dari seukuran tujuh centimeter sampai menjadi lebih-kurang satu meter tanpa menimbulkan rasa tidak enak atau penumpukan prana pada pasiennya. Pada penyembuh prana biasa dengan tubuh energi yang relatif kasar, usaha meningkatkan aura dalam bagian yang sakit dari tujuh menjadi tigapuluh centimeter saja sudah dapat menimbulkan rasa tidak enak atau penumpukan prana. Seorang penyembuh prana yang sangat berkembang dapat memancarkan sangat banyak energi prana yang begitu murni yang dapat segera diasimilasi dalam waktu yang sangat singkat, dengan demikian pasien-pasiennya dapat sembuh dengan cepat. Secara singkat dapat dikatakan bahwa tubuh energi dapat ditingkatkan dan dimurnikan dengan cara:

1. Menjadi vegetarian
2. Melakukan meditasi secara teratur
3. Melakukan penyembuhan secara teratur
4. Berhenti merokok
5. Menghindari minuman keras
6. Menjauhi obat terlarang.

Merokok, minum minuman keras dan menggunakan obat terlarang tegas-tegas harus dihindari karena mengotori dan menyumbat tubuh energi.

*
Mengapa vegetarian?


Karena dengan tidak memakan daging, tubuh energi kita akan menjadi lebih murni. Ketika binatang akan disembelih, dia berontak, marah, takut, sedih, penuh kebencian dan banyak energi negatif lainnya, energi buruk semacam ini tertinggal dalam tubuhnya, walau dia sudah mati disembelih, dagingnya dipenuhi oleh energi kotor, sehingga ketika kita memakannya, energi kotor tersebut masuk juga kedalam tubuh fisik kita dan pada gilirannya akan mengotori tubuh energi kita juga. Daging babi mempunyai energi yang sangat kotor, karena makanannya juga sangat kotor. Lele , belut dan binatang tak bersisik lainnya juga mempunyai energi yang kotor, ini terutama karena mereka hidup dilumpur.


Dengan vegetarian sebenarnya melatih kita agar lebih dapat menahan diri. Memang sulit pada awalnya, melihat orang lain, terutama dirumah, memakan makanan berdaging yang nampak begitu lezat, sedangkan kita hanya memakan sayuran saja. Mula-mula memang nampaknya latihan kita hanya pada seputar makanan saja. Tetapi sekali kita sudah terbiasa menahan diri, hal-hal lain yang lebih besarpun akan lebih mudah kita atasi.

Dengan vegetarian kita juga memberikan kasih sayang kepada sesama makhluk hidup dengan mempraktekkan hukum belas kasihan. Tidak membunuh dan tidak menyebabkan terjadinya pembunuhan dengan menyembelih makhluk bernyawa. Lebih luas lagi, kita akan terbiasa menyayangi makhluk hidup lainnya, sehingga juga tidak akan menyakiti atau mengekang kebebasannya. Seorang vegetarian sebaiknya juga tidak memperdagangkan daging, burung, dan sebagainya.

Kalau kita perhatikan, binatang pemakan daging biasanya bertaring panjang, ini digunakan untuk memudahkannya mencabik daging mangsanya, pemakan daging mempunyai usus yang lebih pendek dibandingkan pemakan tumbuh-tumbuhan. Sekarang kalau kita perhatikan, ciri manusia bukanlah pemakan daging, manusia tidak mempunyai taring yang panjang, tetapi mempunyai usus yang panjang, jadi sama dengan ciri pemakan tumbuh-tumbuhan. Kalau demikian, kenapa kita memakan daging? Sepertinya ini adalah akibat perkembangan budaya manusia yang salah, dan sekarang rupanya sudah mulai dikoreksi, kalau kita perhatikan, dinegara barat, sekarang banyak sekali dijumpai orang yang vegetarian.

Menjadi vegetarian tidah berarti hanya tidak makan daging saja, tetapi juga harus mempunyai spiritualitas yang tinggi, tenang, ramah, penuh kasih-sayang dan penyabar. Kalau harus memilih, lebih baik makan daging daripada marah-marah karena tidak tersedia makanan vegetarian. Seorang vegetarian sebaiknya juga jangan terlalu fanatik, sesekali pada suasana tertentu, misalnya dalam pesta perkawinan, kalau yang tersedia semua mengandung daging, untuk menghormati tuan rumah tidak menjadi soal kalau kita memakan makanan yang tersedia, asalkan tidak berlebihan, sekedarnya saja.

Banyak variasi makanan vegetarian yang cukup bergizi yang dapat disediakan, bahkan sekarang banyak sekali restoran vegetarian dibuka, juga tidak usah mengkhawatirkan kesehatan anda, karena makanan vegetarian lebih menyehatkan.

Ada yang sangat ketat dalam mempraktekan vegetarian ini, ada yang tidak mau makan telur sama sekali, ada yang memakannya, asalkan itu telur ayam negeri, karena telur ayam negeri tidak dibuahi, jadi tidak ada kehidupan disitu.

Yang lebih ketat lagi, ada yang tidak mau menggunakan bahan-bahan yang berasal dari binatang sama sekali, misalnya kulit, tulang, bulu dan lainnya, seperti sepatu, sandal, ikat pinggang, tas, dompet, aksesori, kosmetika dan juga obat-obatan. Bahkan ada yang sampai alat masak dan alat makannyapun harus khusus, yang belum pernah digunakan untuk memasak atau menghidangkan makanan berdaging. Aliran yang seperti ini disebut veganisme.

Tetapi sebagai penyembuh prana, kita tidak perlu begitu ketat, dan dianjurkan lebih banyak makan buah-buahan, dengan demikian kekuatan kita dalam menyembuhkan akan meningkat.

*
Sering sering lakukan penyembuhan.


Sebagai pemula, kadang kita ragu akan kemampuan kita sendiri, sebaiknya mula-mula kita melakukan penyembuhan pada penyakit yang tidak terlalu berat, kalau kita sudah berhasil menyembuhkan penyakit ringan, kepercayaan diri dan keyakinan kita akan bertambah, ini juga pada akhirnya akan meningkatkan kemampuan kita.


Kalau belum merasa yakin, untuk berlatih sebelum memulai “berpraktek”, kita dapat melakukan penyembuhan jarak jauh, ini untuk membiasakan diri kita melakukan prosedur penyembuhan secara benar.

Kadang-kadang pada mulanya kita sulit mendapatkan pasien, itu terutama karena orang belum tahu dan belum yakin akan “kemampuan baru” kita. Kita dapat memulainya dari keluarga sendiri, kerabat atau rekan sekerja, nanti dengan sendirinya dari mulut-kemulut, tetangga, saudaranya atau relasinya akan mulai berdatangan, tentu saja ini kalau kita sudah cukup berhasil menyembuhkan. Untuk meningkatkan kemampuan kita, kecuali vegetarian, meditasi dan banyak menyembuhkan, kepercayaan diri, ketulusan dan kasih sayang juga akan sangat membantu kesembuhan pasien kita. Dengan demikian kita sudah mengawali darmabakti kita terhadap sesama. Percaya dirilah, tidak perlu ragu!

-----------