Saturday, June 27, 2009

Menggunakan Pendulum (3)

Penyelarasan
Lanjutan dari: Cara Menggunakan Pendulum

Karya Sig Lonegren

Disunting oleh: Bernard Prasodjo


Dalam menggunakan pendulum, langkah selanjutnya yang perlu Anda ketahui adalah penyelarasan (tuning in), ini sama seperti menyetel radio atau mencari frekwensi yang tepat. Di sini disediakan empat langkah persiapan atau pertanyaan untuk penyelarasan. Nyatakan apa yang hendak Anda lakukan, dengan harapan akan memperoleh jawaban ‘ya’, kemudian ajukan lagi tiga buah pertanyaan sederhana tapi penting berikut ini: ‘Dapatkah saya?’ ‘Bolehkah saya?’ ‘Siapkah saya?’


‘Dapatkah saya?’ terkait dengan apakah saya mempunyai kemampuan ‘DOWSING’ untuk memperoleh jawaban yang benar terhadap pertanyaan yang saya ajukan. (Ingatkah Anda masa-masa di sekolah dulu, “Bu guru, dapatkah saya pergi ke kamar kecil?” “Tentu, tetapi kamu tidak dapat pergi sebelum kamu menyelesaikan ulanganmu!”) Mungkin saat ini Anda sudah memiliki cukup kemampuan untuk menemukan cincin teman Anda yang hilang di suatu tempat dalam ruangan, namun mungkin Anda belum dapat melakukan DOWSING untuk sesuatu si masa yang akan datang, yang biasanya di sebut dengan “DOWSING waktu.” Pertanyaan ‘Dapatkah saya?’ memungkinkan Anda mengetahui apakah Anda sudah punya cukup kemampuan untuk melakukan hal itu.

‘Bolehkah saya?’
dilakukan untuk meminta izin. Saat ini nampaknya hal ini memang terasa kurang penting, namun di situ ada sesuatu yang bisa melengkapi para DOWSER yang sudah terbiasa dengan pertanyaan itu, dia akan memperoleh hal-hal baru yang bisa mengatasi kesulitan-kesulitannya. Kalau sudah tercebur dalam dunia esoterik, atau menggunakan pendulum untuk mencari jawaban atas fenomena yang tak dapat dijelaskan, merupakan hal yang sering kita alami, DOWSER yang mahir dapat melakukannya dengan baik, namun hal itu bisa membuat para pemula tersesat. Karenanya sangat bijaksana meminta izin terlebih dahulu sebelum memulai pertanyaan seperti di atas.


Mungkin ada masalah karma yang terkait di situ, karma bisa berarti perimbangan antara perbuatan baik dan perbuatan buruk, dan sebagai akibatnya kita harus menerima pelajaran dari situ.
Mungkin Anda tergoda untuk mendapatkan nomor lotre harian yang cocok dengan memanfaatkan DOWSING, namun ingat, menggunakan kemampuan DOWSING atau intuisi bisa berakibat sebaliknya, “secara karma” pada tingkatan yang lain. “Bolehkah saya?” bisa membantu mencegah jangan sampai Anda terjerumus di daerah yang tidak ada manfaat positifnya bagi Anda.

Jadi siapa yang memberi Anda izin ketika Anda bertanya “Dapatkah saya?” Ada beberapa jawaban untuk yang satu ini, semuanya merupakan jawaban yang lemah, sama seperti jawaban atas pertanyaan “darimana datangnya jawaban DOWSING?” Perasaan saya mengatakan bahwa kita mempunyai pemandu spiritual yang terus mengawasi kita, sesuatu yang seperti berasal dari pribadi luhur (higher self) pada Huna, aliran spiritual Hawaii. Dalam setiap kejadian, nampaknya ada beberapa daya yang berkembang, yang berada di luar sana, terus memperhatikan kita, dan pertanyaan ‘bolehkah saya?’ memberi daya atau kekuatan itu kesempatan untuk berbicara secara langsung kepada kita, untuk membantu kita mempertahankan agar pertimbangan kita teap rasional.


Minta izin merupakan syarat penting saat kita menggunakan pendulum untuk melakukan penyembuhan, ini merupakan bidang lain yang membuktikan bahwa DOWSING merupakan sebuah cara yang penting. Tak ada hal yang lebih menjengkelkan atau mengganggu daripada ketika kita menghadiri konvensi tentang DOWSING dan tiba-tiba seseorang menghampiri Anda dan mulai melakukan DOWSING pada aura Anda, atau mengatakan sesuatu yang keliru mengenai diri Anda, sebelum bertanya apakah dia boleh melakukan hal itu pada Anda. Gangguan psikik pada privasi orang lain bukanlah hal yang boleh dilakukan begitu saja. Orang semacam itu adalah orang yang baru saja mempelajari sesuatu yang baru, dan mereka begitu bersemangat untuk memamerkan kepada orang lain apa yang baru saja diketahuinya (ingat bahwa saya tidak mengatakan “gnow” selama mereka belum belajar menjadi intuitif).

Izin merupakan hal yang sangat penting.
Jadi sebelum memulainya, prosedur kita adalah: ‘Inilah yang ingin saya lakukan.’ ‘Dapatkah saya?’ ‘Bolehkah saya?’ Ada satu lagi pertanyaan penyelarasan, ‘Siapkah saya?’ Apakah saya sudah melakukan semua yang diperlukan agar memperoleh jawaban yang benar? Apakah masih ada hal lain yang diperlukan untuk melakukan penyelarasan? Yang terpenting adalah ini: Kita anggap bahwa sejauh ini Anda telah menerima tanggapan yang positif, dan bahwa sebenarnya Andalah yang telah mengajukan pertanyaan.

Namun, bagaimana kalau yang Anda peroleh untuk salah satu dari pertanyaan tadi adalah “tidak?” Jawabannya sangat sederhana. Kalau Anda percaya pada proses ini, dan Anda memperoleh jawaban ‘tidak,’ tetapi terus saja bekerja dengan pendulum Anda, makan Anda tidak dapat mempercayai jawaban yang diberikan. Jadi sebaiknya Anda mulai dari awal sekali lagi. Tunggulah satu sampai dua menit dan cobalah mengajukan pertanyaan sekali lagi, namun dengan cara yang sedikit berbeda, kalau Anda tetap memperoleh jawaban ‘tidak’ untuk salah satu dari keempat langkah penyelarasan, cobalah melakukan DOWSING dengan pertanyaan yang berbeda sama sekali, bisa mengenai topik lain, Nanti Anda bisa mengulang pertanyaan Anda yang semula.


Salah satu cara yang paling berkesan yang dapat Anda gunakan di mana Anda bisa melakukan DOWSING ketika Anda membaca tulisan ini adalah dengan cara mempertanyakan setiap proses atau gagasan yang sedang Anda baca. Salah satu buku terpenting yang pernah saya baca ketika saya mempersiapkan diri untuk menjadi guru pada tahun 1960-an adalah sebuah buku berjudul “Mengajar sebagai aktifitas yang subversif.” tulisan Neil Postman dan Charles Weingartner. Kegiatan subversif yang dimaksudkan buku itu adalah membuat murid sekolah dasar dan menengah berpikir untuk diri mereka sendiri. Ini benar-benar subversif karena ketika Anda berhenti berpikir bahwa tujuan utama sebagian besar sekolah saat ini adalah mengajar muridnya agar duduk dalam satu garis lurus, tetap tenang, dan memberikan jawaban yang diinginkan gurunya. Dalam keadaan seperti ini, berpikir benar-benar merupakan kegiatan yang subversif.
Untuk berpikir bagi diri sendiri, pertama-tama Anda harus mampu mendengarkan orang lain, baru kemudian mempersiapkan pikiran Anda sendiri mengenai kebenaran dari apa yang baru saja Anda dengar. Ini benar-benar merupakan konsep “gnostik.” Saya terbuka pada apa yang akan Anda katakan, namun pada akhirnya saya akan mengatur pikiran saya sendiri, terimakasih!” Dengan hal semacam ini dalam pikiran kita, Postman dan Weingartner memberi judul bab pertamanya dengan “Crap Detecting.” Ini merupakan salah satu cara yang saya sarankan kepada Anda ketika menggunakan pendulum sambil membaca tulisan ini.

Mari kita coba berlatih: Tentukan sendiri pentingnya langkah-langkah penyelarasan ini. Di sini, pertanyaan yang diajukan adalah: “Apakah pada saat ini keempat langkah penyelarasan ini bermanfaat bagi saya?”

Peganglah pendulum dalam posisi mencari. Katakan bahwa Anda ingin mengajukan pertanyaan berkenaan dengan keempat langkah penyelarasan ini. Itu adalah hal yang ingin saya lakukan. Saya ingin tahu apakah keempat langkah ini berguna bagi saya saat ini?”


‘Dapatkah saya?’ Apakah saya punya cukup kemampuan DOWSING untuk bisa melakukan hal ini?’

‘Bolehkah saya?’
‘Apakah saya diizinkan melakukannya?’ Sekali lagi, mungkin nampaknya pertanyaan ini kurang relevan, namun ini merupakan bagian dari sebuah proses.


'Siapkah saya?’ (kita anggap setiap kali Anda memperoleh jawaban ‘ya’) ‘Apakah langkah penyelarasan ini berguna bagi saya bila saya melakukannya saat ini?’

Apa jawaban yang Anda terima? Saya yakin bahwa sebagian besar dari Anda akan memperoleh jawaban ‘ya’ sepanjang latihan ini. Sebagian besar DOWSER di seluruh dunia menggunakan proses penyelarasan sama seperti yang kita lakukan. Bila karena ada suatu perubahan yang aneh, di sana-sini Anda memperoleh jawaban ‘tidak’ dalam latihan Anda, ulang sekali lagi seluruh proses setelah Anda membaca tulisan ini lebih lanjut.
Kalau Anda perhatikan, semua pertanyaan menggunakan kata-kata ‘pada saat ini’ (present tense). Mungkin saat ini Anda tidak membutuhkan proses penyelarasan ini. Mungkin Anda sudah cukup percaya diri bahwa sampai tahap ini respon yang Anda terima sudah akurat.

*
BERLATIH DENGAN TIGA MATA UANG LOGAM

Sekarang saatnya Anda berlatih melakukan DOWSING Anda yang sesungguhnya. Anda membutuhkan tiga mata uang logam (koin). Dua dengan nilai yang sama (kalau mungkin dengan tanggal keluaran yang sama), dan uang logam yang ketiga, dengan nilai yang berbeda.

Letakkan kedua uang logam yang sama dengan jarak kira-kira selebar telapak tangan. Pegang pendulum dalam posisi mencari, gerakkan pendulum (dengan sengaja) maju mundur di antar kedua mata uang logam tadi. Mulailah dengan sedikit ayunan dulu, tunggu sampai ayunan pendulum semakin melebar, seolah-olah ujung bandul pendulum mencoba mencapai uang logam tadi, Anda juga bisa merasakan daya tarik antara pendulum dan kedua uang logam itu.

Perhatikan betapa pendulum tertarik ke arah koin yang sama dengan kekuatan yang sama (kiri). Dengan koin yang berbeda (kanan), pendulum tertolak dan berayung menyamping di antara kedua koin.

Sekarang taruhlah mata uang yang ketiga (yang berbeda) menggantikan salah satu uang logam yang bernilai sama tadi. Yang terjadi bukanlah tarikan yang jelas ke arah kedua mata uang itu, kali ini pendulum Anda akan bergerak membentuk lingkaran atau berayun menyamping di antara kedua mata uang logam itu, atau bisa juga dalam gerakan lain. Tapi tidak akan terasa tarikan seperti yang terjadi sebelumnya, atau dorongan yang semula ada ketika pendulum bergerak di antara dua mata uang logam yang sama nilainya.


Berlatihlah dengan reaksi ini berulang kali. Pindah letak mata uang dalam posisi yang berbeda. Bagaimana reaksi pendulum Anda ketika Anda meletakkan tiga mata uang logam yang sama nilanya membentuk segitiga, dengan jarak lebih kurang selebar telapak tangan?

Anda akan menyukai latihan dengan tiga mata uang logam yang sama ini, dengan dua koin di antaranya sama tanggal keluarannya. Taruh semuanya di atas meja, dengan muka koin yang bertanggal sama menghadap ke bawah, kemudian acaklah, ambil dua di antaranya, tanpa terlebih dahulu melihat tanggal keluarannya dan lakukan DOWSING, cari tahu apakah kedua mata uang logam itu bertanggal sama atau tidak.


*
LATIHAN MELEMPAR KOIN

Untuk latihan ini, Anda membutuhkan seorang teman. Sebenarnya latihan ini merupakan latihan yang subversif, karenanya cara ini merupakan cara yang bagus untuk membuat seseorang tertarik pada DOWSING.
Anda membutuhkan sebuah koin, pendulum, pena atau pinsil dan selembar kertas untuk mencatat hasil latihan Anda.
Katakan pada diri Anda sendiri bahwa Anda ingin melakukan DOWSING untuk melihat apakah koin yang jatuh, menghadap ke atas ataukah telungkup. ‘Dapatkah saya?’ ‘Bolehkah saya?’ ‘Siapkah saya?’

Taruh koin di atas meja menghadap ke atas, pegang pendulum di atasnya, pendulum akan bergerak dari posisi ‘mencari’ Anda ke posisi ‘ya’ Anda. Sekarang balikkan koin Anda, perhatikan pendulum Anda sekarang bergerak ke posisi ‘tidak’ Anda (bisa saja responnya kebalikannya, itu tidak jadi soal).

Biarkan teman Anda membalik koinnya dan mencatat pada kertas apakah bagian muka atau bagian belakang yang menghadap ke atas. Ketika dia mencatat jawabannya, bertanyalah pada pendulum apakah koin itu menghadap ke atas atau ke bawah. Kalau jawabannya ‘ya’ pendulum akan bergerak ke respon ‘ya’. Bila menghadap ke bawah, pendulum akan bergerak ke respon ‘tidak’, beritahu jawaban pendulum ke rekan Anda agar dia mencatatnya. Lakukan ini sampai sepuluh kali, minta agar teman Anda tidak memberitahukan hasilnya sampai latihan ini selesai.

Anda punya kemungkinan “fifty-fifty”, jadi kalau tidak ada lagi yang bisa di DOWSE, Anda sudah punya kemungkinan benar atau salah sebesar 50%, kalau Anda memperoleh lebih dari 50%, itu bagus.


Tujuan sebenarnya dari latihan ini adalah untuk mengatasi kesalahan-kesalahan para DOWSER, terutama para pemula, itu bisa diibaratkan seperti naik sepeda, tak ada orang yang belajar naik sepeda tanpa terjatuh, itu merupakan bagian dari proses belajar. Juga definisi menjadi manusia yang terbaik adalah bahwa kita bukanlah makhluk yang sempurna (kalau tahu bahwa kita sempurna, kita tak akan ada di dunia ini). Jadi, sekali lagi, dalam jangka panjang, saya yakin bahwa tak ada DOWSER yang 100% akurat.

Jadi, kalau Anda tidak begitu berhasil dalam latikan koin tadi, cobalah lagi, hanya kali ini dengan lebih perlahan, santai saja, untuk berhasil mencapai teknik DOWSING, seperti juga kemampuan lainnya, tentu dibutuhkan waktu. Ingat! Bahkan Anda bisa meminta teman yang membantu latihan Anda berlatih tadi untuk mencoba menggunakan pendulum Anda!

-----------

Monday, June 15, 2009

Rahasia Cinta

Oleh: Lloyd J. Thomas, PhD.

Dalam masa libur akhir tahun yang lalu, saya menerima kiriman surat elektronik dari seorang pembaca, yang berisi sebuah artikel yang cukup menarik: “Top Ten Secret of Love”, sepuluh rahasia cinta yang paling utama. Secara psikologis itu sangat sehat dan bermanfaat, saya ingin membagikannya pada Anda, barangkali Anda ingin menggunakannya sebagai sebuah peringatan sepanjang tahun...., atau bahkan sepanjang kehidupan Anda.


Sepuluh rahasia cinta yang utama.

1. Kekuatan pikiran.
Cinta berawal dari pikiran kita, kita menjadi seperti apa yang kita pikirkan. Pikiran penuh cinta menciptakan pengalaman penuh cinta dan hubungan penuh cinta. Afirmasi dapat mengubah keyakinan dan pikiran mengenai diri kita dan diri orang lain. Kalau kita ingin mencintai orang lain, kita harus memperhatikan kebutuhan dan keinginan mereka. Berpikir tentang pasangan ideal yang Anda dambakan akan membantu Anda mengenalnya ketika suatu ketika nanti Anda berjumpa dengannya.

2. Kekuatan rasa hormat.
Anda tidak dapat mencintai seseorang atau sesuatu kecuali kalau Anda terlebih dahulu menghormatinya. tentu saja yang mula-mula perlu Anda hormati adalah diri Anda sendiri. Untuk mulai memperoleh self-respect bertanyalah pada diri Anda sendiri, apa yang saya hormati pada diri saya? Untuk memberikan hormat pada orang lain, walaupun mungkin sebenarnya Anda tidak begitu menyukainya, bertanyalah terlebih dahulu pada diri Anda, apa saja yang saya hormati dari dirinya?

3. Kekuatan memberi.
Kalau Anda ingin menerima cinta, yang perlu Anda lakukan adalah memberikannya terlebih dahulu. Apa yang Anda tebar, itulah nanti yang akan Anda tuai. Semakin banyak Anda memberikan cinta, semakin banyak cinta yang akan Anda terima. Mencintai adalah memberikan seluruh diri Anda, dengan lepas, penuh kerelaan dan tanpa pamrih. Teruslah berlatih melakukan kebaikan hati..., itu adalah rahasia dan resep kehidupan yang bahagia, hubungan yang langgeng akan berlangsung bila Anda selalu memusatkan perhatian pada apa yang dapat Anda berikan kepada orang lain, bukannya pada apa yang bisa Anda terima.

4. Kekuatan persahabatan.
Untuk mendapatkan cinta yang sejati, untuk mencintai seseorang dengan sepenuhnya, nampaknya Anda harus mencintainya seperti apa adanya, bukan seperti penampilan luarnya. Persahabatan adalah tanah yang gembur di mana benih cinta bisa tumbuh dengan subur. Bila Anda ingin membawa cinta kedalam pergaulan, Anda juga harus membawa serta persahabatan.

5. Kekuatan sentuhan.
Sentuhan adalah salah satu ekspresi cinta yang paling kuat, dia dapat meruntuhkan tembok pembatas dan mempererat persahabatan. Sentuhan yang lembut mampu merubah keadaan fisik dan emosional seseorang, serta membuat kita menjadi lebih reseptif dan lebih peka terhadap cinta.

6. Kekuatan untuk membebaskan.
Kalau Anda mencintai sesuatu, biarkan dia bebas..., walaupun itu dalam hubungan cinta sekalipun, kebanyakan orang membutuhkan ruang geraknya sendiri. Kalau kita ingin belajar mencintai, pertama-tama yang harus kita lakukan adalah belajar memaafkan dan melepaskan semua rasa sakit dan kesedihan masa lalu. Cinta berarti melepaskan kekhawatiran, ego dan kondisi.

7. Kekuatan komunikasi.
Mencintai seseorang berarti berkomunikasi dengan mereka. Biarlah orang yang Anda cintai tahu bahwa Anda mencintai, menghargai dan mempedulikan mereka. Jangan pernah merasa takut mengatakan “Saya mencintaimu.” Jangan biarkan kesempatan yang ada terlewat begitu saja tanpa pujian dan memberikan penghargaan pada seseorang. Selalu tinggalkan orang yang Anda cintai setelah Anda memberikan kata-kata cinta..., mungkin saja itu merupakan kali terakhir Anda berjumpa dengannya.

8. Kekuatan komitmen.
Kalau Anda ingin penuh dilimpahi cinta, Anda harus punya ketatapan hati untuk menjalankan komitmen yang telah Anda buat. Komitmen adalah alat penguji cinta yang sesungguhnya. Kalau Anda menginginkan hubungan yang penuh dengan cinta, Anda harus punya komitmen pada hubungan penuh yang cinta pula. Kalau Anda punya komitmen pada sesuatu, berhenti bukan merupakan suatu pilihan. Komitmen membedakan antara hubungan yang rapuh dan hubungan yang kuat, penuh gairah dan penuh cinta.

9. Kekuatan keinginan yang besar.
Hasrat akan memicu cinta dan membuatnya tetap hidup. Hasrat yang abadi tidak datang dari daya tarik jasmani saja. Itu berasal dari komitmen, antusiasme, minat, kegembiraan hati dan keinginan yang besar untuk melayani. Inti dari cinta dan kebahagiaan itu sama, yang perlu kita lakukan adalah setiap hari hidup dengan penuh gairah.

10. Kekuatan kepercayaan
Anda tidak dapat mencintai seseorang dengan sepenuhnya kecuali kalau Anda juga mempercayainya sepenuhnya. Bertindaklah seolah-olah hubungan Anda dengan orang yang Anda cintai tidak akan pernah berakhir. Percayailah diri Anda, percayailah orang lain dan percayailah dunia. Ini adalah dasar dari cinta.

Inilah sepuluh rahasia cinta yang utama. Saya berharap ada cinta yang membara dalam hati Anda semua, karena dengan cinta yang semacam itu, Anda dapat merubah lingkungan Anda, masyarakat Anda, bahkan merubah dunia.

-----------

Thursday, June 4, 2009

Berupaya Sesedikit Mungkin


Hukum "berupaya sesedikit mungkin"

Oleh: Deepak Chopra

Dalam bukunya "The Seven Spiritual Law of Success" Deepak Chopra menyatakan bahwa hukum spiritual sukses yang keempat adalah "Hukum Berupaya Sesedikit Mungkin" atau The Law of Least Effort. berikut ini adalah petikannya.

Hukum ini berlandaskan pada kenyataan bahwa kecerdasan alam bekerja dengan demikian mudah nyaris tanpa upaya apapun dan tanpa perlu dipikir. Dan karenanya juga merupakan prinsip keharmonisan dan cinta. Bila kita mempelajari pelajaran ini dari alam, dengan mudah kita bisa mewujudkan apa yang kita idamkan.

Bila Anda mempelajari cara kerja alam, akan Anda lihat bahwa yang digunakan adalah upaya yang sangat sedikit.

Rerumputan tidak berusaha untuk tumbuh, dia tumbuh begitu saja. Ikan tidak berusaha untuk berenang, begitu saja dia berenang. Bunga tidak berusaha untuk mekar, mereka mekar juga. Burung tidak berusaha untuk terbang, dan mereka terbang juga. Itu adalah kodrat hakiki mereka. Bumi tidak berusaha untuk berputar pada sumbunya; memang kodrat bumi adalah berputar dengan kecepatan tinggi dan beredar di alam raya. Merupakan kodrat batin setiap bayi untuk berada dalam kebahagiaan. Adalah kodrat matahari untuk bersinar, adalah kodrat bintang untuk berkelap kelip. Dan adalah kodrat manusia untuk membuat semua impiannya bisa terwujud, dengan mudah dan nyaris tanpa usaha.

Dalam ilmu pengetahuan tentang Veda, yang merupakan filosofi India yang usianya sudah sangat tua, prinsip ini dikenal sebagai prinsip ekonomi upaya, atau "Lakukanlah sesedikit mungkin dan capailah lebih banyak." Nanti, akhirnya sampailah Anda pada tingkat di mana Anda tidak melakukan apa-apa namun memperoleh semuanya. Itu berarti bahwa sebenarnya yang ada hanyalah gagasan yang samar, dan kemudian perwujudan gagasan itu muncul dengan tanpa banyak usaha. Yang secara umum disebut dengan "mukjizat" sebenarnya adalah cerminan dari "Hukum Berupaya Sesedikit Mungkin" ini.

Kecerdasan alam raya berfungsi dengan tanpa upaya, tanpa gesekan dan secara spontan saja. Yang non-liniar, yang intuitif, holistik dan memelihara. Dan bila Anda berada dalam keselarasan dengan alam, bila Anda berdiri dalam pemahaman diri sejati Anda, Anda dapat memanfaatkan "Hukum berupaya sesedikit mungkin" ini.

Upaya sesedikit mungkin akan bekerja bila tindakan Anda dimotivasi oleh cinta, karena seluruh alam raya disatukan oleh energi cinta. Kalau Anda mengejar kekuasaan dan ingin mengontrol orang lain, Anda membuang energi dengan percuma. Bila Anda mengejar uang atau kekuasaan demi ego Anda, Anda nenggunakan energi untuk mengejar ilusi akan kebahagiaan, bukannya menikmati kebahagiaan itu sendiri. Kalau Anda mencari uang untuk kebutuhan pribadi Anda saja, Anda memutuskan semua aliran energi yang menuju diri Anda, dan mengganggu ekspresi kecerdasan alam semesta. Tetapi bila tindakan Anda dimotivasi oleh cinta, tidak ada energi yang terbuang percuma. Bila tindakan Anda dimotivasi oleh cinta, energi Anda akan berlipat ganda dan terakumulasi- dan kelebihan energi yang Anda kumpulkan dan Anda nikmati dapat disalurkan untuk menciptakan apa saja yang Anda inginkan, termasuk kekayaan yang tak terbatas.

Anda dapat berpikir tentang tubuh fisik Anda sebagai alat untuk mengontrol energi; yang dapat menghasilkan, menyimpan dan memancarkan energi. Bila Anda tahu bagaimana cara menghasilkan, menyimpan dan memancarkan energi dengan cara yang efisien, maka Anda akan dapat menciptakan kekayaan berapapun besarnya. Perhatian terhadap ego membutuh energi paling banyak. Bila titik perhatian batin Anda terpaku pada ego, bila Anda mencari kekuasaan agar dapat mengontrol orang lain, atau mencari pembenaran dari orang lain, Anda menghamburkan energi Anda dengan percuma.

Bila energi tersebut dihemat, energi itu bisa disalurkan kembali dan digunakan untuk menciptakan apapun yang Anda inginkan. Bila perhatian batin Anda terpusat pada roh Anda, bila Anda menghindarkan diri dari mengkritik dan tidak punya rasa takut terhadap setiap tantangan, Anda dapat memanfaatkan kekuatan cinta, dan menggunakan energi dengan kreatif dalam menikmati kemakmuran dan evolusi.

Dalam "The Art of Dreaming", Don Juan berkata kepada Carlos Castenada, ". . . . sebagian besar energi kita kita gunakan untuk mempertahankan kepentingan kita . . . . Bila kita dapat mengurangi kepentingan itu, dua hal yang luar biasa akan kita alami. Pertama, kita akan membebaskan energi kita dari usaha untuk mempertahankan gagasan ilusif tentang kemuliaan kita. Dan kedua, kita akan menyediakan cukup energi bagi diri kita untuk . . . . sekejap mata merasakan kemuliaan sejati alam semesta."

*
Penerimaan

Hukum "berupaya sesedikit mungkin" terbagi menjadi tiga komponen, yaitu tiga hal yang dapat Anda lakukan untuk menjalankan prinsip "Melakukan sesedikit mungkin dan memperoleh sebanyak mungkin." Komponen pertama adalah penerimaan. Penerimaan hanyalah berarti Anda membuat sebuah komitmen: "Hari ini aku akan menerima orang, situasi, lingkungan dan peristiwa sebagaimana adanya," ini berarti Anda akan mengetahui bahwa saat ini memang seharusnya demikian. Saat ini, saat yang Anda jalani sekarang ini, merupakan puncak dari semua saat yang telah Anda jalani di masa lalu. Saat ini menjadi seperti ini karena seluruh alam semesta berjalan seperti apa adanya.

Ketika Anda berjuang melawan saat sekarang ini, sebenarnya Anda sedang berjuang melawan seluruh alam semesta. Sebaliknya, Anda dapat mengambil keputusan bahwa hari ini Anda tidak akan melawan seluruh alam semesta karena Anda berjuang melawan saat ini. Itu berarti bahwa penerimaan Anda pada saat sekarang adalah total dan utuh. Anda menerima semua hal apa adanya, tidak seperti yang Anda harapkan saat ini. Ini penting untuk dipahami. Anda bisa mengharapkan hal yang berbeda di masa yang akan datang , tetapi saat ini Anda harus menerima apa adanya.
Bila Anda merasa frustasi atau kecewa pada seseorang atau situasi tertentu, ingatlah bahwa sebenarnya Anda tidak bereaksi terhadap orang atau situasi itu, tetapi terhadap perasaan Anda akan orang atau situasi tadi. Itu semua adalah perasaan Anda, dan perasaan Anda bukanlah kesalahan orang lain. Ketika Anda memahami dan mengenali hal ini selengkapnya, maka berarti Anda sudah siap memikul tanggung jawab pada situasi Anda dan pada semua peristiwa yang Anda anggap sebagai masalah.
*
Tanggung jawab

Ini membawa kita kepada komponen yang kedua dari "Hukum berupaya sesedikit mungkin": yaitu tanggung jawab. Apa arti tanggung jawab? Tanggung jawab berarti tidak menyalahkan seorangpun atau sesuatupun atas apa yang terjadi pada Anda, termasuk diri Anda sendiri. Dengan menerima keadaan apa adanya, peristiwa saat ini, masalah ini, maka tanggung jawab punya arti sebagai kemampuan untuk bereaksi secara kreatif terhadap situasi seperti apa adanya saat ini. Semua masalah mengandung benih kesempatan, dan kesadaran ini akan membiarkan Anda untuk memanfaatkan saat ini dan mentransformasikannya menjadi situasi atau hal yang lebih baik.

Sekali Anda telah melakukan hal ini, setiap kali ada situasi yang dianggap mengecewakan, akan menjadi sebuah kesempatan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan indah, dan setiap ada orang yang kejam atau tiran, dia akan menjadi guru Anda. Kenyataan adalah sebuah interpretasi. Dan bila Anda memilih untuk menterjemahkan realitas dengan cara ini, Anda akan memiliki banyak guru di sekeliling Anda, dan mempunyai banyak kesempatan untuk berkembang.

Apabila Anda berhadapan dengan seorang tiran, otang yang kejam, guru, teman atau musuh (sebenarnya mereka semua mempunyai arti yang sama) ingatkan diri Anda, "Saat sekarang ini adalah seperti yang seharusnya." Apapun hubungan yang Anda bangun dalam kehidupan Anda saat ini akan tepat sama dengan yang Anda butuhkan dalam kehidupan Anda sekarang. Ada maksud tersembunyi dari setiap peristiwa, dan maksud tersembunyi itu adalah untuk membantu Anda dalam evolusi Anda sendiri.

*
Ketidak-berdayaan

Komponen ketiga dari "Hukum berupaya sesedikit Mungkin" adalah ketidak-berdayaan, yang artinya adalah bahwa kesadaran Anda dibangun dalam ketidak-berdayaan, dan Anda telah melepaskan kebutuhan untuk meyakinkan atau membujuk orang lain mengenai pendapat Anda. Ketika Anda mengamati orang di sekitar Anda, Anda lihat bahwa mereka menggunakan 99 persen dari waktunya untuk mempertahankan pendapatnya. Kalau saja Anda melepaskan kebutuhan untuk mempertahankan pendapat Anda, Anda akan berada dalam pelepasan itu, memperoleh akses pada energi yang luarbiasa banyaknya, yang sebelumnya telah dibuang percuma.

Ketika Anda defensif, menyalahkan orang lain, dan bukannya menerima dan pasrah pada keadaan saat ini, kehidupan Anda memperoleh hambatan, setiap kali Anda memperoleh hambatan, ingatlah bahwa bila Anda melawan situasi tersebut, Anda hanya akan memperbesar hambatan itu. Tentu Anda tidak ingin berdiri kaku seperti pohon beringin yang tinggi, yang patah dan rubuh oleh badai. Sebaliknya Anda tentu ingin fleksibel seperti bambu yang melengkung diterpa badai, dan tetap bertahan.

Sungguh-sungguh berhenti mempertahankan pendapat. Di kala Anda tidak punya kemauan untuk bertahan, Anda tidak mengizinkan lahirnya sebuah argumen. Kalau Anda melakukan ini secara konsisten (bila Anda berhenti melawan dan menolak) Anda akan sepenuhnya mengalami saat sekarang, yang merupakan sebuah anugerah. Seseorang pernah berkata kepada saya, "Masa lalu adalah sejarah, masa depan adalah misteri, dan saat ini adalah anugerah."

Ketika Anda merengkuh masa sekarang dan menjadi satu serta lebur dengannya, Anda akan merasakan adanya sebuah api, sebuah nyala, sebuah percikan kegembiraan yang luar biasa berdenyut dalam setiap makhluk hidup yang berperasaan. Ketika Anda mulai merasakan kegembiraan roh yang meluap-luap pada segala sesuatu yang hidup, ketika Anda menjadi sangat akrab dengannya, Anda akan lahir kembali dalam diri Anda sendiri, dan Anda akan melenyapkan beban yang mengerikan dan rintangan ketidak-berdayaan, kebencian dan sakit hati. Baru setelah itu hati Anda akan menjadi ringan, tidak punya beban, riang gembira dan bebas.

Dalam suka-cita kebebasan yang sederhana ini, tanpa ragu sedikitpun Anda akan tahu bahwa apa yang Anda kehendaki sudah tersedia, kapanpun Anda menginginkannya, karena keinginan Anda berasal dari tingkat kebahagiaan, bukan dari tingkat kegelisahan atau kekhawatiran. Anda tidak perlu membenarkan, nyatakan saja keinginan Anda kepada diri sendiri, dan Anda akan merasakan pemenuhan, suka-cita, bebas dan mandiri setiap saat.

Buatlah komitmen untuk mengikuti jalan tanpa hambatan. Ini adalah jalan yang melaluinya kecerdasan alam terbuka secara spontan, tanpa gesekan maupun usaha. Bila Anda mempunyai kombinasi penerimaan, tanggung-jawab dan ketidak-berdayaan yang demikian indah ini, akan Anda rasakan hidup mengalir dengan begitu mudah, nyaris tanpa usaha sedikitpun.

Bila Anda tetap terbuka pada semua sudut pandang, tidak tergantung hanya pada salah satunya, impian dan keinginan akan mengalir bersama kehendak alam. Kemudian Anda bisa melepaskan niat Anda, tanpa kelekatan, dan tunggu saja iklim yang tepat dimana keinginan Anda akan mengembang menjadi kenyataan. Yakinlah bila musimnya memang tepat, keinginan Anda akan terwujud. Ini adalah "Hukum berupaya sesedikit mungkin."

-----------

Monday, May 25, 2009

Cinta mengharmoniskan

Prana menyatukan, cinta mengharmoniskan

Oleh : Bernard Prasodjo

"Ohana means family, family means no one left behind.... or forgotten"

Ohana artinya keluarga, keluarga berarti tidak ada yang ditinggalkan..., atau diabaikan. Kalimat ini beberapa kali diucapkan dalam film kartun berjudul Lilo and Stitch produksi Walt Disney. Memang film-film produksi mereka selalu sarat dengan pendidikan dan nilai-nilai moral. Sampai-sampai Stitch, makhluk ruang angkasa yang liar, berangasan, urakan dan jahil itu luluh dalam haru. Welas asih tumbuh di hatinya sehingga dia tidak mau meninggalkan keluarga yang baru didapatnya.


Prana menyatukan


Setelah bertahun-tahun bekerja bersama-sama karena mempunyai misi yang sama, menyebar luaskan ajaran Penyembuhan Prana dan mencoba meringankan penderitaan sesama, tanpa terasa hubungan mereka yang aktif terlibat dalam kegiatan ini menjadi demikian dekat, saling bersahabat dan bahkan melebihi saudara sendiri, saling memperhatikan, saling mencurahkan isi hati, saling tolong-menolong, saling membela. Itu sudah merupakan hal yang biasa, sehingga semua akan menjadi trenyuh, galau dan kadang tidak bisa menerima kalau ada yang dengan berbagai alasan mengacaukan kebersamaan itu.

Sama seperti falsafah hidup orang Hawaii, mereka menyebut kebersatuan ini sebagai ohana. Istilah ohana penuh dengan perlambang, kenangan manis dan emosi yang kuat. Secara umum ohana memang berarti keluarga, kerabat, orang yang hidup di tempat yang sama, orang yang mempunyai misi yang sama, sehingga secara alami timbul hubungan yang erat, saling membantu, saling mendukung, yang tua membimbing yang muda, yang kuat melindungi yang lemah dan seterusnya, atau singkatnya menjadi perangkat untuk menumbuhkan manusia baru yang bermartabat. Indah sekali bukan?

Prana, dalam istilah Hawaii disebut dengan 'mana,' energi vital, yang mengalir dalam diri setiap orang, di setiap makhluk dan di alam, 'mana' menghubungkan dan menyatukan manusia yang satu dengan yang lain, dan menyatukan alam sekitar dengan penghuninya, oleh sebab itu di Hawaii kehidupan begitu tenteram dan damai,orang sangat menghargai alam.
Sekarang, hirup napas dalam-dalam, hirup 'mana' atau energi vital, rasakan adanya zat yang menyatukan ini, rasakan dia mengalir ke jantung, ke mahkota, kedekatan Anda dengan sesama dan alam semakin terasa. Damai menyertai Anda...; Damai menyertai Anda...; Damai menyertai Anda.

Cinta mengharmoniskan

Cinta ala Hawaii, cinta yang mengharmoniskan. Hati yang dipenuhi cinta pasti lembut dan peka. Kalau batin kita hening, kita akan tahu arti sesungguhnya cinta, dan kita akan menyadari realitas yang sesungguhnya sehingga kita akan menempuh kehidupan secara alami. Namun bila kita bersikeras untuk dengan berbagai cara memperoleh sesuatu, maka tenggang-rasa akan hilang dari hati kita, kita menjadi kurang toleran, keras kepala dan kehilangan kepekaan. Bagaimana mungkin kita mencintai seseorang kalau pada kenyataannya kita memanfaatkan orang lain?

Bila seseorang membanting pintu, biarkan saja, kita tidak perlu meredakan kemarahannya. Spiritualitas adalah kesadaran, kalau kita punya kesadaran, tentu kita tidak akan membanting-banting pintu karena itu tidak ada gunanya. Kalau kita punya kesadaran, tentu kita akan menjaga keharmonisan dengan orang lain.

Bila ayah Anda marah kepada Anda, dia tidak akan mengatakan bahwa ada yang tidak beres dengan dirinya, tentu dia akan mengatakan bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam diri Anda, jika tidak demikian, maka dia tidak akan marah kepada Anda. Jadi sebenarnya, kalau ayah Anda marah, pasti ada sesuatu yang tidak beres pada diri ayah Anda. Dengan demikian Anda akan dapat menghadapi kemarahan ayah Anda dengan tenang, tidak perlu terpengaruh atau terganggu oleh kemarahan itu. Dan ternyata kalau kita dapat melakukan hal di atas tanpa perasaan negatif terhadap orang lain, kita benar-benar dapat menjadi obyektif terhadap diri kita sendiri maupun orang lain. Tetapi kalau sebaliknya yang terjadi, maka perasaan bersalahlah yang akan timbul dalam hati kita.

Dalam falsafah Hawaii, ada istilah yang disebut dengan ho'opono-pono, yang artinya adalah mengkoreksi, memperbaiki, membuat sesuatu menjadi baik. Dalam menjaga hubungan yang akrab di antara anggota keluarga atau anggota komunitas, kita diarahkan ke hal yang benar dengan doa, diskusi, pengakuan, penyesalan dan saling memaafkan dengan berlandaskan pada cinta.

Ho'opono pono juga berarti mengumpulkan sanak keluarga untuk mencari apa yang salah. Bisa untuk mencari penyebab mengapa ada anggota keluarga yang sakit, atau mengapa terjadinya perpecahan dan perselisihan dalam keluarga.

Dengan melakukan diskusi, pengakuan, penyesalan dan saling memaafkan yang kemudian diakhiri dengan doa untuk membetulkan apa yang salah. Masing-masing yang hadir memeriksa dirinya, adakah rasa tersinggung atau marah terhadap yang lain, kemudian di hadapan Tuhan dan dengan pertolongan-Nya saling bermaaf-maafan, membuang semua ganjalan, kejengkelan dan dendam, dan menggantinya dengan cinta, karena cinta pasti mengharmoniskan. Tentu saja hal ini memerlukan kejujuran dan kerendahan hati, namun bagi masyarakat di sana, itu bukan masalah. Selama ada cinta, masalah akan menyingkir dengan sendirinya. Sungguh indah kalau kita bisa menerapkan hal ini dalam komunitas kita masing-masing.

"Pranic Healing is Love and Compassion in Action." itu adalah kalimat 'sakral' yang selalu didengung-dengungkan, "Penyembuhan Prana adalah Cinta dan bela-rasa yang dipraktekkan," katanya. Dalam prakteknya benarkah demikian? Adakah cinta dan bela-rasa tercermin dalam tindakan Penyembuh Prana seperti kita ini? Kalau ada cinta, tentu tidak akan ada perselisihan, apalagi perpecahan yang direncanakan.

Kalau pembentukan watak yang kita pelajari benar-benar kita praktekkan: Cinta kasih dan tidak menyakiti; Jujur dan tidak berbohong; Murah hati dan tidak mencuri, maka pasti keharmonisan yang akan mengemuka, tetapi kalau tidak demikian, kita masing-masing harus memeriksa diri sendiri, sudahkah kita resapi dan kita jalankan ajaran yang mulia itu?

Pertanyaan berikut, sudahkah kita melakukan Meditasi Jantung Kembar dengan Benar? Sudahkah kita menghayati doa Fransiskus Asisi? Kalau belum mari sekarang kita hayati bersama:
Tuhan jadikanlah aku alat perdamaian-Mu,
di mana ada kebencian, biarlah aku menabur kasih, di mana ada sakit hati, maaf....
... Ya Tuhan, bimbinglah aku agar aku tidak hanya ingin dilayani tetapi mau melayani,
tidak hanya ingin dimengerti, tetapi mau mengerti,
tidak hanya ingin di cintai tetapi mau mencintai.
Karena dengan memberi aku menerima,
dengan memaafkan akupun dimaafkan...
Sungguh indah doa ini, tetapi tidak mudah mempraktekannya, mudah-mudahan kita semua mau menjadikan doa yang universal ini sebagai pedoman hidup, sehingga tercermin dalam batin dan keseharian kita. Ketika kita memberkati bumi dengan kedamaian dan kasih sayang, sudahkah diri kita dipenuhi rasa damai dan kasih sayang? Kalau sudah, maka kita benar-benar akan menjadi juru damai, penabur kasih dan pemaaf; Bersedia melayani sesama dan memahami dengan penuh cinta. Semoga.

Sebenarnya tugas kita bukanlah untuk mencari cinta, tetapi mencari dan menemukan semua hambatan dalam diri kita yang kita bangun untuk melawannya. Berikanlah cinta, maka cinta akan menghampiri kita, namun bila kita menyerang, maka cinta akan tetap tersembunyi, karena cinta akan hidup hanya bila ada kedamaian, ada keharmonisan. Rasa syukur berjalan bersama cinta, kalau ada rasa syukur di situ pasti ada cinta, tidak mungkin ada cinta kalau ada saling curiga.
"Dengan lembut tataplah saudara Anda, kemudian pandanglah dunia, biarlah kebencian yang ada ditransformasikan ke dalam dunia yang penuh cinta....
Ketika kita menghargai saudara kita, sebenarnya kita sedang menghargai diri kita sendiri. Karena, akan diberikan kepada kita, penilaian yang kita berikan kepada saudara kita. Kalau yang kita inginkan baginya adalah kedamaian, maka kedamaian akan kita terima, karena apa yang kita berikan, akan kita terima.

Berikan penghargaan yang pantas bagi saudara Anda. Rasa syukur seharusnya diberikan kepadanya, baik karena pikirannya yang penuh cinta maupun karena seruannya meminta pertolongan, karena kedua ahl ini mampu membawa serta cinta ke dalam kesadaran.

Bayangkan kebaikan hati saudara Anda, bukan kesalahannya. Bayangkan perhatian yang dia berikan, bukannya sakit hati yang disebabkannya. Maafkanlah kesalahannya, dan berterimakasihlah atas kesediaannya membantu. Bukan tugas Anda untuk merubah saudara Anda, terimalah dia apa adanya. Damai menyertai saudara Anda, yang menjadi satu dengan Anda. Biarlah melalui kita, bumi seisinya diberkati dengan kedamaian."


Penutup

Judul tulisan ini adalah: Prana menyatukan, cinta mengharmoniskan, singkatnya, kalau ada sesuatu yang mencerai-beraikan atau memecah belah, pasti itu bukan prana, kalau suatu tindakan menyebabkan pertentangan dan permusuhan, pasti itu bukan cinta. Sederhana saja! As simple as that!

Tentu saja semuanya terpulang pada kita, karena sebenarnya orang tidak menilai apa yang kita ucapkan, tetapi apa yang kita lakukan. Bagaimana menurut Anda?

-----------

Wednesday, May 20, 2009

Prana Sudah Ada Sejak Dulu

Penyembuhan Prana sudah ada di Indonesia sejak zaman dahulu

Dalam banyak hal, tanpa kita sadari kadang-kadang kita mempelajari sesuatu dari bangsa lain, hal yang sebenarnya ada dinegeri kita sendiri atau bahkan mungkin berasal dari pengetahuan nenek-moyang kita. Ini bisa terjadi karena beberapa hal, yang pertama dikarenakan sistem informasi di kebanyakan negara begitu maju, sehingga disana dengan mudah dan sangat cepat kita dapat memperoleh informasi yang kita butuhkan, dilain pihak, dinegeri kita banyak informasi yang tersimpan tak terjamah, karena dianggap sebagai pusaka yang keramat, bisa juga karena memang dengan sengaja seseorang menyimpan informasinya hanya untuk dirinya sendiri ataupun untuk kelompoknya saja, tetapi bisa juga karena tidak adanya penghargaan, baik oleh pemerintah maupun oleh masyarakat luas, misalnya : buat apa kita mengajarkan “pusaka leluhur” ini kepada orang lain kalau akhirnya hanya digunakan seseorang untuk kemashuran dirinya sendiri dengan mengakui ilmu tersebut sebagai miliknya, ataupun hanya dijadikan sarana untuk memupuk kekayaan pribadi.

Demikian juga halnya dengan Ilmu dan Seni Penyembuhan dengan Tenaga Prana yang kita pelajari dari Grand Master Choa Kok Sui, sebuah ilmu penyembuhan kuno yang dikemas dengan sistematis secara modern, sehingga dapat dengan mudah kita pahami dan kita praktekkan. Walaupun untuk pertama kali ilmu penyembuhan ini diperkenalkan di Filipina, tidaklah berarti bahwa Ilmu penyembuhan Prana Grand Master Choa Kok Sui ini berasal dari sana, karena beliau sendiri sejak masa mudanya telah tertarik dan mempelajari berbagai ilmu penyembuhan lainnya seperti Tai Chi, Chi Kung, Kahuna, Kaballa, I Ching, Homeopati, Akupungtur, Yoga dan banyak lainnya lagi, baru kemudian beliau menyimpulkan, merangkum dan menyederhanakannya menjadi Ilmu dan Seni Penyembuhan dengan Tenaga Prana yang kita kenal dan kita pelajari sekarang ini. Padahal Ilmu Penyembuhan dengan Tenaga Prana ini sebenarnya sudah dikenal jauh sebelumnya di Indonesia, hanya saja karena persoalan hambatan informasi saja, sehingga kita tidak dapat segera mengenalnya.

Ada sebuah buku berbahasa Jawa terbitan tahun 1921, berjudul “Serat Wasijat”, yang berisi kumpulan tulisan yang sebelumnya dimuat dalam majalah “Madu Brata” nomor 1 sampai dengan 9, dan sebuah buku kecil berjudul “Serat Winarsa”, buku tersebut ditulis oleh R. Wiryokoesoemo, seorang penilik sekolah dari kabupaten Slawi, Tegal.

Yang mencengangkan adalah karena didalam buku itu terdapat bagian-bagian yang mengulas tentang prana, metoda olah napas dan penggunaan prana untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, walaupun disitu prana tidak dibahas secara panjang lebar. Selain memang ada beberapa perbedaan, ada pula berbagai persamaan dalam metoda penyembuhannya kalau dibandingkan dengan Penyembuhan dengan Tenaga Prana yang kita pelajari selama ini. Tetapi hal-hal yang prinsip ternyata identik. Memang ragam jenis penyakit yang dibahas didalam buku itu tidak terlalu banyak, lebih sedikit dibandingkan dengan yang dibahas didalam buku Penyembuhan dengan Tenaga Prana kita, namun tentu hal itu wajar saja karena penulisan buku itu dilakukan 78 tahun yang lampau, dimana penyakit-penyakit “zaman sekarang” pada waktu itu belum dikenal.

Bukankah hal ini meyakinkan dan lebih mendorong kita untuk lebih mendalami dan menggunakan ilmu Penyembuhan dengan Tenaga Prana ini, dan juga menghilangkan segala rintangan terutama dari segi keyakinan kita, karena ternyata nenek moyang kitapun sudah mempraktekkan metoda Penyembuhan dengan Tenaga Prana juga, dan tentunya hal ini sudah dilakukan jauh sebelum buku “Serat Winarsa” dan “Serat Wasijat” itu ditulis. Yang lebih hebat lagi adalah pada sampul buku “Serat Wasijat” tersebut tercantum lambang berbentuk segitiga dengan bulatan ditengah, yang mirip dengan lambang Yayasan Prana Nasional Indonesia.

-----------

Tuesday, May 12, 2009

Teknik Prana yang Terlupakan

Setiap kali kita membaca ulang buku Penyembuhan dengan Tenaga Prana, setiapkali pula kita menemukan hal-hal baru yang sebelumnya tidak kita sadari, suatu hal yang cukup penting dalam membantu meningkatkan kemampuan kita dalam menyembuhkan. Itulah perlunya setiap kali kita membaca ulang buku kita, karena dalam lokakarya yang kita ikuti, tidak seluruh isi buku dibahas, karena dalam lokakarya, yang dibahas hanya hal-hal yang terpenting saja. Dibawah ini adalah beberapa diantaranya.

Teknik-teknik dasar penyembuhan PRANA yang terlupakan


MEMBUAT TANGAN DAN JARI-JARI PEKA MELALUI PERNAFASAN PRANA

Sekarang sebagian besar di antara Anda kurang lebih telah membuat tangan Anda peka secara permanen. Tetapi kadang-kadang mungkin Anda mengalami saat-saat di mana tangan kelihatannya tidak dapat merasakan atau menelusuri. Ini dapat segera diatasi dengan memusatkan pikiran secara bersamaan pada bagian tengah telapak tangan dan ujung jari sambil melakukan pernapasan prana sebanyak tiga siklus. Ini akan menyebabkan chakra tangan dan chakra jari diaktifkan, diberi energi dan dibuat peka sehingga Anda dapat melakukan penelusuran secara tepat dengan telapak tangan dan jari-jari Anda.


*
PENELUSURAN DENGAN JARI

Sesudah membuat tangan Anda menjadi peka, telusuri telapak tangan Anda dengan kedua jari. Gerakkan jari perlahan-lahan dan sedikit demi sedikit kian kemari untuk merasakan aura-dalam telapak tangan. Cobalah merasakan ketebalan telapak tangan dengan dua jari Anda dan cobalah merasakan lapisan-lapisan aura-dalam yang berbeda-beda. Latihlah juga penelusuran telapak tangan dengan satu jari. Selalu pusatkan pikiran pada ujung jari bila melakukan penelusuran dengan jari Anda. Ini akan mengaktifkan atau lebih mengaktifkan lagi chakra mini jari; dengan demikian membuat jari-jari tangan menjadi peka.

Ketika melakukan penelusuran dengan telapak tangan dan jari-jari, Anda harus selalu berkonsentrasi pada bagian tengah telapak tangan dan ujung jari-jari. Ini akan menyebabkan chakra tangan dan jari tetap aktif atau menjadi lebih aktif; dengan demikian meningkatkan kepekaan telapak tangan dan jari-jari.

Kemampuan melakukan penelusuran dengan telapak tangan tidaklah cukup. Anda juga harus belajar menelusuri dengan jari-jari. Penelusuran dengan jari-jari diperlukan untuk menentukan letak atau melakukan penelusuran pada daerah kecil yang terganggu secara tepat. Penelusuran tempat kecil yang terganggu sulit dilakukan dengan telapak tangan karena ia hanya akan merasakan daerah sekitarnya yang lebih sehat di sekitar tempat kecil yang terganggu tersebut. Tempat kecil yang terganggu “dikamuflase” oleh bagian yang lebih sehat.

Misalnya orang dengan penyakit mata biasanya mengalami pengurasan prana di mata, sedangkan aura-dalam daerah sekitarnya mungkin normal. Karena telapak tangan sangat besar dan aura-dalam mata bergaris tengah sekitar dua inci, kemungkinan besar telapak tangan hanya akan merasakan alis mata dan dahi yang sehat tanpa menyadari tempat kecil yang terganggu. Ini dapat dihindari jika jari-jari digunakan dalam penelusuran. Tulang belakang juga harus ditelusuri dengan menggunakan satu atau dua jari untuk menentukan letak tempat kecil yang terganggu.

Dalam menelusuri penderita, Anda tidak perlu menelusuri aura-luar dan aura-kesehatan. Anda diajari cara menelusuri aura-luar dan aura-kesehatan untuk membuktikan pada diri sendiri keberadaan aura tersebut. Yang penting adalah melakukan penelusuran aura-dalam penderita. Pada penelusuran aura dalam, penting untuk merasakan tingkat energi umum atau ketebalan umum aura-dalam penderita. Tingkat energi umum akan digunakan sebagai acuan atau standar dalam membandingkan kondisi beberapa chakra mayor dan organ vital. Ketepatan penelusuran akan terpengaruh jika daerah tersebut ditelusuri terlalu lama karena daerah yang ditelusuri tersebut akan secara tidak sengaja menerima energi.

Hal yang penting adalah Anda harus dapat merasakan tekanan kalau melakukan penelusuran untuk menentukan ketebalan aura-dalam pada bagian yang ditelusuri. Sebagian di antara Anda mungkin merasa sakit di tangan atau jari-jari kalau bersentuhan dengan aura-dalam bagian yang sakit. Aura-dalam mempunyai beberapa lapisan. Pada saat menelusuri aura-dalam, Anda mungkin merasakan tekanan sekitar lima inci dari kulit dan lapisan lain yang lebih padat atau kuat tekanannya sekitar dua atau tiga inci dari kulit. Kadang-kadang kalau menelusuri aura-dalam suatu bagian, aura dalam bagian tersebut mungkin kelihatannya normal. Namun bila ditelusuri lebih lanjut ke dalam, lapisan berikutnya agak tipis yang berarti bahwa bagian tersebut sangat terkuras. Pada penelusuran aura-dalam, penting untuk menelusuri tidak hanya lapisan pertama tetapi juga lapisan dalamnya. Seorang ahli yoga atau praktisi chi kung (seni mengumpulkan tenaga dalam) yang berpengalaman mempunyai aura-dalam yang sangat besar dan mempunyai banyak lapisan. Kadang-kadang aura-dalam lebih dari satu meter tebalnya.

Penelusuran juga sangat berguna untuk menentukan apakah seorang bayi atau anak kecil mempunyai masalah pendengaran ataupun penglihatan.

Dalam merawat kasus yang berat, kesebelas chakra mayor, chakra minor yang relevan, semua organ mayor dan vital dan tulang belakang harus ditelusuri dengan saksama. Perawatan yang tepat dapat ditentukan berdasarkan penelusuran yang baik dan pengertian yang tepat tentang sifat penyakit.

*
PENYAPUAN DENGAN PERNAPASAN PRANA

Penyapuan umum dan setempat Iebih efektif bila digunakan bersama dengan pernapasan prana karena pasien dibersihkan dan diberi energi secara serentak sampai tingkat yang cukup besar. Jenis penyapuan ini sangat efektif dan seringkali sudah cukup untuk menyembuhkan penyakit yang sederhana. Penyapuan dapat dilakukan dalam jarak beberapa kaki dari pasien dan dengan sapuan yang lebih sedikit. Anda tidak perlu memperhatikan posisi tangan yang digunakan. Ikuti saja petunjuk yang diberikan pada cara melakukan penyapuan umum dan penyapuan setempat serta sekaligus melakukan pernapasan prana.


Anda dapat memvisualisasikan prana putih terang menyapu dan mencuci pasien dari mahkota sampai kaki, ketika melakukan penyapuan ke bawah. Visualisasikan sinar kesehatan diperkuat. Anda tidak perlu melakukan penyapuan ke atas kecuali kalau pasien sangat mengantuk atau mempunyai tungkai yang lemah. Kalau melakukan penyapuan ke atas anda dapat memvisualisasikan prana bumi naik ke atas dari chakra telapak kaki sampai ke chakra mahkota.

Ini seharusnya dilakukan setelah pasien cukup dibersihkan dengan penyapuan ke bawah. Penyapuan umum ke atas yang dilakukan sebelum penyapuan ke bawah dapat menyebabkan pindahnya bahan bioplasmik berpenyakit ke daerah kepala dan otak. Ini dapat menimbuIkan bahaya yang serius pada pasien.
Selama melakukan penyapuan anda dapat memvisualisasikan ataupun tidak namun pada beberapa penyembuh, penyapuan lebih efektif bila disertai dengan visualisasi. Yang penting adalah maksud untuk membersihkan dan memberikan energi pada tubuh bioplasmik penderita.

Pada penyapuan, perhatian khusus harus diberikan pada saluran bioplasmik belakang atau meridian pengatur yang menembus tulang belakang, dan saluran bioplasmik depan atau meridian fungsional yang berlawanan letaknya dengan tulang belakang. Kecuali chakra limpa, hampir semua chakra mayor terletak langsung di sepanjang kedua saluran atau nadi tersebut. Pembersihan atau penyapuan setempat pada kedua saluran ini akan membersihkan chakra-chakra mayor yang terletak di sepanjang kedua meridian tersebut sehingga menghasilkan laju penyembuhan yang jauh lebih cepat. Anda harus ingat bahwa semua organ utama dan organ vital diberi energi dan dikendalikan oleh chakra mayor.

Kalau kita melakukan penyapuan setempat, visualisasikan jari-jari dan tangan menembus ke dalam bagian yang sakit dan bahan berpenyakit yang berwarna keabu-abuan dihilangkan.

-----------

Friday, May 8, 2009

1 Tahun Blog Prana Indonesia

Ulang Tahun Blog Prana Indonesia yang pertama:

Tercermin dari judulnya, blok ini memang dimaksudkan untuk memberikan informasi dan menyebarkan ajaran Penyembuhan Prana kepada masyarakat luas di seluruh Indonesia.

Tanpa terasa waktu satu tahun telah berlalu sejak blog ini diluncurkan untuk pertama kalinya, peluncurannya dilakukan pada tanggal 24 April 2008, tetapi masih dalam taraf belajar dan coba-coba, baru mulai awal Mei 2008 kami secara intensif terus memposting artikel-artikel yang berkaitan dengan ajaran Penyembuhan Prana dan hal yang masih berhubungan dengan itu, yang ternyata secara keseluruhan cukup diminati, itu dapat dilihat dari jumlah pengunjung selama satu tahun ini yang mencapai jumlah 65.022 pengunjung, itu berati rata-rata blog ini dibuka oleh lebih dari 174 orang perhari, ditambah lagi 281 komentar positif yang kami terima. Ini dapat Anda lihat pada statistik di bawah ini:

Statistik 09

Sejauh ini artikel yang kami posting cukup banyak juga, selama tahun pertama ini artikel yang kami posting berjumlah 547 artikel, jumlah yang lumayan banyak untuk sebuah blog yang dikelola seorang diri.

Kami sangat berterimakasih pada rekan-rekan yang dengan setia terus mengunjungi blog kami ini. Sangat kami harapkan saran Anda semua agar blog ini jadi semakin menarik dan semakin diminati.

Sesuai dengan motto yang kami usung: Positif, Damai dan Sejahtera, sebuah motto yang sangat sejalan dengan ajaran penyembuhan Prana metoda Master Choa Kok Sui, kami mengupayakan agar semua artikel yang kami posting mencerminkan motto di atas, dan nampaknya itulah yang menjadi daya tarik blog ini.

Dukungan, perhatian, komentar serta peran serta Anda tetap kami harapkan. Terimakasih!

Salam Prana:
Bernard Prasodjo.

-----------

Saturday, May 2, 2009

PHQandA: Flu Babi

PERAWATAN FLU BABI

Mohon diberikan cara penanggulangan infeksi virus Flu Babi berikut ini:
1. Cara pencegahan Flu Babi
2. Cara perawatan orang dewasa penderita Flu Babi.
3. Cara penanganan anak-anak atau orang lanjut usia yang terinfeksi virus Flu Babi.
Terimakasih sebelumnya untuk bantuannya.

Dalam terang dan cinta:

Amado Campos

San Salvador, El salvador, C. A.

*
Dear Amado, Atma Namaste!
Terimakasih email Anda.

Latar belakang medis:

Swine Influenza atau Influenza Babi (Flu Babi) adalah penyakit pernapasan pada babi yang disebabkan oleh influenza tipe A yang secara berkala menyebabkan babi terjangkit influenza ini. Virus Flu Babi biasanya tidak menjangkiti manusia, namun, infeksi Virus Flu Babi pada manusia memang bisa terjadi, dan kasus penyebaran dan penularan dari manusia ke manusia telah terdokumentasi.
(Swine Flu website, update terakhir 27 April 2009).

*
Kasus infeksi Flu babi pada manusia

Kasus infeksi virus influenza babi A (H1N1) pada manusia juga sudah teridentifikasi di Amerika Serikat. Kasus infeksi virus Flu Babi A (H1N1) juga sudah terindentifikasi secara internasional. Saat ini Penelitian serta upaya penanggulangan seputar terjangkitnya Flu babi masih terus berlanjut...”

Sumber: Centers for Disease Control and Prevention

*
Perawatan Prana:
  1. Berdoa, telusuri sebelum, selama dan setelah perawatan.
  2. Lakukan penyapuan umum.
  3. *Lakukan penyapuan setempat dengan seksama menggunakan HMK pada cakra limpa depan dan belakang. Dengan lembut berikan prana keemasan atau putih (P).
  4. *Lakukan penyapuan setempat dengan seksama menggunakan HMK pada cakra solar-pleksus depan dan belakang. Lakukan penyapuan setempat dengan seksama pada hati dengan HMK, OMK kemudiang dengan putih. Berikan energi putih pada cakra solar-pleksus. Langkah 3 dan 4 merupakan langkah yang paling penting.
  5. Lakukan penyapuan setempat dengan seksama pada cakra ajna dengan H. berikan energi P.
  6. Lakukan penyapuan setempat dengan seksama pada cakra tenggorokan dan cakra tenggorokan sekunder dengan H, beri energi P.
  7. Lakukan penyapuan setempat dengan seksama pada paru-paru bagian depan dan belakang, terutama juga pada bagian samping dengan HMK berselang-seling dengan OMK. Berikan energi HMK, OMK kemudian LMK biasa melalui paru-paru belakang.
  8. Lakukan penyapuan setempat dengan seksama pada cakra pusar, cakra seks, cakra dasar dan cakra minor perineum. Beri energi hanya pada cakra pusar dengan P atau MMK.
  9. Lakukan penyapuan setempat dengan seksama serta berikan energi pada cakra minor telapak tangan dan cakra minor telapak kaki.
  10. Stabilkan dan putuskan energi yang diproyeksikan.

Frekwensi Perawatan:

I. Preventif: Lakukan perawatan setiap 2-3 hari sekali.

*
Catatan:
  1. Kebiasaan merokok harus segera dihentikan. merokok merusak paru-paru dan membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap inveksi pernapasan.
  2. Sering-sering cuci tangan Anda dengan sabun dan air, atau dengan menggunakan pembersih tangan berbahan alkohol.
  3. Hindari keramaian.
*
II. Perawatan Prana bagi orang yang sudah terinveksi Flu Babi:

Ulang seluruh perawatan di atas tiga kali dalam sehari. Perawatan bisa dilakukan dengan teknik jarak jauh.


III. Perawatan Prana bagi anak-anak dan orang berusia lanjut yang sudah terinveksi virus Flu Babi:
  1. Lakukan seluruh perawatan di atas namun hanya dengan menggunakan prana putih.
  2. Hanya Penyembuh Prana yang mahir dan berpengalaman saja yang boleh menggunakan prana berwarna, namun pemberian energi harus dilakukan dengan lembut dan secara bertahap.

Salam:

Marilette.

(Sumber: Mukjizat Penyembuhan Prana, Penyembuhan Prana tingkat Lanjut, psikoterapi Prana, Penyembuhan Prana dengan kristal).

-----------

Wednesday, April 29, 2009

Swine Flu atau Flu Babi

Ulasan Lengkap Swine Flu Atau Flu Babi

Sumber: BeritaNET.com
.
Apa itu flu babi?

Flu babi atau yang dikenal dengan nama swine flu, merupakan penyakit pernafasan yang telah menyerang babi, yang disebabkan oleh virus influenza tipe A (H1N1), bukan H5N1 seperti di flu burung. Flu babi, seperti yang disebutkan oleh CDC (Centers for Disease Control and Prevention), dapat menyebar dari manusia satu ke manusia lainnya, sehingga tidak secara langsung manusia mendapatkannya.

Keberadaan flu babi muncul kembali tersiar di akhir bulan Maret dan awal April 2009, dengan kasus infeksi manusia pertamanya dilaporkan ada di Meksiko, California Selatan dan dekat San Antonio, Texas. Sebanyak 149 orang di Meksiko telah tewas. Sedangkan di Texas mengkonfirmasi terdapat 6 kasus flu babi, dan California mendapat 11 orang yang meninggal karena flu babi ini. Sementara World Health Organization (WHO) kemudian menetapkan kasus flu babi ini dalam standard peringatan dari level 3 ke level 4, yang mengindikasikan adanya peningkatan resiko tertularnya virus berbahaya ini secara global.

.
Bagaimana tanda orang terkena flu babi?

Tandanya sama seperti orang yang terkena flu biasa, termasuk demam, batuk, radang tenggorokan, nyeri tubuh, sakit kepala, tubuh menggigil, dan mudah lelah. Beberapa yang dilaporkan, penderita flu babi juga menderita diare dan muntah-muntah. Di masa lalu, beberapa penyakit seperti pneumonia dan gagal pernafasan, juga kematian, menurut CDC, juga sebagai akibat dari flu babi, Seperti flu musiman, flu babi juga dapat menyebabkan penambahan kondisi medis yang kronis.

.
Berapa lama virus H1N1 ini dapat bertahan di luar tubuh?

Beberapa virus dan bakteri dapat hidup selama 2 jam atau lebih di permukaan seperti meja kafe, pegangan pintu, kursi, dan sebagainya. Frekuensi mencuci tangan yang lebih sering akan membantu mengurangi kemungkinan kontaminasi dari flu babi ini.


.
Bagaimana penyebaran flu babi ini?

Penyebaran virus influenza A (H1N1) penyebab flu babi ini menyebar dengan cara yang sama dengan penyebaran flu musiman. Virus ini menyebar dari person satu ke person lainnya, dapat melalui batuk atau bersin. Seringkali orang terinfeksi juga dengan cara bersentuhan dengan sesuatu yang terkena infeksi virus flu babi, atau menyentuh mata, mulut atau hidung dari orang yang menderita flu babi. Penyebaran juga dapat dilakukan dari permukaan meja yang terkena nafas orang terinfeksi flu babi, atau menyentuh mulut, hidung, mata, sebelum mencuci tangan. Orang atau anak-anak yang terinfeksi memiliki kemungkinan untuk menyebarkan infeksi flu babi dalam 1 hari sebelum sindrom berkembang, dan kemudian mengalami sakit selama 7 hari atau lebih. Hal ini berarti, Anda masih dapat menyebarkan virus tersebut ke orang lain, sebelum Anda sendiri sakit, dan orang yang tertular akan sakit sama seperti Anda.

.
Bisakah flu babi menular melalui makanan?

Tidak. Menurut CDC, virus influenza flu babi ini tidak menular melalui makanan. Anda tidak akan mendapatkan infeksi flu babi ini hanya karena makan daging babi, lemak babi, atau produk makanan berbahan babi lainnya. Anda masih aman dengan makan daging babi dan produk makanan berbahan babi lainnya yang tentunya sudah dimasak matang dan dengan peralatan makan yang bersih.

.
Seberapa seriuskah infeksi virus babi?

Antara tahun 2005 hingga Januari 2009, 12 orang penderita flu babi di U.S. telah terdeteksi, namun tidak meninggal. Namun, infeksi flu babi ini bisa serius. Di News Jersey tahun 1976, virus flu babi ini telah memberikan penyakit serius ke lebih dari 200 orang dan beberapa lainnya meninggal.

.
Apakah ada vaksin untuk mengobati penderita flu babi?

Menurut CDC, vaksin untuk flu babi belum ada. Namun, CDC dan WHO berencana akan membuat vaksin, dan memerlukan waktu produksi selama beberapa bulan. CDC juga mengatakan bahwa penderita dapat meminum obat antiviral seperti yang diminum penderita flu burung, yakni flu Tamiflu atau Relenza, namun tidak dengan dua obat tersebut sekaligus. Obat tersebut akan efektif paling lama 48 jam.

.
Bagaimana cara mencegah infeksi flu babi?

Menurut CDC, ada beberapa hal yang harus diperhatikan :
  • Hal terpenting, cuci tangan Anda dengan bersih, menggunakan sabun dan air atau pembersih tangan beralkohol, khususnya setelah Anda bersin atau batuk, ataupun setelah menyentuh babi
  • Tetap menjaga kesehatan dengan tidur cukup
  • Aktif berolahraga fisik
  • Mengendalikan pikiran agar tidak stress
  • Minum banyak air
  • Makan makanan yang bernutrisi
  • Usahakan untuk tidak bersentuhan tangan, mulut, hidung atau mata atau apapun yang mungkin telah terkontaminasi dengan virus flu babi
  • Usahakan untuk menjaga jarak atau tidak berhubungan dekat dengan orang yang menderita flu babi
  • Tutuplah mulut dan hidung dengan tisu ketika Anda bersin atau batuk, dan buanglah tisu setelah menggunakannya
  • Pergi ke dokter jika sudah terkena virus flu babi ini
  • Jika Anda sudah terkena virus ini, CDC menyarankan untuk tetap tinggal di rumah, dan usahakan untuk tidak bekerja atau sekolah dulu, untuk menjaga jarak dengan orang yang belum terinfeksi.
.
Bagaimana penyebaran flu babi di Indonesia?

Menurut Menko Kesra Aburizal Bakrie mengatakan virus flu babi agak sulit untuk berpotensi menyebar di wilayah tropis seperti Indonesia. Pemerintah juga akan mengawasi lalu lintas manusia di airport dan pelabuhan, dengan menggunakan pemindai panas badan (thermal scanning), sehingga petugas bandara atau pelabuhan bisa memantau orang yang diduga mengidap virus flu babi. Selain itu, untuk sementara, impor daging babi atau daging lain yang berpotensi membawa virus flu babi dilarang pemerintah. Pemerintah juga akan meneliti peternakan babi di Indonesia. Walaupun begitu, Departemen Kesehatan mengaku masih memiliki banyak stok obat antiviral Tamiflu untuk mengantisipasi flu babi. (dari berbagai sumber)

Wednesday, April 22, 2009

Oktober

.. 1 Oktober
Tulus hati, ramah-tamah, amat gesit dan cerdik serta gemar sekali akan kesenian terutama musik dan kesusasteraan.

.. 2 Oktober
Murah hati, luar biasa pandainya, menguasai dengann baik ilmu pasti, berbakat menjadi wartawan atau pengarang. Hanya saja ia tidak bisa bekerja di satu bidang saja, ada kalanya bisa mendadak ganti haluan ke lapangan pekerjaan lainnya.

.. 3 Oktober
Karakternya kuat, pandai, pandangannya luas, tampak amat periang, ramah-tamah dan suka memperhatikan anak-anak dan orang sakit.

.. 4 Oktober
Keras, gagah berani, perasaannya halus, mudah tersinggung dan akan senang menerima pertolongan dari orang tua atau orang-orang yang usianya lebih tua serta akan lebih berhasil kalau menjadi pengusaha tanah atau menjadi seorang militrer.

.. 5 Oktober
Sangat aktif, tangkas, cerdas, baik hati, keras hati dan mudah tersinggung. Ia harus berhati-hati mesin dan api.

.. 6 Oktober
Pandai, panjang akal dan mudah berselisih paham dengan orang-orang yang usianya lebih tua sebab ia suka tidak sabaran dan sering berbantah.

.. 7 Oktober
Keras kepala, ambisius dan otaknya tajam. Dalam dunia perdagangan dan hubungan surat-menyurat tidak memberikan keuntungan. Sangat dianjurkan untuk tidak terjun dalam dunia kewartwanan atau karang-mengarang.

.. 8 Oktober
Sangat setia, banyak pikir dan kurang beruntung dalam menghadapa urusan asmara. Bisa berhasil dalam pekerjaan dan usaha dagangnya, tetapi kalau tidak berhati-hati bisa tertipu.

.. 9 Oktober
Pandai dan sangat aktif dalam berbagai hal, banyak akal dan gagah berani. Ia bisa memperoleh banyak bantuan dari orang tua atau teman-temannya.

.. 10 Oktober
Otaknya tajam, bisa jadi orang pandai dan bisa mengalami kegagalan dalam urusan perkawinan sebab ia sering bersikap aneh terhadap jenis kelamin lain.

.. 11 Oktober
Pandai, sopan-santun, berperikemanusiaan, pandai berfisafah, suka akan kesenian, suka murung, dan sukar dimengerti. Ia bisa beruntung dalam penghidupannya tetapi harus waspada terhadap teman-teman dalam selimut.

.. 12 Oktober
Simpatik, berperikemanusaian, suka bertengkar dengan orang yang lebih tua atau atasannya, rejekinya besar karena ia memiliki inisiatif untuk selalu mencari berbagai jalan dan cara.

.. 13 Oktober
Cerdik, bersifat sosial, pemikiran atau gagasannya asli dan suka memamerkan kepandaiannya sehingga membuat orang merasa jemu.

.. 14 Oktober
Giat bekerja, berani tampil ke muka, agak ambisius, memiliki keseimbangan jiwa, perangainya mulia dan suka menolong sesamanya tanpa pamrih. Ia juga bisa berhasil dalam, penghidupannya.

.. 15 Oktober
Sangat aktif, bersemangaa, ambisius dan suka menolong orang yang mengalami kesulitan karena itu ia pun sering mendapat pertolongan dari orang-orang yang berpengaruh.

.. 16 Oktober
Sungguh pandai dan rejekinya sangat besar serta sangat tertib dalam mengerjakan atau melakukan segala sesuatu. Ia berusaha mengalahkan saingannya dengan bijaksana. Ada harapan ia akan memegang suatu kedudukan atau jabatan terhormat.

.. 17 Oktober
Kecerdasannya luar biasa, murah hati dan ramah-tamah. Ia bisa memperoleh keuntungan secara tidak terduga dan bisa berhasil sebagai pedagang atau pengarang.

.. 18 Oktober
Penuh welas ksaih terhadap sesamanya, sepak terjangnya cerdik dan bisa menjadi orang pandai. Ia bisa memperoleh sukses dalam penghidupannya.

.. 19 Oktober
Berhati lembut, artistik, musikal, perangainya agung dan tingkah lakunya sopan. Ia bisa menjadi seorang seniman atau seniwati yang terkenal.

.. 20 Oktober
Murah hati, manis budi, bisa diajak bergaul, berperikemanusiaan dan giat bekerja serta agak ambisius. Ia bisa hidup senang sampai hari tuanya yang panjang.

.. 21 Oktober
Pandai, panjang akal, sangat lincah gerak-geriknya, ramah-tamah perilakunya dan firasatnya tajam. Dalam kehidupan perkawinan dan urusan keuangan, ia banyak beruntung sampai di hari tuanya.

.. 22 Oktober
Mudah menerima pendapat orang lain, agak ambisius, perasaannya mudah sekali tersinggung dan penghidupannya tidak menentu (sebentar merasa senang, sebentar lagi kemudian merasa susah atau bersedih hati). Tetapi berkat pengalaman-pengalamannya itu, akhirnya ia bisa beruntung juga.

.. 23 Oktober
Bersifat aktif, gagah berani dan banyak bergaul dalam pergaulan umum. Ia bisa memperoleh banyak sahabat dalam penghidupannya.

.. 24 Oktober
Gagah berani, banyak bergaul terutama dari golongan jenis kelamin lain dan senang berplesir sehingga jika ia tidak berhati-hati akan mengakibatkan yang kurang menyenangkan.

.. 25 Oktober
Senang sekali berpetualang dan bisa mengalami banyak hal yang aneh-aneh. Harus berhati-hati terhadap api dan air supaya tidak terbakar atau tenggelam dalam air.

.. 26 Oktober
Otaknya tajam, gerak-geriknya tangkas, banyak usahanya, pandai berdiplomasi dalam segala hal. Ia bisa mempunyai banyak teman dari banyak kalangan.

.. 27 Oktober
Pandai, memiliki gagasan asli, suka bekerja dengan rajin dan banyak berpikir. Ia bisa berusaha sendiri dan bisa memperoleh bantuan dari majikan atau atasannya di kantor.

.. 28 Oktober
Cinta pada penyelidikan ilmu pengetahuan, rejekinya cukup besar dan mempunyai hubungan yang luas dengan orang-orang yang berpengaruh dan karena itu ia bisa terkenal.

.. 29 Oktober
Pendiriannya kuat, tidak mudah terombang-ambing oleh pengaruh lain dan memiliki bakat dalam mencari nafkah sehingga ia bisa hidup senang.

.. 30 Oktober
Cerdik, banyak pikiran, perasaannya mudah sekali tersingung dan bisa menyesuaikan diri dengan keadaan. Ia bisa hidup beruntung.

.. 31 Oktober
Kuat badan dan wataknya. Orang yang tajam firasatnya akan sering memberikan bantuan sangat berharrga kepadanya. Selain itu, sepanjang hidupnya ia mempunyai banyak pelindung dan penolong.

-----------

Si Peramal

Peramal Yang Mewujudkan Ramalannya

Ketika kedua orang tuanya meninggal, mereka meninggalkan sejumlah besar uang padanya. Dia benar-benar jadi sangat kaya dan tidak perlu bekerja, dia hanya melakukan hobinya saja. Suatu saat dia tertarik pada musik, saat yang lain dia ingin menjadi seorang petenis ulung, saat berikutnya berubah lagi. Karena dia tidak bisa menekuni apa yang dilakukannya, maka dia tidak bisa mencapai apapun. Dia tenggelam dalam nikmatnya kekayaan dan terus menghamburkan uangnya, namun dia tidak khawatir karena uangnya sangat banyak.

Dia mulai menekuni horoskop dan mengatakan pada orang-orang apa yang akan terjadi di masa depan. Tidak ada orang yang menanggapinya dengan serius karena astrologi baginya hanyalah sekedar hobi saja, namun setiap orang senang mendengarkan apa yang dikatakannya., selama dia tidak membuat masalah, tak ada yang risau.

Suatu hari pamannya datang mengunjunginya dengan wajah yang murung. Anak muda itu bertanya pada pamannya, “Paman, mengapa paman begitu murung?”

Jawab pamannya, “Aku sangat sedih karena aku tidak punya uang sepeserpun. Aku sedang dalam kesulitan keuangan yang sangat besar.”

Anak muda itu berkata, “Mari kulihat keberuntungan paman. Seperti apa masa depan paman.”

Lalu anak muda itu membaca keberuntungan pamannya dan berkata, “Kulihat, dalam waktu sebulan lagi, ada nasib baik, paman akan memperoleh uang yang paman butuhkan.”

Dengan gembira pamannya bertanya, “Kamu yakin?”

Anak muda itu menjawab, “Jelas sekali peruntungan paman menunjukkan hal itu. Aku dapat melihatnya. Aku yakin kesulitan keuangan paman akan dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan.”

Pamannya sangat gembir mendengar bahwa dia akan memperoleh uang. Dia menunggu hari demi hari, tapi tak terjadi apa-apa. Pada hari terakhir kebetulan paman itu lewat di depan rumah keponakannya itu, dilihatnya dia sedang berdiri di depan pintu dan pamannya berkata padanya, “sudah sebulan waktu berlalu dan aku belum memperoleh uang. Mengapa kamu mempermainkan orang seperti ini? Demi Tuhan, berhentilah meramal.”

Anak muda itu menyahut, “Paman, sudah kukatakan agar paman menunggu selama sebulan, dan sekarang waktu itu belum berakhir.”

Pamannya mulai meradang, “Tak kusangka kau demikian tolol! Hari ini adalah hari yang terakhir. Siapa yang akan memberiku uang? Tak ada! Kalau tidak bodoh, kamu pasti penipu. Kamu tidak tahu apa-apa tentang ramal-meramal!”

Dengan tenang anak muda itu menjawab, “Oh, aku tahu, dan aku juga tahu bahwa paman akan memperoleh uang itu. Hari ini belum berakhir bukan?”

Kemudian “peramal” itu masuk ke ruangan lain dan muncul kembali dengan setumpuk uang. Dia menyerahkan uang itu ke pamannya dan berkata, “Lihat, ramalanku terbukti bukan?”

Pamannya berkata, “Ya, ramalanmu terbukti benar. Aku sangat berhutang budi padamu.”

Pada saat itu kebetulan sorang guru sekolah lewat. Guru sekolah itu tidak melihat ketika pemuda itu menyerahkan uang ke pamannya, dia hanya mendengar bahwa sang paman mengucapkan terimakasih kepada keponakannya karena ramalannya terbukti benar.

Setelah beberapa hari berpikir-pikir untuk mengunjungi pemuda itu meminta agar dia meramalkan keberuntungan anak perempuannya. Maka akhirnya bersama puterinya guru itu mendatangi pemuda tadi dan berkata, “Aku punya masalah. Sudah saatnya anak perempuanku ini menikah. Bisakah kamu mengatakan adakah kemungkinan dia akan memperoleh suami yang baik? Aku ingin agar dia menikah dengan seseorang yang kaya, tampan dan berpendidikan tinggi sehingga dia dia tidak perlu mengkhawatirkan masa depannya.”

Pemuda itu menerawang keberuntungan anak perempuan guru itu dan berkata, “Dalam waktu dua bulan kamu akan menemukan pasangan yang tepat bagi anak perempuanmu. Dari keberuntungannya dapat kulihat bahwa dia adalah gadis yang baik. Kamu akan memperoleh pria yang tepat untuk dinikahinya.”

Guru itu sangat gembira mendengar hal itu dan mulai menyiapkan pesta pernikahan puterinya yang cantik itu. Bahkan dia menggaji juru masak serta karyawan khusus untuk upacara pernikahan anaknya. Sementara itu waktu terus berlalu, namun belum juga anaknya berjumpa dengan pria yang cocok. Tetapi dia sangat percaya pada peramal muda itu, dan yakin bahwa sesuatu akan terjadi.

Akhirnya, ketika dua bulan hampir berlalu, pria itu datang lagi ke peramal muda itu dan bertanya, “Apakah kamu yakin kalau anakku akan segera menikah? Aku sudah menyiapkan segala sesuatunya. Aku sudah menghubungi pendeta dan menggaji beberapa pelayan khusus. Aku telah membeli perhiasan bagi pernikahannya. tetapi aku belum menemukan pengantin laki-lakinya. Apa yang akan terjadi kalau ramalanmu meleset?”

Peramal muda itu menjawab, “Kenapa kamu khawatir? Di desa ini adakah orang yang lebih kaya dariku? Dan apakah kamu tidak berpikir bahwa aku tampan? Bukankah aku berpendidikan tinggi?”

Guru itu berkata, “Kamu? Bagaimana mungkin aku berharap kamu akan menikahi puteriku?”

Peramal itu menjawab, “Mengapa tidak?”

Guru itu berkata, “Karena kamu kaya, tampan dan baik hati, maukah kamu menikahi puteriku?”

Anak muda itu menjawab, “Tentu saja, tentu saja kamu tidak perlu khawatir. Kami akan menikah besok.”

Maka menikahlah peramal muda itu dengan puteri guru tadi, dan dengan demikian dia memenuhi janjinya dan membuat ramalannya menjadi kenyataan.

Isterinya demikian cerdas. Dia telah mendengar bagaimana suaminya telah memberikan uang ke pamannya karena ramalannya meleset. Dan dia tahu bahwa pemuda itu harus menikahinya agar ramalan berikutnya terwujud. Maka dia berkata kepada suaminya, “Aku tidak mengizinkan kamu meneruskan pekerjaanmu sebagai peramal. Karena kamu punya begitu banyak uang, kamu tidak perlu bekerja. Tetapi kamu harus berhenti meramal karena kamu tidak mengerti apapun mengenai astrologi. Kalau kamu benar-benar mencintaiku, kamu harus menghentikannya.

Kamu adalah orang terkaya di desa ini. Kamu punya begitu banyak pegawai. Kalau secara teratur kamu pergi ke ladang untuk mengawasi pegawaimu, maka mereka akan melakukan pekerjaannya dengan lebih baik dan kita akan punya panenan yang lebih berlimpah. Ini bisa menjadi pekerjaanmu.”

Maka setiap hari pria muda ini menghabiskan waktu beberapa jam mengawasi ladangnya. Para pekerja sangat gembira karena dia menunjukkan perhatian kepada mereka. Pemuda itu gembira karena dia tahu dia telah mencapai sesuatu yang positif setiap hari. Dia punya alasan untuk bangun lebih pagi setiap hari.

Kira-kira tiga bulan kemudian, pamannya datang lagi dan berkata, “Keponakanku, sekali lagi aku perlu uang. Maukah kami meramal keberuntunganku dan melihat apakah ada harapan bagiku untuk mendapatkan uang itu?” Sang paman berharap keponakannya sekali lagi akan memberi uang untuk membuktikan bahwa ramalannya benar.

Pria muda itu berkata, “Maaf paman. Aku telah berhenti meramal. Isteriku mengatakan bahwa aku tidak bisa melakukannya dengan baik, maka aku menurutinya.”

Lebih baik kita berhenti melakukan hal-hal yang diluar nalar dan kemampuan kita, untuk kemudian melakukan perbuatan yang positif, yang ternyata bisa menyenangkan orang banyak.

Diterjemahkan dari Garden of the Soul karya Sri Chinmoy.

-----------