Showing posts with label petikan. Show all posts
Showing posts with label petikan. Show all posts

Sunday, November 30, 2008

Petikan ucapan Mahatma Gandhi

Petikan ucapan Mahatma Gandhi
Oleh : Jenny Gandhi

Pria India yang rendah hati ini telah menciptakan gelombang pengaruh tidak saja di negeri tempatnya dilahirkan, namun keseluruh dunia karena kehidupan sederhana yang diteladankannya. Selain kesederhanaan hidupnya, juga karena filosofi hidup yang dianut dan dijalaninya dengan teguh.

Ditunjukkannya ke masyarakat bahwa perjuangan dapat dimenangkan tanpa senjata dan tumpahan darah. Pertempuran dapat dimenangkan dengan cara menjalankan prinsip-prinsip yang sungguh-sungguh kita yakini. Semakin banyak orang yang datang dalam naungannya karena beliau memberikan keadilan kepada mereka, dengan cara mengajar mereka untuk meminta apa yang mereka inginkan, bukan dengan menuntutnya.

Berikut adalah beberapa petikan ucapannya yang penuh inspirasi:
  1. Jadilah bagian dari perubahan yang ingin kamu saksikan di dunia ini.
  2. Ketika kamu berhadapan dengan musuhmu, taklukkan mereka dengan cinta.
  3. Tidak ada orang yang dapat menyakitiku tanpa izinku.
  4. Tidak ada kesia-siaan yang menguras tubuh kecuali kekhawatiran, dan orang yang punya keyakinan pada Tuhan seharusnya merasa malu kalau masih mengkhawatirkan sesuatu.
  5. Orang lemah tidak pernah bisa memaafkan. Memaafkan adalah sifat orang perkasa.
  6. Tanpa kekerasan adalah senjata milik orang yang perkasa.
  7. Apa pendapat saya mengenai kebudayaan barat? Saya kira itu adalah gagasan yang sangat baik.
  8. Bila kamu punya kebenaran, maka kebenaran itu harus ditambah dengan cinta, atau pesan dan pembawanya akan ditolak.

Ada beberapa petikan abadi termasuk yang berikut ini:
  1. Kalau kamu ditampar, dengan senang hati hadapkan pipi yang satunya.
  2. Tuhan tidak punya agama.
  3. Ketidak sempurnaan dan kegagalanku sama banyaknya dengan berkat Tuhan yang diberikan dalam bentuk sukses dan kemampuan, dan keduanya kupersembahkan di kakiNya.
  4. Cara terbaik menemukan dirimu adalah dengan meleburkan diri dalam pelayanan orang lain.
  5. Bumi cukup menyediakan segala sesuatu untuk memuaskan kebutuhan semua orang, bukan semua ketamakan.
  6. Kamu dapat merantaiku, kamu dapat menyiksaku, bahkan kamu dapat menghancurkan tubuh ini, tetapi kamu tidak akan dapat memenjarakan pikiranku.
  7. Perbedaan antara apa yang kita lakukan dan apa yang mampu kita lakukan sudah cukup untuk menyelesaikan kebanyakan persoalan yang ada di dunia ini.
  8. Keyakinan... Harus di dikuatkan dengan alasan... Ketika keyakinan jadi buta, dia akan mati.
  9. Sabar berarti siap menderita.
  10. Mereka tidak dapat mengambil harga diri kita kalau kita tidak memberikannya kepada mereka.
----------

Friday, September 12, 2008

Tentang Kebajikan

Semakin Anda mengembangkan kebajikan Anda, semakin kuat pula hubungan Anda dengan Tuhan.
- dari buku Kebajikan Welas Asih oleh: Master Choa Kok Sui

Bila Anda mengembangkan cakra solar-pleksus, maka Anda melakukan segala sesuatu dengan pamrih. Bila Anda mengembangkan cakra jantung, Anda melayani. Keduanya penting karena Anda harus hidup dalam keseimbangan. Hukum alam menuntut keseimbangan.
- dari buku Kebajikan Welas Asih oleh: Master Choa Kok Sui

Kesalahan muncul akibat kesombongan, mencuri, emosi yang kacau dan tak terkendali, dan keteguhan mempertahankan pendirian serta keadaan yang tidak seharusnya.
- dari buku Kebajikan Welas Asih oleh: Master Choa Kok Sui

Jangan menelan segala sesuatu begitu saja. Hindari kepercayaan pada takhyul. Gunakanlah evaluasi yang cerdas. Buatlah kesimpulan Anda sendiri.
- dari buku Kebajikan Welas Asih oleh: Master Choa Kok Sui

Ingat, siapa saja bisa mengatakan apa saja! Latihlah ketajaman dan kecerdasan Anda untuk mengevaluasinya.
- dari buku Kebajikan Welas Asih oleh: Master Choa Kok Sui

Jangan terpaku pada kata-kata, namun pada apa yang tersirat di balik kata-kata itu.
- dari buku Kebajikan Welas Asih oleh: Master Choa Kok Sui

Berpikirlah dua kali sebelum membuka mulut. Kata-kata itu bagaikan peluru, yang terisi penuh dengan ‘mesiu emosional.’ Apa yang muncul dari pikiran dan mulut Anda lebih penting dari apa yang masuk!
- dari buku Kebajikan Welas Asih oleh: Master Choa Kok Sui

Obyektif dan tidak berdusta memberi Anda kemampuan untuk melihat orang seperti apa adanya.
- dari buku Kebajikan Welas Asih oleh: Master Choa Kok Sui

Orang harus dapat diandalkan, dia harus dapat menepati apa yang dikatakannya. Agar dapat dipercaya, Anda harus berpegang teguh pada janji Anda. Anda harus menggunakan upaya mental untuk menemukan solusi yang tepat. Anda harus teguh pada kemauan Anda. Praktis dan realistislah.
- dari buku Kebajikan Welas Asih oleh: Master Choa Kok Sui

Menghadapi kesulitan akan membuat pikiran jadi tajam, serta akan menumbuhkan kemauan keras seseorang, dia tidak akan mau menerima jawaban “tidak bisa dilakukan.”
- dari buku Kebajikan Welas Asih oleh: Master Choa Kok Sui

Menjadi pintar memang baik, namun dia juga harus memiliki hati yang baik. Berlatihlah bertenggang rasa. Sabar dan baik hati dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.
- dari buku Kebajikan Welas Asih oleh: Master Choa Kok Sui

Kekuasaan tanpa kebaikan hati akan menjadi kekejaman; kekuasaan tanpa kecerdasan akan menjadi kekonyolan.
- dari buku Kebajikan Welas Asih oleh: Master Choa Kok Sui

Cinta yang sejati membuat Anda melihat segala sesuatu seperti apa adanya. Anda harus memiliki cinta, kesabaran dan tenggang rasa. Di mana ada cinta, di situ ada ketenangan dan kedamaian.
- dari buku Kebajikan Welas Asih oleh: Master Choa Kok Sui

Apa yang Anda katakan harus mencerminkan kebaikan hati. Kata-kata ibarat air; bila Anda mengucapkan perkataan yang benar, maka akan memberikan kesegaran. Pertama-tama, kuasailah kelembutan perkataan, kemudian kelembutan pikiran.
- dari buku Kebajikan Welas Asih oleh: Master Choa Kok Sui

Energi kasih-sayang itu nyata! Energi itu dapat digunakan untuk menetralkan energi yang berlawanan. Penawar kekejaman adalah kasih sayang dan tidak menyakiti, tanpa kasih sayang, yang ada hanyalah kritik, kebencian dan kemarahan.
- dari buku Kebajikan Welas Asih oleh: Master Choa Kok Sui

Anda harus berperilaku lembut dan tidak menyakiti. Perbuatan Anda harus penuh kelembutan. Anda harus lembut dan penuh kasih sayang di luar, tetapi tegar di dalam.
- dari buku Kebajikan Welas Asih oleh: Master Choa Kok Sui

Sebagaimana Anda memberi, Anda akan menerima. Bila Anda menanam benih kasih sayang. Anda akan menuai cinta. Bila Anda memberikan cinta, Anda akan menerima cinta.
- dari buku Kebajikan Welas Asih oleh: Master Choa Kok Sui

----------