Showing posts with label vogel. Show all posts
Showing posts with label vogel. Show all posts

Tuesday, November 25, 2008

Warisan Marcel Vogel, 3

WARISAN MARCEL VOGEL

Artikel ini merupakan kelajutan dari artikel dengan judul yang sama yang telah dimuat beberapa minggu yang lalu.
Marcel Vogel adalah seorang ilmuwan yang tertarik pada penelitian tentang pancaran cahaya dan kristal, pada edisi yang lalu dikisahkan perjalan penelitiannya, bagaimana di sampai pada kesimpulan bahwa kristal mempunyai kesadaran yang dapat di arahkan. Dan pada bagian ini mengenai penelitian Marcel yang dapat mempercepat matangnya minuman anggur.

6. Mengukur energi halus

Pada mulanya, ditemukan kesulitan dalam mengukur energi yang ada di dalam maupun di seputar kristal. Kalau dibaca dalam ‘mili gauss-meter’ angka hanya menunjukkan 0,07 mili-gauss: sebuah nilai yang tidak ada artinya. Tidak gentar oleh masalah ini, Marcel bertanya dalam doanya, agar ditunjukkan cara untuk dapat mengukur peralatan barunya ini. Enam minggu kemudian, seorang pria muncul di rumahnya dengan sejenis alat. Alat itu adalah Omega-1 dan sejak itu, empat inkarnasi Omega telah dikembangkan menjadi versi yang terakhir, Omega-5 yang digunakan dalam sebagian besar riset fundamental Marcel di laboratoriumnya.

Omega-5 adalah jenis alat radionik yang dapat mengukur energi melampaui kemampuan standar peralatan ilmiah lainnya. Dan pada kenyataannya, energi yang diukur dengan Omega-5 diakui kebenarannya oleh kebanyakan ilmu pengetahuan ilmiah, karena efeknya yang jelas kelihatan dan dapat didemonstrasikan.

Walaupun sifat dasar yang sesungguhnya dari energi ini mungkin belum diketahui, mereka dapat diukur dan ditentukan nilainya, ini dipastikan oleh peralatan radionik, nilai itu lebih dikenal sebagai satuan ukuran energi.

Nilai ini diperoleh dengan meletakkan benda yang akan diuji yang dikenal sebagai witness atau sample (saksi, contoh, obyek yang ukur energinya) pada Omega-5. Omega-5 mempunyai lima tombol penyetel yang digunakan untuk mendapatkan rangkaian tiga digit yang menentukan keadaan sampel yang sedang diteliti. Sebuah pendulum dapat juga digunakan untuk mendeteksi nilainya dengan tepat.

Omega-5 menunjukkan keadaan dari:
  1. Tanda lebar berkas informasi atau nilai identitas sampel yang sedang diteliti.
  2. Medan energi di dalam sampel.
  3. Medan energi di seputar atau yang memancar di seputar sampel.
Marcel menghubungkan medan-medan yang terukur ini dengan Omega-5 sebagai berkas informasinya.

Walaupun itu merupakan jenis alat yang subyektif, Omega-5 menghasilkan data yang dapat digunakan untuk mengindikasikan bagaimana selanjutnya menggunakan ukuran ilmiah yang standar. Kadang-kadang sebuah informasi tidak dapat ditemukan karena orang tidak tahu kemana harus mencari informasi itu. Omega dapat memberikan jalan keluar kemana harus mencarinya. Data yang diperoleh secara radionik harus mempunyai lebih banyak keterkaitan yang berlandaskan pada ilmu fisika atau kimia.

7. Berkas informasi

Marcel menemukan bahwa berkas informasi yang diukur dengan Omega-5 ini ada di dalam dan di sekitar semua benda. Berkas ini merupakan penyimpan catatan peristiwa yang telah hilang ketika membawa sebuah obyek menjadi wujud tertentu, dan tanggapan obyek ini pada tindakan yang dilakukan atasnya, apakah itu berupa cahaya, suara, panas atau daya listrik.

Kombinasi dari daya-daya ini membentuk serangkaian pola atau kode yang menggolongkan atau mengidentifikasikan zat dengan cara yang sama seperti menggolongkan masing-masing unsur dalam daftar periodik berdasarkan berat atom dan proton serta neuron yang ada dalam nukleus atomnya.

Tidak ada atom yang statis; dia selalu dalam keadaan bergerak. Gerakan ini menciptakan sebuah medan. Gabungan dari medan ini merupakan tingkatan setempat dari berkas informasi itu. Ini berbeda dengan tingkat keaktifan elektron yang masuk ke dalam berkas konduksi dan turun menjadi tingkatan setempat.

Kekacauan ini membentuk kabut energi diseputar zat itu. Ini adalah ingatan sebuah atom. Dalam kasus logam, misalnya, kumpulan atom-atomnya sangat peka terhadap sinar, tekanan, gosokan atau goresan pada permukaannya.

Marcel mencari petunjuk dari Penulis okultis; Alice Bailey:

Kita telah melihat bahwa atom dari sebuah zat kimiawi, misalnya, yang menunjukkan adanya kualitas kecerdasan di dalamnya; dia menunjukkan gejala alam pikir yang diskriminatif dan dasar-dasar kemampuan selektif. Jadi kehidupan yang sangat kecil yang berbentuk atom itu menunjukkan sebuah sifat psikik.

Setiap atom adalah sebuah kehidupan. Marilah kita sadari bahwa semua benda adalah wujud yang hidup, dan bahwa masing-masing hanyalah merupakan wahana ekspresi bagi beberapa satuan yang tinggal di dalamnya.”

Sir Jagadis Chandra Bose menemukan bahwa logam menunjukkan kelelahan hampir sama seperti yang ditunjukkan oleh otot. Sebuah otot akan pulih kembali setelah istirahat beberapa saat, demikian pula dengan logam. Bose mampu menunjukkan kelelahan pada logam ini melalui simulasi yang lama dan terus menerus. Kemudian dia meletakkan logam itu ke dalam agen simulasi (senyawa sodium karbonat) yang memberikan peningkatan aktifitas pada logam. Dia temukan sebuah dosis racun yang sangat kecil yang meningkatkan responsivitas logam itu dan sejumlah besar dosis yang menghilangkan responsivitasnya. Ini adalah reaksi yang sama seperti yang ditemukan pada sistem organik atau sistem yang punya kehidupan. Apa kaitannya? Marcel berpendapat bahwa di sana ada komunikasi melalui sebuah berkas informasi. Selama di sana ada keutuhan sistemnya, obyek saling merekatkan diri menjadi satu dan menghasilkan tingkat berkas informasi yang terlepas ke angkasa dalam bentuk obyek geometris.

Ketika kita membenturkan sebuah zat, sebuah koin misalnya, semua koin dari bahan logam yang sama akan terpengaruh. Itu berarti bila kita ambil dua keping uang limaratusan dan salah satunya di ukur dengan Omega-5, semua hal yang dilakukan pada keping uang yang satunya, akan berlangsung juga pada keping uang limaratusan yang di ukur. Salah satu keping uang itu kemudian di bawa ke ruang laboratorium yang lain dan digores. Keping yang ada di Omega-5 menunjukkan respon yang dramatik pada saat penggoresan dilakukan. Ini sama seperti yang ditunjukkan dalam penelitian pada tanaman dan sel, yang sebelumnya telah dilakukan oleh Marcel, Cleve Backster, dan yang lainnya. Sistem anorganik nampaknya juga menunjukkan tanggapan yang sama seperti sistem organik.

Berkas informasi adalah sebuah berkas komunikasi energi di antara semua zat, di antara semua kehidupan.

8. Penelitian terhadap air
Air adalah salah satu bahan pelarut utama yang darinya kehidupan berkembang. Dia juga merupakan dasar dari kebanyakan bahan campuran kimiawi yang ada di bumi. Dari pengukuran yang dibuat dengan Omega-5, kita memperoleh ukuran air dalam tingkat yang murni, yaitu 454. Air yang digunakan adalah air yang disuling sampai tiga kali.

Nilai 454 menunjukkan penandaan atau identitas numerik fundamental dari berkas informasi air itu sendiri. Kemudian air bisa dikontaminasi dengan bahan-bahan seperti garam, klorin, getaran beracun dan sebagainya, kemudian akan terlihat adanya penurunan dimensi berkas informasinya. Memurnikan air dengan menyulingnya atau menyaringnya akan mengembalikan air ke nilainya yang asli, yaitu 454. Harus dicatat bahwa penanda ukuran radionik dari kristal Asahan Vogel adalah juga 454, itu menunjukkan adanya beberapa kaitan antara kristal-kristal ini dengan air. Hubungan atau resonansi seperti itu tidak ditemukan pada kristal yang belum diasah.

Pada penelitiannya terhadap anggur (sejenis minuman, bukan buah), sungguh luar biasa hasilnya, ketika berkas informasinya diukur dan sebuah medan energi yang spesifik ditambahkan ke dalam anggur dengan memutarkannya di sekeliling kristal Vogel yang sudah diprogram dengan medan spesifik tadi, terjadi perubahan yang mendadak dan segera pada anggur yang mengakibatkan terjadinya pematangan. Ini adalah pemindahan informasi pada anggur dalam bentuk kwantum (unit dasar pancaran energi), sebuah bentuk yang menyebabkan terjadinya penuaan pada anggur. Medan energi yang diterapkan pada anggur adalah “niat penuh cinta.”

----------

Saturday, November 15, 2008

Warisan Marcel Vogel, 1

WARISAN MARCEL VOGEL
Artikel tentang kristal

Agar dapat memahami lebih jauh mengapa kita menggunakan kristal dalam penyembuhan yang kita lakukan, ada baiknya kita mencermati artikel berikut. Bagaimana Marcel Vogel, seorang ilmuwan bertaraf internasional sampai pada kesimpulan bahwa ada kaitan antara ilmu pengetahuan dengan metafisika. Apa saja penelitian dan percobaan yang dilakukannya (khususnya mengenai kristal). Bagaimana para ilmuwan lain yang dahulu meremehkan penelitiannya menjadi terkesan oleh hasil temuannya.

Ikhtisar

MARCEL JOSEPH VOGEL (1917 - 1991) adalah seorang ilmuwan peneliti pada fasilitas IBM di San Jose selama lebih dari 27 tahun. Kala itu dia memperoleh berbagai hak paten untuk penemuan-penemuannya. Di antaranya adalah pelapis magnetik bagi sistem disk-drive 24 inci yang sampai saat ini masih tetap digunakan. Bidang keahliannya adalah teknologi phosphor, sistem liquid crystal, nyala cahaya dan magnit.

Di tahun 1970, Marcel mempelopori eksperimen alat komunikasi yang ditanamkan dalam tubuh. Ini membawa dia pada studi mengenai kristal dan itulah yang kemudian membawanya pada pembuatan kristal yang diasah yang kemudian dikenal dengan Vogel Cut Crystal (kristal asahan Vogel) yang merupakan alat yang efektif untuk menyimpan, menguatkan, merubah dan memadatkan energi halus.

Penelitian Marcel dibidang pemanfaatan kristal quarsa (quartz crystal) bagi penyembuhan membawanya ke penelitian pada kaitan antara kristal dan air. Dalam penemuannya itu, dia dapat menstruktur air dengan cara memutarnya dengan mengalirkannya mengitari kristal yang sudah diselaraskan, itu akan mengubah karakteristik air dan dengan demikian mengubah air menjadi sistem penyimpan informasi.

I. Pendahuluan

Artikel ini hanya dimaksud untuk mempresentasikan karya-karya Marcel Vogel. Ini bukan merupakan makalah teknis, tetapi lebih pada presentasi atas adanya kemungkinan seperti yang ditampilkan dalam kehidupan dan karya-karyanya.

Marcel paling tidak sudah menghabiskan waktu 17 tahun dari masa hidupnya untuk mempelopori penelitian dalam hubungan antara kristal kwarsa dan air. Di tahun 1984, setelah berperan sebagai ilmuwan peneliti di IBM hampir selama 27 tahun, Marcel mengundurkan diri dan mendirikan laboratoriumnya sendiri: ‘Psychic Research Inc.’ Laboratorium ini diabdikannya untuk meneliti energi halus yang memancar dari makhluk hidup. Tujuannya adalah untuk mengukur daya dan energi serta membuat bahasa identifikasi yang sistematis bagi energi-energi yang seringkali dicap dan dianggap sebagai sesuatu yang berbau metafisika. Berikut ini adalah beberapa di antara sejumlah proyeknya:
  1. Menstruktur air untuk memurnikannya.
  2. Menstruktur anggur agar cepat menjadi tua.
  3. Mengukur medan energi yang dipancarkan kristal.
  4. Pemanfaatan kristal dan peralatan yang mengandung kristal untuk tujuan penyembuhan.
Ketika mengunjungi laboratoriumnya di San Jose, California kita akan menjumpai peralatan-peralatan ilmiah yang canggih, bukannya perkantoran yang nampak sederhana. Di salah satu ruangan, ada sebuah mikroskop pemindai elektron. Di ruang lain nampak mikroskop Zeiss Ultraphot yang ditemani oleh lebih dari duaratus peralatan lain dengan berbagai kegunaan: untuk tempat gelap, tempat terang, mikroskop interferensi, penggunaan lorong pengontras dan mikroskop pemusat cahaya. Semua peralatan itu terpasang di atas kamera, komputer ataupun perangkat video. Peralatan Zeiss, yang dikumpulkan Marcel selama 27 tahun berkarya di IBM, yang antara lain digunakan untuk mendeteksi adanya cacat dan kegagalan magnetik. Alat senilai lebih dari $500.000 ini disumbangkan kepada Marcel oleh IBM pada saat dia mulai pensiun.

Di sebuah ruang laboratoriumnya juga terdapat spektometer Cary model 15 serta peralatan lainnya. Beberapa di antaranya adalah sumbangan Stanford Research Institute sedangkan yang lain diperoleh dari hibah yang diberikan oleh Yayasan Artritis.

Sedangkan di ruangan lain, kita bisa melihat peralatan radionik yang disebut dengan Omega 5. Peralatan ini digunakan untuk mempelajari medan-medan lain yang biasanya tidak terdeteksi oleh peralatan ilmiah canggih lainnya. Melalui penelitiannya Marcel berharap bisa membuktikan bahwa ilmu pengetahuan dan metafisika pada hakekatnya adalah sejalan. Bagaimana dia sampai pada kegiatan semacam ini dan apa yang ditemukannya?

2. Latar Belakang

Marcel Vogel lahir pada tanggal 14 April 1917 di San Francisco. Ketika masih kecil, dia menderita gangguan pernapasan dan pada umur 6 tahun dia mengalami pengalaman nyaris mati (near death experience - NDE). Secara klinis dia dinyatakan sudah meninggal karena menderita pneumonia dikedua belah paru-parunya. Pengaruh pengalaman ini sungguh membekas dalam ingatannya sehingga sangat sulit bagi Marcel untuk menjalani masa kanak-kanaknya secara normal. Dinyatakannya bahwa pada saat itu dia melihat seberkas cahaya dan ketenteraman yang luarbiasa melimpahi dirinya. Kehidupan fisik memudar meninggalkannya, bahkan dalam usianya yang demikian muda, dia sudah mempertanyakan arti kehidupan.

Sejak usia 6 tahun dia semakin tertarik mempelajari kunang-kunang yang beterbangan di belakang rumahnya. Dia ingin tahu bagaimana serangga kecil itu dapat memancarkan cahaya. Dia menyimpan keingintahuan yang tak ada hentinya itu dalam dirinya. Setiap pagi ketika berdoa dia selalu mengajukan pertanyaan berikut: “Kenapa aku di sini? Apa tujuan hidupku?”

Enam tahun kemudian dia mendengar suara yang berasal dari dalam dirinya: “Kamu akan menjadi ahli phosphor. Kamu akan menjadi pelopor dalam hal nyala cahaya. Kamu akan menulis sebuah buku dan membangun usahamu sendiri”. Benar-benar perintah yang terlalu muluk bagi seorang anak berusia 11 tahun!

Bersama ayahnya, Joseph, mereka membuat sebuah laboratorium di belakang rumah dan Marcel muda terus berupaya untuk meramu zat kimia yang membuat kunang-kunang di belakang rumahnya bisa menyala. Pada usia 12 tahun dia berhasil membuat senyawa kimia 3-amino-phthalaz 1-4 dione. Senyawa ini bila di dicampur dengan ferro-cyanida dan hidrogen peroxida dalam air, menghasilkan nyala cahaya kimiawi yang sama seperti cahaya yang dipancarkan oleh kunang-kunang. Dia terus berusaha untuk membuat senyawa phosphor yang akan menghasilkan cahaya dalam bentuk tabung. Itu pada saat belum ditemukan cahaya fluorescent, tetapi Marcel telah mewujudkan tepung phosphor putih dalam tabung, yang akan merubah radiasi ultra violet dalam tabung menjadi wujud yang kasat mata - cahaya yang kelihatan. Ini adalah bidang yang paling diminatinya, bahkan sebagai seorang murid kelas tatabahasa dia terlalu sering mengunjungi institut mekanika dan menterjemahkan artikel tentang kimiawi phosphor dari aslinya yang berbahasa Jerman ke dalam bahasa Inggris, kemudian dia mempraktekkan semua itu dalam eksperimennya di laboratorium amatirnya sendiri.

Marcel membuat senyawa dan memproduksi sebuah set phosphor sebelum dia mencapai usia 15 tahun. Cita-citanya dalam usia yang masih belia ini, adalah bahwa sistem phosphor yang benar haruslah sistem phosphor alami yang luar biasa. Ion positifnya harus terbuat dari senyawa alami seperti europium dan anion, atau ion negatifnya akan terbuat dari struktur tungstat atau silikat. Gagasan ini muncul berkat makalah ilmiah terjemahan yang dimuat dalam “Analan der Physik” dan terbitan ilmiah dalam bahasa Jerman lainnya yang tersedia saat itu. Cita-citanya, sebelum masuk perguruan tinggi, sebagai jawaban atas doanya selama bertahun-tahun dari usia enam sampai duabelas tahun, adalah menjadi ahli kimia phosphor. Dia berhasil membuat senyawa kimia dan fisika yang akan menghasilkan munculnya zat fisika dalam bentuk padat.

Seperti juga semua kasus dalam hidupnya, Marcel ingin menjadi pelopor dari apa yang menjadi cita-citanya, yaitu pengetahuan masa depan. Selama masa SLTA dan perguruan tingginya, secara sistematis Marcel melakukan penelitian pada semua terbitan dan makalah yang ada, khususnya di bidang nyala cahaya. Saat itu belum ada kursus jenis itu yang tersedia, sehingga dia harus mempelajarinya sendiri.

Di University of San Francisco dia mengambil jurusan kimia dan fisika, di malam hari dia bekerja untuk membiayai kuliahnya. Sayangnya karena kesehatannya yang buruk dia gagal menyelesaikan kuliahnya. Sejak tahun 1940, pendidikannya dilanjutkan dengan bimbingan doktor Peter Pringsheim secara privat.

Keduanya berjumpa ketika Doktor Pringsheim, seorang profesor pengungsi, sedang berusaha mencari informasi mengenai nyala cahaya di perpustakaan universitas. Penjaga perpustakaan memperkenalkannya kepada seorang mahasiwa muda, Marcel Vogel, yang sudah pasti telah membaca semua hal yang berkaitan dengan subyek yang dicarinya dan pemuda ini akan jauh lebih bermanfaat baginya daripada petugas perpustakaan. Dua tahun kemudian, kedua orang ini bersama-sama menerbitkan “Nyala cahaya dari cairan dan benda padat dan manfaat praktisnya” (Wiley Interscience-1943). Buku ini mencapai edisi yang ketiga dan diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman di tahun 1953.

Setelah penerbitan buku itu, dibentuklah “Vogel Luminescence Corporation”. Dari tahun 1944 hingga 1957 Marcel mempelopori produksi cat fluorescent untuk reklame outdoor dan billboard. Dia juga menciptakan bahan fluorescent lengkap bagi para seniman, termasuk cat minyak fluorescent, cat phosphorescent, kapur tulis fluorescent, crayon, warna yang menyala di malam hari, cat untuk reklame, tinta yang tidak nampak, bubuk untuk label yang dapat dideteksi dengan sinar hitam.

Sinar hitam adalah kreasi Vogel lainnya. Perangkat sinar hitam juga dibuat untuk mendeteksi kanker, kontaminasi hewan pengerat, dan untuk memeriksa susu.

Bersama Ralph Benson, Marcel kemudian menerbitkan sebuah makalah berjudul “Vulvar Fluorescents: Deteksi dini kehamilan dan timbulnya kanker.” Vogel Luminescent juga mempatenkan peneropong telur dengan mengkombinasikan ultra violet dan cahaya yang bisa digunakan untuk mendeteksi bakteri fluorescent pseudomonis yang terdapat pada telur yang dihasilkan oleh ayam yang terkontaminasi bakteri itu. Selama bersama Vogel Luminescent, Marcel juga memberikan konsultasi paruh waktu bagi IBM. Bersama Ralph Flores dan Don Johnson dia mengembangkan formulasi pelapis magnetik yang sampai saat ini masih digunakan pada hard disk IBM. Itu adalah pelapis yang stabil dan dapat menempel pada bahan magnetik hard disk berpenampang 24 inchi yang menuntut bahan dengan komposisi yang sama sekali baru.

Harus dicatat bahwa pelapis magnetik tidak muncul begitu saja dari ilmu pengetahuan linier. Melalui berminggu-minggu kegagalan, formula demi formula telah dibuat dengan hasil yang mengecewakan. Pelapisnya akan terkelupas dari cakram aluminium atau akan melepuh seperti cacar air ketika drivenya dinyalakan. Akhirnya, setelah saat-saat melelahkan 18 sampai 20 jam kerja perhari, Marcel tertidur kelelahan dalam laboratoriumnya yang sempit. Kemudian ketika dia terhuyung-huyung terjaga, setengah bermimpi - sekaleng sirup melayang di hadapannya dengan suara menggema: “melekat selamanya” terngiang di telinganya. Dia segera tahu apa yang harus dilakukannya. Dua zat kimia yang seharusnya tidak cocok disatukannya, hasilnya sampai saat ini masih kita pergunakan.

Pada tahun 1957 Vogel Luminescent dijual kepada Ultraviolet Products dan Marcel bergabung dengan IBM sebagai ilmuwan peneliti tetap. Dia adalah salah satu dari “Big Blues”: sedikit ilmuwan yang tak bergelar akademis. Walaupun tanpa ijazah, kreativitas dan kejeniusan mereka tidak boleh diabaikan. Dia merupakan salah satu penemu yang paling banyak menghasilkan paten di sepanjang sejarah divisi produk data IBM. Termasuk di antara begitu banyak penemuannya adalah paten dalam bidang media perekam magnetik, liquid crystal, serta kreasi dan pengembangan phosphor alami yang sangat langka.

Marcel juga banyak memperoleh hak paten di bidang elektronik optik, ini terutama dalam karya pemancar foto dari analog menjadi digital, demikian juga dengan phosphor alami yang langka, yang menghasilkan pengembangan warna merah pada televisi berwarna. Karyanya dalam liquid crystal membantu mewujudkan munculnya display digital di semua peralatan, mulai dari jam sampai radio, dalam kehidupan sehari-hari. Dia juga memperoleh paten dari degasasifikasi cairan, mikroskop ruang gelap dan penggunaannya dalam analisis permukaan, fotokonduksi organik dan non organik dan banyak lagi yang lain.

Ketika pada tahun 1969 Marcel memberikan kursus kreativitas pada para insinyur IBM. Saat itu, setelah membaca artikel di majalah Argosy yang berjudul “Apakah tanaman punya emosi?” yang membahas karya ahli polygraph, Clevee Backster tentang kepekaan tanaman dalam menanggapi interaksi manusia. Walaupun banyak penolakan atas konsep komunikasi manusia - tanaman, dia memutuskan untuk meneliti pernyataan yang ganjil itu.

Dia berhasil membuat duplikat dari efek Backster dengan menggunakan tanaman sebagai penerima medan bioenergi yang dilepaskan oleh pikiran manusia, yang menunjukkan bahwa tanaman bereaksi terhadap pikiran manusia. Dia menggunakan daun phiodendron yang dihubungkan dengan “Wheatstone Bridge” yang akan membandingkan daya tolak yang sudah diketahui dengan daya tolak yang belum dikenal. Dia dapati bahwa ketika dia menghembuskan napasnya perlahan-lahan, tidak nampak adanya tanggapan dari tanaman itu, tetapi ketika dia menghembuskan napasnya dengan kuat melalui hidungnya sambil memikirkan sesuatu, tanaman itu menanggapi secara dramatis. Juga ditemukan bahwa medan ini, terkait dengan pernapasan dan pikiran yang dilakukan, tidak terpengaruh oleh jarak dan waktu. Tanggapan tanaman itu pada pikiran juga tetap sama baik jaraknya 8 inci, 8 kaki ataupun 8 ribu mil! Berdasarkan hasil eksperimen ini, hukum perbandingan terbalik tidak berlaku bagi pikiran! Ini merupakan awal transformasi Marcel dari ilmuwan yang rasional murni menjadi ilmuwan spiritual atau mistikal.

Pada dasarnya ditemukan bahwa tanaman lebih merespon pikiran daripada kalau dia dipotong, dibakar atau disobek. Didapati bahwa ketika dia menyobek selembar daun tanaman tertentu, maka tanaman yang kedua akan merespon, tetapi itu hanya terjadi kalau dia memperhatikannya. Nampaknya tanaman mencerminkan tanggapan mentalnya sendiri. Disimpulkannya bahwa tanaman berperilaku seperti baterai, yang menyimpan energi pikiran maupun niat. Mengenai eksperimen ini dia berkata: “Saya dapati bahwa ada energi yang terkait dengan pikiran. Pikiran dapat dihembuskan dan energi yang terkait dengannya menjadi saling menempel dan mempunyai daya yang menyerupai laser.”

Marcel berpendapat bahwa kekuatan yang berdaya tarik paling besar adalah cinta. Ini, tentu saja, membuat dirinya terasing dari ilmuwan yang lain. Pada saat di mana kebanyakan ilmuwan masih belum percaya bahwa seorang pengamat bisa mempengaruhi apa yang mereka amati, gagasan tentang cinta adalah gagasan yang sama sekali tidak ilmiah. Bahkan bila itu ditutupi dengan istilah resonansi, itu masih tetap tidak dapat diterima. Bagi Marcel, cinta adalah daya yang paling murni. Sudah pasti kita merasakannya sebagai emosi, tetapi sebenarnya itu adalah sesuatu yang lebih dari sekedar emosi. Dia menyamakannya dengan gravitasi, sebuah daya yang menarik dan merekat daya yang ada di setiap tingkat keberadaan. Tanpa dikaitkan dengan ini, sebuah segi investigasi ilmiah yang penting hilang, menghalangi kita menemukan dan meneliti aspek kehidupan yang halus, bahkan barangkali yang paling lembut.

Ini adalah salah satu alasan mengapa penelitian ilmiah di bidang energi halus seperti ini tidak dapat segera berkembang, itu tidak selalu disebabkan oleh masalah protokol ilmiah, tetapi lebih pada masalah hubungan baik. Sayangnya banyak ilmuwan menganggap hal semacam ini sebagai hal yang kurang penting atau malahan hanya sebagai gejala yang tidak berarti. Walaupun pribadi-pribadi semacam itu adalah ilmuwan, bagi Marcel, mereka adalah para ahli teknik yang berupaya membuktikan apa yang dia yakini benar. Ilmuwan sejati adalah dia yang berusaha menemukan sesuatu dengan keingintahuan seperti anak kecil. Seringkali, kita semua hanya mau mengkonfirmasikan apa yang sudah kita yakini saja.

Rincian penelitian yang berkaitan dengan tanaman dapat ditemukan dalam buku “The Secret Life of Plants” karya Peter Tompkins dan Christopher Bird, serta “Physchic Exploration : A Challenge to Science”.

Selama periode waktu 1974, ketika Marcel sedang memberikan ceramah mengenai karya penelitiannya, dia dihampiri oleh Dr. Mc Kistry yang memberitahukannya tentang kristal kwarsa yang juga dibawanya saat itu. Sangat jelas terasa bahwa kristal-kristal ini mempunyai getaran yang istimewa saat Marcel memegangnya. Marcel merasa tertantang: “Lalu apa?” Walaupun dia juga merasakan getaran kristal di tangannya, dia masih belum tertarik, meski demikian Marcel menerima kristal kecil pemberian McKistry itu.
(Bersambung)
----------